MENTARI HILANG DI UPUK SENJA

MENTARI HILANG DI UPUK SENJA
Kejutan


__ADS_3

Sorenya Tari berangkat ketempat yang dikatakan oleh suaminya pas baru sampai siang tadi,Tari hanya diam saja didalam perjalanan ketempat yang sudah direncanakan itu oleh suaminya.


"Mas, sebenarnya kita mau kemana sih, aku heran dari tadi." kata Tari ingin tahu


"Kamu sabar sedikit saja kenapa sayang,bentar lagi kamu pasti tahu." senyum Zaki pada istrinya itu.


"Sebenarnya apa sih yang mas rencanakan?"


"Tunggu nantik saja."jawab singkat Zaki lagi pada istrinya itu.


"Aku benar-benar penasaran kamu bikin Mas!!" kesal Tari pada Zaki.


"Abian Rewel ngak sama Mbak Ajeng dan Kak Gio gak ya?"


"Tadi Aku tlpon,kata Gio dia anteng saja sama mereka saat ini, kerena Abian Itu anak pintar, sudah terbiasa sama Ajeng, jadi gak masalah dia tingal sama Siapa." jelas Zaki pada ibu dari anaknya itu.


"Baguslah jika gitu, aku takut merepotkan mereka berdua Mas.


"Mereka itu tidak akan membawa Abian bersamanya jika itu merepotkannya."kata Zaki santai


"Kamu gak usah kawatir pasti putra kita baik baik Saja bersama mereka, kamu tenang saja Sayang." kata Zaki megusap tangan istrinya itu.


"Baiklah jika begitu mas,? " kata Tari setelah mendengar kata dari suaminya itu.


"Sebentar lagi kita Sampai, aku harap apa yang kamu lihat nantik,kamu harus mengikuti apa yang aku mau."kata Zaki lagi pada istrinya itu.


"Baiklah jika itu masih dalam nalarku, jika tidak Aku tidak mau mengikutinya Mau kamu Mas" jawab Tari pada Zaki itu.


"Jangan gitu dong sayang, masak gak kasihan sama aku, sudah lama menunggu kamu. " kata Zaki sekilas bayangan kasih tahun pada istrinya.


"Apanya kamu nunggguin lama?" tanya Tari heran.


"Gak ada!! " singkat Zaki tidak bicara lagi pada istrinya itu.


Tidak lama Tari sampai di gedung yang menjulang tinggi itu,Tari melihat Hotel dimana tempat kejadian dirinya dulu pertama dia bertemu dengan Zaki dengan Hal yang memalukan dan meyakiti nya itu.


"Mengapa kamu ajak aku kesini?" kata Tari sedikit tidak nyaman.


"Kenapa, kamu ingat kejadian saat aku melakukan itu padamu?" kata Zaki lagi sambil menap istrinya itu

__ADS_1


"Ayok turun,kita harus masuk sekarang!! " Ajak suaminya itu.


Tari keluar dari Mobil itu, dan Zaki mengajak masuk kedalam Hotel milik Gio itu,mengegam tangan istrinya itu yang tampak bingung itu.


Tari melihat Semua orang terdekat dengan nya saat ini sudah berada dalam , dan gedung tampak dengan berhiasa dengan Bunga sungguh mewah.


"Mas ada apa ini?siapa yang akan mengadakan pesta?" tanya Tari berdiri Tertegun apa yang dilihatnya itu.


"Kita Sayang, hari ini, malam ini kita akan melasungkan Akad nikah ulang kita, dan pesta yang belum pernah kita lakukan." jelas Zaki pada istrinya itu.


"Apakah kamu mau menikah denganku dan jadilah istriku Satu-satunya, dan ibu dari anak-anakku?" kata Zaki melamar istrinya itu kembali didepan Seluruh kelurga besarnya hari ini dengan memegang cicin di kotaknya di hadapan Tari saat ini dengan Romantis.


"Ayok Dek, diterima!! " kata Syarif


"Ayok Ta, jangan bigung lo,Terima!! " kata Arkan.


"Ayok Dek,jawab iya!!! " kata Zhidan lagi sambil bertepuk tangan.


"Ayok... ayok Ta, jangan diam saja jawab Dong!!! " sorak Rara pada sabahatanya itu.


" Ayok Nak!! " Kata kedua mertua Tari juga mengasih semagat agar menatunya itu menerima putranya itu.


Lama Tari berdiri di hadapan suaminya itu,kerena terharu apa yang sudah disiapkan kejutan untuknya oleh keluarga dan orang-orang yang terdekat dengannnya.


Dengan Tagis haru Tari menjawab ya.


"Ya, aku mau menjadi istrinya kamu Mas!! " jawab Tari dengan linangan air mata bahagianya itu.


"Gitu dong dari tadi Dek, ini bikin kita nungguin lama." kata Syarif senang pada adeknya itu.


"Terimakasih Sayang kamu sudah mau menerima lamaran aku, hari ini kita akan memulai kembali. " kata Zaki sambil memasangkan Cicin berlian pada jari istrinya itu.


"Semoga setelah ini tidak ada gangguan lagi dalam rumah tangga kita Sayang. " kata Zaki bahagia.


"Semoga saja aku juga berharap begitu. " balas Mentari dengan memeluk suaminya itu.


Zaki mencium Kening istrinya itu, rasa bahagia hari ini mereka akan melasungkan pernikahan mereka kembali kerena sebelumnya pernikahan itu menurut mereka belum Sah,saat itu Tari dalam hamil.


Zaki Sudah berencana akan menikah lagi dengan istrinya itu setelah lahirnya putra mereka.

__ADS_1


"'Sekarang acara ini sudah selesai, kalian aharus bersiap setelah abis magrib Kalian berdua akan melasungkan akadnikah dan dilangsungkan acara Pesta kalian malam ini, kerena disinilah saatnya Zaki memperkenalkan kamu Sebagai istrinya." kata Mama Sodiah.


"Terimakasih banyak Ma, sudah mempersiapkan untuk kita berdua. " kata Tari memeluk mertuanya itu.


"Jangan berkata begitu sayang, kamu adalah menantunya kami Satu-satunya sayang,apapun untuk kebahagian kalian kami akan selalu membantu kalian."kata mama Sodiah senang melihat Wajah ceriah menantunya itu.


"Ini saatnya kalian hidup dengan tenang dengan keluarga kecilmu Nak." kata tuan Marwin pada Tari.


"Terimakasih banyak Pa!! " kata Tari singkat.


"Sudah Sayang kita harus bersiap, kerena bentar lagi Mau Magrib." kata Zaki untuk mengajak istrinya itu kekamar hiyas yang sudah dipersiapkan dengan Baik oleh Gio dan Syarif.


"Ma, pa kami harus bersiap dulu." kata Zaki pada kedua orang tuanya itu.


"Ayah-buk Tari bersiap dulu ya." kata Tari pada Kedua orang tuanya.


"Pergilah nak,hari ini adalah hari kebahagiann kamu nak.!! kata buk Mai senang hari ini putri satuan-satuan itu bisa bahagia seperti saat ini.


Setelah itu Zaki dan meninggal dimana semua keluarga mereka saat ini,Tari megikiti langkah Zaki masuk kedalam kamar hotel yang sudah disiapkan untuknya.


"Mas aku masih takut jika masuk kekamar hotel ini, apa lagi ini hotel yang sama kamu melakukan itu padaku.


"Jagan pernah takut lagi sayang, itu dulu kesalahanku yang membuat kamu Merasa troma berada didalam kamar hotel."kata Zaki lembut pada istrinya itu dan sudah sampai didepan kamarnya itu.


"Tapi Mas!! " kata Tari sedikit Takut masuk.


"Ayok kita Masuk, ada aku disini, aku tidak akan pernah lagi menyakiti kamu sayang, percayalah padaku." kata Zaki jujur dan meyakinkan istrinya itu.


"Ayok!! " ajak Zaki lembut.


"Ayok!! " kata Tari berlahan melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar hotel itu.


"Bukak matanya lihat kedalam, jangan pernah bayangkan masa lalu yang membuat kamu tidak nyaman itu." kata Zaki menggandeng istrinya masuk.


Tari masuk sudah ada tiga orang muaah yang akan membantunya berdandan dan memakaikan gaun pegantin saat ini.


Zaki senang istrinya itu tidak takut lagi, Tari sedikit nyaman saat ini karena ada muah didalam kamar itu bersamanya.


**************

__ADS_1


__ADS_2