MENTARI HILANG DI UPUK SENJA

MENTARI HILANG DI UPUK SENJA
Benar-benar menguras kesabaran Lira


__ADS_3

Saat ini Zhidan baru terbagusn dari tidurnya baru sebentar saja tertidur kerena baru sampai, dia baru ingat Saat ini Dengan gadis itu.


Zhidan mengambil ponselnya itu mencari nama gadis kecil yang selalu menganggunya selama dua minggu ini dia ditanah kelahirannya itu.


Zhidan Mengetik beberapa kata saja, untuk gadis itu, agar membuat gadis itu sedikit Senang dan tidak merasa marah lagi padanya atau sedikit malas untuk mengingat kejadian kemarin itu.


"( Hai apa kabarmu,semoga pagi ini kamu bisa bekerja dengan baik, dan tidak megerutu lagi kerena selalu mengigatku,aku cuma bilang saat ini aku sudah sampai, agar kamu tenang, dan tidak memikirkan aku lagi, daaa selamat pagi.)" tulis Zhidan singkat saja dan dia kembali melanjutkan tidurnya dengan senyuman yang terkembang dibibirnya saat ini.


"Semoga ini membuat kamu senang gadis nakal, gue juga senang lihat kamu senang sama gue." kata Zhidan dalam hati sambil membaringkan tubunya kembali di kasurnya itu.


Sedangkan ditempat lain saat ini, Lira tidak tahu ada pesan masuk ke ponselnya, Lira lagi asik bekerja kerena dia masih mengajarkan Hanna dengan laporan yang dimintak Reza tadi.


"Lo kenapa Han?" tanya Lira melihat Temanya itu tidak semangat gitu.


"Gue paling malas kerjakan tugas kayak gini,paling anti gue." kata Hanna.


"Lo kenapa gitu, bos sudah mintak lo yang gantikan gue, jadi lo harus siap, kerena lo calon buk Bos kan." canda Lira pada Hanna.


"Walaupun itu benar Ra, gue jadi calon buk boss, gue juga akan nolak ini Ra, gue dari dulu paling malas ngerjakan laporan kayak gini." kata Hanna bosan.


"Ya kayak mana lagi, sudah tugas lo kerja disini,tampa aku nantik." kata Lira santai.


"Makanya Lo harus belajar sama Lira sebelum dia ninggalin toko ini." sambung Nana lagi.


"Lo lagi apa Disini Na?" tanya Hanna pada Temannya itu.


"Gue baru saja Mau ngajarin Karyawan Baru kerja!! itu mereka sudah datang. " kata Nana yang membawa dua stell seragam untuk karyawan baru itu.


"Lo santai ya sebangai senior,ajarkan yang baik buat mereka Jagan seperti kita, biar pak Bos gak marah lagi." kata Lira bercanda.


" Soal itu Lo gak usah ajarin gue, tenang saja gue tahu tugas gue." kata Nana menjawab kata Lira barusan.


"Lo lanjutkan kerjaan lo ya, gue pergi keluar dulu." kata Nana lagi pergi dengan santai keluar dari gudang.


"Ya sudah, sana lo ganggu aja." kata Hanna yang sudah tress dan bosan dengan laporan didepan dia saat ini.


"Sudahan yok Ra, bosan gue ngerjain ini." keluh Hanna tidak semangat.


"Bentar lagi Han, nantik gue yang di marah sama Bos, jika gak ngajarin lo." kata Lira serius.


"Ahhh gak seru lo Ra jadi teman,kesal gue sama lo." kata Hanna lemas.

__ADS_1


"Ayok yang serius sedikit ngapa Han, ini kerena pertama saja yang sulit buat lo,nantik jika sudah terbiasa lo hanya nyatai saja mengerjakan ini." kata Lira lagi.


"Baiklah Demi cintaku sama Bos tampan, apapun gue lakukan demi si Bos tampan."kata Hanna sedikit semangat.


"Gitu dari tadi ngapa sih Han, gue sudah capek dari tadi ngajari lo tapi gak masuk-masuk sama lo." kata Lira lagi.


Setelah Beberapa jam mereka sibuk dengan tugas masing-masing akhirnya jam Istirahat makan siang mereka sudah masuk, Hanna dan Lira saat ini baru bisa bernafas kerena baru saja siap mengerjakan laporan yang dimintak oleh Reza pagi tadi.


"Alhamdulillah akhirnya siap juga ni kerjaan,biar pak bos bisa senang lihat gue." kata Hanna bangga.


"Lira lo. mau kemana buru-buru bangat?" kata Nana baru masuk gudang.


"Gue harus kekampus dan makan di kantin kampus saja hari ini Na, karena Mila pasti sudah nungguin gue didepan, kerena dia sudah janji makan siang dikantin saja, ya sudah sampai jumpa besok ya." kata Lira cepat-cepat keluar dari gudang saat ini.


"Dasar ni anak, main tinggal Saja." gerutu Hanna.


"Sudah kita Makan siang dulu yok Han, gue sudah lapar dari tadi." kata Nana mengajak Hanna.


"Ya sudah Ayok, sip dua sudah masukkan?" kata Hanna.


"Sudah,, saatnya kita Istirahat!! " ajak Nana pada Hanna.


Mereka berdua meningalkan toko saat ini untuk mencari tempat makan siang.


"Ra, gue disini!! " teriak Mila.


"Hai Mila, lo sudah lama nunguin ?" tanya Lira.


"Barus asaja nyapek kok, santai saja lo, gak usah gesak-gesak gitu ngapain sih. "kata Mila melihat temannya itu.


"Kita Berangkat Yok." ajak Lira


"Ayook naik, saat ini Kenno dan Dudit sudah nunguin kita."kata Mila." Biarin saja mereka nunguin lama." kata Lira santai.


Dalam perjalanan mereka Tidak banyak bicara sampai di kampus saat ini setelah sampai dikampus Lira dan Mila bergegas kekantin Untuk mencari kedua sahabatnya itu.


"Itu mereka ."Kata Mila.


"Yok kita kesana.Ajak.Lira .


"Tapi lo duluan gue mau pesan soto dulu sama Buk kantin, lo bawak bekal gak?" tanya Mila kembali.

__ADS_1


"Bawak ini,tapi jangan lupa beliin gue Kerupuk sama bakwan." kata Lira langsung ke tempat Kenno dan Dudit.


Dudit melihat Lira datang lansung senang kerena orang selalu diandalkan itu sudah datang.


"Kenapa Senang banget mungka lo itu lihat gue datang?" kata Lira santai saja pada Dudit.


"Pastilah Ra, gue juga sudah nunguin lo dari tadi,gue pinjam tugas yang semalam." kata Didit santai saja, kerena sudah terbiasa nebeng sama Lira.


"Lo selalu gitu Dit, entar kamu sendiri yang gak bisa ngigat materi, selalu punya gue yang lo contek.


"Gue pasti ingatlah Ra, setiap hari gue selalu ulang apa yang gue sudah catat dari lo." kata Dudit santai menjawab dan tidak merasa tidak bersalah sedikit saja.


"Serah lo saja,itu ambil di tas gue." kata Lira acuh saja.


"Lo bawak lauk apa bontot lo hari ini Ra?" tanya Kenno melihat bekal Lira.


"Kenapa, mau lo, tapi ada syaratnya lo tukar dulu sama soto sana. "kata Lira Pada Kenno.


"Lihat dulu Lauk nya, enak gak?" kata Kenno lagi.


"Ahhhh kalian berdua ini selalu menganggu gue." kata Lira Kesal.


"Sini dulu bontot lo itu, biar gue lihat!! " kata Kenno megambil bontot ditangan Lira dan membuka tempat nasi Lira itu.


"Wahh enak bangat kayak ni,gue tukar ya sama soto hari ini." kata Kenno cepat-cepat ketempat Mila juga lagi anri.


Tidak lama Kedua sahabatnya itu sudah membawa dua mangkuk soto ayam, dan mereka berdua gabung duduk kembali Sama Lira Dan Dudit.


"Ini Ra soto lo,biar ini gue yang makan."kata Kenno megasih semangkok soto pada Lira.


"Gue kayaknya hari ini apes bangat ya,dari mulai pagi gue sudah kesal saja sama semua orang,gak ditempat kerja punya teman gila, di kampus juga sama gilanya teman gue." kata Lira


"Kenapa emangnya dengan kita?" kata Kenno lagi.


"Apa lagi lo, selalu bajak gue, ni satu lagi tugas gak pernah selesai-lesai dikerjakan, Lama-lama gue bisa gila kerena ulah lo berdua." kata Lira Sedikit tidak semagat.


"Jangan gitu Ra, kita temankan."kata Dudit santai.


"Ya teman,tapi jangan malak terus."kata Lira selalu begitu pada kedua sahabatnya itu.


"Lo kan orang baik Ra." kata Kenno lagi.

__ADS_1


"Baik Dari hongkong." kata Lira lagi sambil menyuap soto ke mulutnya.


**************


__ADS_2