MENTARI HILANG DI UPUK SENJA

MENTARI HILANG DI UPUK SENJA
Melakukan untuk yang lebih baik


__ADS_3

Sampai dirumah Zaki dan Tari meyusun barang belanjaannya itu kedalam belamari es dan menarok semilan yang masuk lemari simpan makanan keringa dan jadi.


Zaki membatu Tari memasukan cemilan dan kebutuhan lain dilemari simpan alat dapur itu, dan Tari memasukan sayur dan buahan, ikan,dan yang lainnya kedalam kulkas.


"Sudah siap Mas, mari kita istirahat, kamu boleh mandi sekarang aku akan siapkan pakaian kamu."kata Tari berjalan masuk kedalam kamarnya dan diikuti Zaki dibelakangnya.


"Aku mandi dulu ya, kamu boleh istirahat." kata Zaki.


"Aku harus cuci mungka dulu Mas, dari luar!!"kata Tari juga ikut dibelakang Suamianya itu kedalam kamar mandi miliknya itu.


"Ya sudah kamu cuci saja dulu mangkanya kamu setelah itu aku baru mandi." kata Zaki senang istrinya itu sudah mulai berani padanya saat ini.


Setelah Tari siap dia lansung keluar dari kamar mandai itu, dan membiarkan Suamianya untuk mandai, Tari beranjak mengambil pakaian Zaki yang baru dibelinya itu dan menarok diatas ranjangnya itu.


Tari mulai naik keatas tempat tidur dan menyadarkan tubuhnya pada sandaran tempat tidur itu sambil menunggu suaminya keluar dari kamar mandi.


Tari melihat HPnya sebentar dan sambil sedikit ketawa kerena postingan fb Arkan membuat Tari sedikit senang, kerena Arkan lagi memutar lagu dangdut sambil bergoyang ngebor.


"Kenapa kamu ketawa seperti itu sayang, apa ada yang lucu ?" tanya Zaki bingung mekihat Tari.


"Lihatlah Mas Kerjaan Arkan baru tiga menit lalu statusnya ini."kata Tari masih tersenyum. sambil megomen Fbnya Arkan.


(" Hoi jangan gila lo Ar, apa lo habis obat ya?" πŸ€¦β€β™‚οΈπŸ€¦β€β™‚οΈπŸ€¦β€β™‚οΈπŸ€¦β€β™‚οΈ) komentar Tari Sahabatnya itu.


"Ting!! " chat Arkan masuk.


"Masa teman sendiri dibilang Gitu sihh Ta,πŸ˜“πŸ˜“πŸ˜“, gue gak gila tapi gila cinta nya Rara." kata Arkan.


"Jangan gila gitu sampai trees terlalu, lo jadi kurang malu."jawab Tari lagi.


"Gue hapus saja dehhh. " kata Arkan membalas chat itu lagi.


"Jangan dihapus Ar, jika kamu ingin viralπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. " ketawa Tari.


"Isss tega bangat ya,sama teman sendiri." ucap Arkan membalas lagi cahaya dari Tari.


"Gak tega tapi diteainπŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹.Akhir dari chat Tari.


"Mana vidionya coba aku lihat kata Zaki ikut naik keatas tempat tidur itu juga ikut bersandar disandaran itu.


"Gila ni anak,pedenya dia kayak gini fb." ucap Zaki tersenyum. melihat vidio Arkan itu.


"Kita tidur Mas, aku sudah sangat lelah. kata Tari membaringkan tubuhnya itu disamping Zaki.

__ADS_1


"Mau dipeluk ?"tanya Zaki pada istrinya itu.


"Tentu saja!!" senyum Tari senang pada Zaki.


"Selamat malam Mas!! " cium Tari pada pipi Zaki.


"malam sayang, tidurlah. " kata Zaki memeluk istrinya itu sambil megusap perut besar istrinya itu.


Akhirnya Zaki juga ikut tertidur dengan istrinya itu dengan damai.


Pagi subuh Tari tidak pernah tingal dengan sholat shubuhnya dia tidak pernah meninggalkan sholatnya itu, walau dia sudah melakukan dosa besar tapi dia tidak pernah lupa memohon ampunan pada yang maha kuasa atas kesalahannya yang pernah dibuat.


"Mas bangaun!! " kata Tari pelan


"Ada apa sih Sayang pagi gini sudah ribut?" kata Zaki pelan.


"Sholat shubuh yok, kamu harus belajar jika ingin rumah tangga kita baik-baik." kata Tari pada Zaki saat ini.


"Sekarang mulailah untuk mengajarkan aku ke arah yang baik Mas jika ingin memulai hubungan kita dengan yang baru, dan kesalahan kita pada yang kuasa tampa kita segaja kita sudah melakukan kesalahan dan dosa besar."kata Tari mengingatkan itu pada suamainya itu.


"Baiklah Bawel!! "kata Zaki duduk melihat istrinya itu sudah siap untuk sholat.


"Cepatlah sana bersihkan diri kamu dan ambil huduk." kata Tari senang Zaki mau mendegar Katanya.


Tidak lama Zaki kekuar dengan sarung dan peci yang sudah disediakan oleh Tari sebelaum suamainya itu bangun. setalah itu mereka berdua sholat berjamaah dikamar itu,setelah siap Tari tidak lupa dengan mencium tangan Suamianya itu, tanda dia menghormati Zaki sebagai imamnya.


Zakipun juga tidak lupa mencium kening istrinya itu, dengan Senyuman dibibirnya saat ini senang Tari membawanya kearah yang baik untuknya.


"Aku kedapur dulu bukan sarapan untuk kita pagi ini." kata Tari pada Zaki sedang menatapnya itu.


"Gak usah kita cari sarapan diluar saja Sayang, kita jalan pagi saja buat kamu biar kamu mudah lahiran." kata Zaki mengajak istrinya itu jalan pagi bersamanya.


"Benaran Mas mau jalan pagi dengan aku?" kata Tari sangat senang, akhirnya dia inginkan selama ini ditemani oleh suaminya jalan pagi.


"Ayok !! " kata Tari semagat.


Zaki dengan senang hati menemani istrinya itu jalan pagi agar istrinya itu bisa rilex, dan akan memudahkan melahirkan nantik.


"Kamu senang kali aku lihat pagi ini?" tanya Zaki pada istrinya itu.


"Ya tentu senang Mas, aku sudah lama menginginkan saat seperti ini,kamu menemani aku jalan pagi ini." kata Tari singkat.


"Gitu ya!! " senyum Zaki pada istrinya itu.

__ADS_1


"Mmm!! " anguk Tari senyum pada Zaki.


"Apa kamu ingin makann sarapan apa pagi ini?" tanya Zaki pada Tari.


"Aku ingin makan ketoprak Mas. " kata Tari.


"Jika kamu ingin ketoprak yang enak, bagai mana kita ketempat aku biasa makan." kata Zaki.


"Baiklah, ayok !!" kata Tari.


Tapi kita harus naik taksi dari sini rumaya jauh." kata Zaki


"Tidak masalah jika harus naik taksi."


"Sudah kita tungguin taksi lewat dulu." kata Zaki senang kerena pagi ini dia bisa membawa istrinya.


Tidak lama mereka sudah mendapatkan taksi dan menuju tempat dimana penjual ketoprak yang dimaksud Zaki itu, setelah sampai mereka berdua lasung masuk kelaam ruko yang menyediakan sumua menuh sarapan pagi.


Zaki memesam dia porsi ketoprak untuk istrinya itu, tidak lama pesanan itu datang, Tari dengan semangat memakan Ketoprak itu,.


"Enak? " tanya Zaki pada istrinya itu.


"Ini enak bangat Mas,aku suka!! " kata Tari


"Syukuri lah jika kamu suka."Zaki senang melihat istrinya itu dengan semangat memakan ketoprak itu.


"Apa ingin tambah lagi?" tanya Zaki.


"Aku tidak sanggup lagi Mas ini sudah tiga piring,bisa-bisa aku gak bisa bangun lagi nantik."kata Tari singkat.


"Jika sudah kita pulang, kerena aku ada miting sama Gio pagi ini sayang." kata Zaki lembut.


"Ya sudah kita pulang Mas."kata Tari mngerti suaminya itu sangat sibuk.


Samapai ddirumah Zaki langsung membersihkan dirinya dan bersiap untuk berangakat keperusaahan karena sudah terlambat.


"Aku langsung berangkat sayang, Jagan terlalu capek jika dirumh."kata Zaki mencium kening istrinya itu.


"Pelan Mas berjalannyan, Jagan buru-buru, kamu harus hati-hati." kata Tari memperingati suaminya itu.


"Iya,kamu jaga dia, aku akan pulang cepat hari ini."kata Zaki lagi dan kembali mencium bibir istrinya itu sebentar dan setelah itu Tari juga tidak lupa mencium tangan Zaki pass dipintu luar rumah itu.


"Daaaaaa!! tutup rumahnya lagi. "ingat Zaki pada istrinya itu, setelah itu dia menjalankan mobilnya untuk menuju perusahaan nya.

__ADS_1


*************


__ADS_2