MENTARI HILANG DI UPUK SENJA

MENTARI HILANG DI UPUK SENJA
ingin bersama teman-teman


__ADS_3

Jam 11siang Zaki siap dengan mitingnya,Tari yang ada diruangannya saat ini sudah tertidur nyenyak disofa yang ada ruangan itu, Zaki masuk hanya tersenyum melihat istrinya itu,Zaki membiarkan istrinya itu tidur tampa membaguankan,Zaki kembali melanjutkan pekerjaan sambil menunggu istrinya itu terbangun dari tidurnya.


Sudah satu jam lamanya Zaki mengerjakan Pekerjaannnya itu namun istrinya belum juga bangu, waktu makan siang sudah masuk, Zaki bangkit dari kursi kerjanya itu menuju dimana istrinya itu lagi tidur saat ini.


Zaki menyentuh wajah cantik istrinya itu dengan lembut, terkembang senyuman diwajah tampannya saat melihat istrinya tidur dengan nyaman.


"Aku beruntung mendapatkan kamu sayang,kamu wanita baik,membawaku kerah yang baik,aku menyayangimu, tetaplah bersamaku selamanya, berada lah disisiku senang dan susah sayang, aku akan selalu menjaga cinta kita selamanya, dan anak kita nantik, kita akan hidup bahagia dengan keluarga kecil kita, selalu seperti ini sayang selamanya bersamaku."kata Zaki mencium kening istrinya itu karena Zaki sangat menyayangi istrinya itu.


Lama Zaki menatap istrinya itu saat ini,duduk sebelah Tari,Pelan-pelan Zaki akhirnya membangunkan istrinya itu juga.


"Sayang bangun, ini sudah siang kita pulang sekarang!! " kata Zaki pelanggan tidak mau istrinya itu kaget kaget kerenanya.


"Mas kamu sudah siap?"


"Sudah,,kita pulang sekarang,sepertinya kamu enak kali dengan tidurnya?" tanya Zaki kembali pada istrinya itu.


"Emang sudah jam berapa Mas?


"Sudah jam 12 lewat, saatnya kita maka siang,Aku sudah satu jam menunggu kamu bangun, namun kamu tidak bangun-bangun sayang." kata Zaki


"Abisnya aku bosan,ya aku tidur saja Mas." kata Tari tampa salah.


"Gak apa,ayok kita pulang!! " ajak Zaki pada istrinya itu.


"Aku lapar Mas!! " kata Tari manja.


"Nantik kita Cari tempat makan yang enak menurut kamu." kata Zaki menyenangkan istrinya itu.


"Baiklah,kita pulang sekarang!!" ajak Tari semagat.


"Tingu dulu, jangan terlalu semangat gitu, rapikan dulu hijab kamu sayang,itu ada kaca dibelakang pojok sana!! " junjuk Zaki pada pojok kanan dari arah duduknya.


"Baiklah, kamu tunggu bentar ya, aku rapikan dulu hijabku." kata Tari santai berjalan kearah kaca yang ada dipojok kanan itu.


"Ya, Hati-hati jalannya sayang!! " ingat Zaki pada istrinya itu agar berjalan lebih hati-hati.


"Iya, bawel bangat kamu Mas!! " kata Tari pada Suamainya sedikit dengan senyumnya.


Zaki hanya tersenyum saja melihat istrinya itu tambah lama semakin menatangnya, setelah Tari siap Zaki langsung membawa istrinya meningalkan perusahaannya,dalam perjalanan Tari sedikit semagat tapi gak tahu mau makan dimana.


"Mas kita makan siang dimana Mas?"


"Aku terserah kamu saja, apa yang ingin kamu makan Siang ini." kata Zaki lagi pada Istrinya itu.


"Kita Makan Ngajak kak Gio dan Mbak ajeng saja, dan kedua Sahabatku Mas, aku ingin ngipul hari ini.!!! " kata Tari

__ADS_1


"Sudah kamu chat saja mereka dimana kita Makan siang ini."kata Zaki mengikuti keinginan istrinya itu.


Tari asik mengetik chat yang akan dikirim pada kedua sahabatnya,dan Gio juga Ajeng, setelah itu Tari tersenyum pada suaminya itu.


"Kenapa sayang kamu kok malah melihat aku dengan senyum begitu, Aku sangat merindukan mereka sudah seminggu lebih tidak bertemu dengan mereka semua." jelas Tari pada Zaki.


"Kata makan dimana ni?? " tanya Zaki pada Istrinya itu.


"Tempat Biasa Mas di sebelah Cafe kami mangkal ada restoran, disana enak jika kita Makan rame-rame." Jelas Tari lagi.


"Ya sudah kita tunggu mereka disana saja ya." kata Zaki senang bersama istrinya itu.


"Ya sudah kita tungguin mereka disana saja." balas Tari seadanya.


Samapai ditempat yang disebutkan Tari tadi mereka saat ini Memesan tempat untuk enam orang kerena mereka berenam ingin meghabiskan waktu bersama.


Tidak lama Gio dan Ajeng sudah sampai setelah setengah jam mereka meninggu, dan tak lama disusul oleh Kedua sahabatnya Tari.


"Hai Kalian berdua Sudah lama nungguin ya?" tanya Gio duduk santai disamping Ajeng saat ini.


"Tidak terlalu lama kali Kak,santai saja, aku ingin makan bersama kalian hari ini, sebelum. aku lahiran, nantiknya kita gak bakal bisa seprti ini lagi." kata Tari santi dengan ucapannya itu.


"Ahhhh kamu ini Ta, kayak gak akan bertemu saja." kata Ajeng apa adanya.


"Benar juga kata Kamu Dek,megirus Beby itu pasti membuat kamu ribet nantinya, jadi untuk hal-hal seperti ini sudah tidak segitu kali!! kata Gio.


"Benar kata kakak itu, waktuku tidak sebanyak seprti sekarang lagi,waktuku akan habis mengurus di kecil saja." kata Tari lagi.


"Benar juga Si!! " kata Ajeng megerti.


Setelah itu Arkan Dan Rara datang dengan pakaian kerjanya.


"Maafkan kami terlambat ya, aku baru saja suap miting diperusahaan hari ini Ta, membuat kalian semua menunggu." kata Arkan Tidak enak.


"Gak apa Ar, kita baru juga Sampai." kata Gio .


"Ehh lo Ra kenapa jutex kayak gitu, kenapa?" kata Tari.


"Tanya dia!! kesal Rara kesal pada Arkan.


" Kok gue disalahkan sih Ra!! " kata Arkan pelan dan lembut pada Temannya itu.


"Elo yang buat lambat datang,sudah jelas dia ada miting gue kesini duluan gak dikasih,nyuruh gue nunggguin dia, apa gue gak kesal sih sama lo."


"Sudah Ahhh, kalian baik sikit napa sih, Sekarang mari kita pesan makanan dulu,gue sudah sangat laper lo, kasiah beby gue." kata Tari merusak perut besarnya.

__ADS_1


"Ya Sudah kita pesan makanannya dulu." kata Zaki sambil memangil pelayanan Restoran setelah itu mereka semua memesan makanannya masing-masing menurut apa yang ingin dipesan mereka untuk makan siang hari ini.


"Kayaknya lo betar lagi lahiran Ta?" kata Arkan Pada sahabatnya itu.


"Iya,,gue lagi nungguin hari lahiran saja Ar, semoga saja gue dan beby baik-baik saja saat lahiran dia."kataTari mengusap perutnya itu.


"Aminn, semoga saja Ya lo lancar dalam persalinan nantik, gue do'ain lo baik-baik saja.


"Terimakasih Ar,, Lo kok gak pernah nongol ke rumah lagi seminggu ini Sih, lo berdua kamana saja?" kata Tari.


"Semiggu ini Gue sibuk Ta,ini saja gue semalam baru kembali dari cina,abis lihat kerjaan disana." kata Arkan santai menjawab kata Tari.


"Dan lo kemana Sai?" tanya Tari pada Rara yang diam saja.


"Gue lagi banyak Kerjaan juga Ta, jadi jangan tanya- tanya sama gue,lo tahu gue kayak mana. " kata Rara sedikit malas.


"Sudah makan dulu, ini pesanan kalian sudah datang, sebaiknya kita makan dulu." kata Zaki pada mereka semua yang ada dimeja itu.


"Ehh mbak, apa Semalam kak Reza sudah memberikan titipan aku padamu?" kata Tari lagi.


"Sudah Ta,Terimakasih banyak ya Ta, aku sangat senang dari hasil karya kamu,yang kemaren itu semuanya Bagus, gambar itu ada yang akan aku jadikan pakaian yang paling mahal dibutikku nantik,kamu pasti senang jika pakaiannya jadi, kalangan Dari ibuk pencinta yang elegan, itu sangat menarik menurutku." kata Ajeng senang hari ini.


"Aku hanya bisa membantu bak, biar butik itu tambah dikenal boleh kalangan Orang biasa sampai orang yang berada." kata Tari seadanya.


"Itu berapa hari kamu bisa membuat gambar sebanya itu Sih Dek??" tanya Gio.


"Tiga Hari. " sambung Zaki cepat.


"Apa Tiga Hari, gila." kata Gio gak percaya.


" Begitulah Temanku itu kak Gio, kalian tidak pernah tahu dia, banyak yang gak kalian tahu kelebihan dia selama ini." kata Rara tersenyum pada Tari.


"Ada satu lagi yang tidak kalian lelum dengar selama ini,tentang Sahabatku itu,hanya kami yang bisa mendegarnya, selama ini hanya sekali kami dia....!!" kata Arkan gantung saat Tari menatapanya Tajam.


"Apa Ar?" tanya Zaki penasaran.


"Kamu saja yang tanya pada istrinya kamu, jika aku bilang aku bisa habis dibikin bukmil itu." kata Arkan tidak meneruskan kata-katanya lagi.


Arkan Dan Rara acuh setelah berbicara, dan mereka berdua santai saja memakan hidangan makan siangan mereka.


"Ada Apa Lo kok diam saja?"kata Rara pada Arkan.


"Diam lo, jangan dibilang Tari uda menatap gue tajam." kata Arkan berbisik pelan pada Rara.


*********

__ADS_1


__ADS_2