MENTARI HILANG DI UPUK SENJA

MENTARI HILANG DI UPUK SENJA
Ikut ke perusahaan Zaki


__ADS_3

Paginya Tari permisi pada kedua orang tuanya Zaki untuk kembali kerumah mereka pagi ini setelah Zaki siap dengan miting nya dikantor.


"Ma- Pa Kami lansung pamit ya, nantik Aku terlambat ada miting yang tidak bisa Aku tingal hari ini." kata Zaki pada Kedua orang tuanya itu.-


"Ya sudah, kalian Hati-hati ya,jaga istrinya kamu Zak,jika sudah lahiran kabarin kami,, Mama menunggu Tari lahiran dulu baru mama dan papa akan kembali ke Singapura. " kata Mama Sosiah pada putranya itu.


"Baik Ma nantik Tari lahiran akan Zaki kabarin."


"Ma,Tari pulang ya, besok kami kesini lagi!! " pamit Tari mencium tangan Metuanya itu.


"Ya nak,kamu hati hati dan jaga kandungan kamu, semoga saja kamu lahiran lacar saja." kata Mama Sosiah lembut pada menatunya itu.


"Doakan yang terbaik saja untuk kami berdua ya!!ucap Tari pada Mama sodiah.


"Iya Nak Mama pasti mendoakan kamu dan bayi kamu baik saja dan lancar dalam persalinan nantik."


"Ya sudah Mah kami berangkat dulu,daaa ma-pa kami pamit!! " kata Zaki merangkul istrinya itu keluar dari dalam rumah keluarganya itu.


Sampai diluar Zaki membukakan pintu mobil untuk istrinya itu dan stelah istrinya sudah didalam Barulah Zaki memasukkan kooernya dibangku belakang Mobil itu.


Dalam perjalanan kepuruasahaan Zaki hanya diam saja pas didalam perjalanan Zaki ingat kebiasaan istrinya itu suka nyemil.


"Sayang apa ada yang mau dibeli?? pas kamu nungguin aku selama miting pasti kamu metasa suntuk, apa kamu ingin membeli cemilan?" kata Zaki pergantian pada istrinya itu.


"Gak usah dehh Mas, nantik saja, soalnya aku masih kenyang bangat kita baru serapan juga kok."kata Tari santai.


"Baiklah jika begitu. " kata Zaki membalas senyum. manis istrinya itu.


"Nantik selama aku miting kamu Jangan kemana-mana ya, aku tidak mau kamu meninggalkan ruanganku,kamu harus tetap berada didalam saja." kata Zaki melarang istrinya itu, kerenan dia tidak mau terjadi apa-apa pada istrinya itu.


"Baik tuan Zaki yang suka ngatur."jawab singkat Tari.


"Kamu itu bikin aku gemas saja jika tingkah kamu itu seperti itu." jawab Zaki melihat Tingkah istrinya kecilnya itu.


Tidak lama mobil Zaki sudah sampai di perusahannya milik Zaki,dia membawa istrinya itu masuk dengan Merankul istrinya itu masuk kelobi dengan santai dan sikap dingginnya jika Zaki di perusahan saat ini.


Mata karyawan Zaki kembali menatap Bosnya itu,sudah dua kali Zaki membawanya Wanita yang sama ke perusahaan itu, semua karyawannya bertanya-tanya,siapa wanita hamil bersama Zaki saat ini.


Zaki belum pernah mengucapkan pada kariawanya saat ini bahwa dia sudah menikah,tentu saja semua kariawanya bertanya tentang wanita di sampingnya saat ini.


Zaki memperhatikan Kariawanya juga mau naik life mentap istrinya sedikit tidak suka, Zaki akhirnya menegur kariawanya itu.


"Kalian jangan pernah menatap istriku seperti ini,saya tidak pernah memberi tahu bahwa aku sudah menikah, jangan berpikir yang macam-macan tentang istri ku." kata Zaki singkat.


"Mas sudah jangan di masalahkan ini semua, kerena mareka tidak tahu saja." Larang Tari agar Zaki tidak memarahi semua kariawan yang ada di depan Life kariawan,yang berdekatan dengan Life untuk atasan perusahaan itu.


"Ayok masuk Sayang life nya sudah bukak!! " ajak Zaki pada istrinya itu.


"Maafkan kami Pak,atas kesalahan kami kerena kelancangan kami" ucap salah satu kariawan.

__ADS_1


"Sudah mbak, gak apa mbak bisa kembali kerja!!kata Tari ramah pada kariawan itu dan membawa suamainya itu masuk kedalam life.


Setelah Kepergian Zaki dan Tari para kariawan Zaki kembali,berbisaik-bisik tentang Bosnya itu.


"Kapan menikahnya sih Pak Zaki, aku tidak pernah mendegar?" kata salah satu kariawan


"Aku juga pernah dengar katanya Pak Zaki, sudah menikah kerena kesalahan, tapi rumor itu hilang begitu saja saat itu salah satu temanku pernah Melihat Vidio Pak Zaki dilabrak oleh Teman dari istrinya itu, tapi pas aku cari lagi Vidio itu di dunia maya sudah tidak ada." jelas salah satu kariawan.


"Ya tentu saja cepat hilang kalian semua tidak tahu saja Pak Zaki itu siapa." jawab kariawan satunya lagi.


"Tapi istrinya Pak Zaki wanita baik, cantik dengan hijabnya." Sahut yang lain.


"Hemmm,,,,,, Hemmm!! " deheman Reza juga Berdiri diantara mereka.


"Pak Reza!!! " kata Mereka semua kaget melihat Reza menatap Mereka semua dengan mata tajam dan dingin.


"Jika kalian Ingin berkerja lama disini, jangan banyak bergosip, tutup mulut keliaan itu, Megerti." Santai Reza masuk ke life


"Iiiissas Dasar Bos sama Asistennya sama saja dingin dan wajah seramnya itu, bikin aku merinding saja." kata Salah kariawan.


"Ayok kita Bubar sebelum surat pemecatan kita keluar." kata Yang satunya lagi.


"Aku juga gak mau kehilangannya kerjaanku, kerena mengosip Bos sendiri."kata salah satu lagi kariawan yang ada didalam life kariawan itu.


Sedangakan Zaki saat ini lagi menunggu Reza yang belum datang,Zaki masih sempatnya untuk megi silakan Istrinya itu.


"Sayang sambil nungguin Reza datang boleh aku memitak satu ciuman dari kamu gak?" kata Zaki suntuk kerena kariawannya tadi.


"Kenapa melihat aku seperti itu sayang, aku tidak tahan melihat bibir manis kamu itu pagi ini!! " kata Zaki lagi.


"Mas jangan macam-macam kamu ya!! " kata Tari tidak percaya pada suaminya itu.


"Aku gak macam-macam sayang, aku benar-benar mengiginkannya. " kata Zaki lagi sabil menarik Tubuh istrinya itu disofa yang ada diruangannya itu.


"Mas jangan gila kamu ya, ini kantor lohh."kata Tari lagi merasa tidak nyaman saat ini kerena ulah suamainya itu.


"Ayoklah sayang,, satu kali saja,kerena bibir kamu itu sudah jadi candu buat aku,setiap saat."ucap Zaki tersenyum pada Istrinya yang sudah sedikit risih padanya.


"Mas, ini kantor aku gak nyaman jika kamu kayak gini,Nanti kak Reza Masuk." kata Tari tidak Zaki melakukan yang dimintak oleh suamainya itu.


"Reza akan mengerti pada kita, kamu gak usah mikir orang, pintunya sudah aku kunci otomatis."kata Zaki memencet remot kunci itu.


"Gila kamu ya Mas, aku malu jika kamu teran-terangan mintak ini padaku." kata Tari ingin turun dari pelukan suamainya itu.


"Kamu mau kemana,Kamu gak akan pernah bisa pergi begitu saja, sebelum kasih aku penyemangat pagi ini untuk aku." canda Zaki oada istrinya itu, sudah salah tingkah, yang sedang dipegang tubuhnya itu olehnya.


"Kamu gak boleh lama-lama jika aku kasih kamu ya!!,kenapa mas tumbennya memintak itu sihh?" kata Tari dengan malasnya.


"Aku gak bakal capek Tapi lebih bermangat lagi aku akan Miting sayang, jadi gak bisa lama,cuma satu kecupan saja." kata Zaki bikin kesal istrinya itu.

__ADS_1


"Dasar manja kamu Mas." Kesal istrinya itu.


Dengan cepat Zaki meyambar bibir manis istrinya itu,dan sedikit bermain Zaki bibirnya istrinya.


"Mas lepas!! Tari melepaskan bibirnya itu dari suaminya itu, " jika seperti ini kanu akan membunuhmu Mas,sampai aku gak bisa nafas mas"repet Tari pada Zaki yang tersenyum Padanya.


"Terimakasih ya, atas energinya pagi ini, aku pasti lebih semangat saat miting nantik." kata Zaki yang masih terseyum. kearah istrinya itu saat ini Tari sudah duduk di samping suaminya itu dengan wajah malas dan rasa kesalnya.


"Maafkan aku, jangan marah gitu,nantik cantiknya kamu hilang. " terang Zaki seadanya.


"Biarkan Saja, sudah ada yang punya juga kok!! " kata Tarindengan santainya pada suaminya itu.


"Siapa?" canda Zaki lagi pada istrinya itu.


"Itu dia yang dikaca itu lagi menatap ku. " kata Tari yang menujuk bayangan suaminya dikaca didepan nya itu.


"Kamu ini ada saja jawab kamu Sayang😅😄😆itu yang bikin aku suka dan merasa nyaman saat ini pada kamu."kata Zaki sangat senang melihat istrinya yang sedang salah tingkah itu.


"'Tok... tok.. tidak beselang lama ketukan terdegar dari luar.


"Itu mungkin Kak Reza dibukak tu kunci pintunya Mas. " kata Tari pada Zaki saat ini memencet Remot itu kembali.


"Masuk!!" kata Zaki.


Resa masuk dengan membawa Berkas ditanganya saat ini,dan Reza masuk kedalam sedikit tersenyum pada Tari yang lagi duduk disofa saat ini.


"Selama Pagi tuan, Nona Tari." sapa Reza pada kedua orang itu.


"Pagi Za, apa semua sudah siap?


"Sudah tuan kita bisa langsung keruanagan miting sekarang, semua staf sudah sudah menunggu anda." kata Reza.


"Baikalah,kita langsung saja Za, soalnya aku gak bisa lama-lama di kantor, kasiahn dia."kata Zaki melihat pada istrinya itu.


" Baik tuan, mari tuan!! " kata Reza mengajak bosnya itu.


"Sebentar Za, kamu tunggu aku diluar sebentar!! " kata Zaki


"Baiklah!! " Reza saat ini megerti dengan Bosnya itu.


"Sayang, kamu jangan kemana-mana, kamu di dalam saja selama aku miting!! " " kata Zaki mengingatkan istrinya itu.


"Iya, aku gak bakal kemana-mana Mas." sahut Tari santai.


"Aku pergi dulu bentar ya, ingat Jagan pernah keluar dari ruangan ini, megerti!! " kata Zaki tersenyum pada istrinya itu.


"Iaya Mas, sana pergi itu kasihan kak Reza menunggu kamu diluar." kata Tari megusir suamainya itu dari hadapanya.


"Muaahhh,aku pergi dulu ya." kata Zaki meninggalkan ruangannya itu.

__ADS_1


***********


__ADS_2