MENTARI HILANG DI UPUK SENJA

MENTARI HILANG DI UPUK SENJA
Akhirnya selesai permasalahan


__ADS_3

Paginya Gio dan Zhidan sudah sepakat akan kekampus untuk mengurus masalah Lira yang sudah mereka berdua bahas semalam bersama.


Entah mengapa Zhidan sangat perduli sangat dengan Lira saat ini, Gio tidak sangkah Zhidan akan mau megirus masalah seprti ini, biasanya dia hanya cuek Saja tentang keadaan kampus.


Dalam Mobil Gio berbicara dengan Sahabatnya itu dengan hati dan ketulusan,selama ini Zhidan tidak amau perduli dengan masalah disekitar dia, jika bukan keluarga sendiri.


"Idan lo benar mau mengurus urusan ini, biasanya lo nyatai saja jika persoalan ini?" kata Gio menatap Sahabatnya itu.


"Emang Ada yang salah Ya dengan gue,bukan gue cuek Gio, selama ini gue gak disni mana tahu gue apa masalahnya dikampus milik lo, tapi beda saat ini gue melihat Kejadian itu, bahwa seorang mahasiswa memaksa seorang gadis didepan gue sendiri, apa gue lihat saja perbuatannya itu?" kata Zhidan santai.


"Benar sih apa yang lo kata, gue juga tidak ingin kejadian ini, itu akan merusak nama baik kampus milik gue satu-satunya disini."ungkap Gio apa adanya.


"Jika dibiarkan itu, maka akan banyak Gadis yang akan menjadi rugi akibat Pria seperti itu." kata Zhidan kembali.


"Benar kata Lo Itu, gue setuju itu."


Tidak lama mobil yang dibawa Gio akhirnya spai juga dikampus itu mereka berdua Masuk kedalam yang sudah ditunggu Zaki dan Lira didalam kampus, setelah itu mereka berempat langsung masuk mencari orang yang sudah dipercaya Gio untuk mengelola kampus ini selama bertahun-tahun lamanya.


Gio dengan santai berjalan keruangan Pak Jang dan Masuk kelama ruanga itu dengan santai, tampa sepegetahun pak Jang.


"Selamat pagi pak Jang!! " sapa Gio masuk dengan santai duluan kedalam.


"Ehhh tuan Gio, apa yang membuat anda datang kesini langsung Tuan Gio?" kaget Pak Jang yang lagi asik berkutik di layar laptopnya.


"Rilex Pak Jang, saya datang kedini, lekerena ada sesuatu yang igin aku tanya pada Pak jang,kerena dua hari berturut-turut, dikampuas ini Seorang gadis sebagai siswi juga dikampus ini,dia dilecehkan oleh salah satu yang Juga siswa disini, apa Sa ya boleh memintak rekaman cctv kejadian dua hari ini Pak Jang.?"kata Gio sifat aslinya terlihat sebagai orang yang berkuasa.


"Maafkan saya tuan Gio, kerena saya tidak tahu soal ini saya akan memintak Bagian keaman untuk mengantarkan Rekaman CCTV itu, siapa anak yang berani berbuat begitu pada Maha siswa disni." kata Pak Jang.


Tidak lama Gio menunggu apa yang dimintak,akhirnya Gio mendapatkan rekaman cctv itu, tidak lupa Gio memangil Lira dan Zaki juga Zhidan Masuk kedalam, agar bisa mendengarkan dan melihat langsung rekaman itu.


Setelah Pak Jang melihat hasil rekaman itu, sunggu kagetnya dia, kerena putranya sendiri yang berbuat kurang ajar pada Lira.


"Astaghfirullah, Domo apa yang kamu sudah lakukan ini, sungguh memalukanku." kata Pak Jang Sangat malu pada Gio dan Lira saat ini.


"Maafkan saya Tuan Gio, ini diluar kendali saya Tuan, saya tidak pernah tahu apa kelakuan putraku selama ini,saya akan tetap megasih Sangsi tegas pada putraku yang sudah berani melakukan ini." kata Pak Jang memintak maaf pada Gio.


"Saya Tidak mau Putra Pak Jang berda dikampus ini lagi, saya mintak keluarkan dia dari kampus sini, kerena sikap angkunya itu membuat dia sepeti ini."Kata Gio tidak banyak Cerita.


"Baiklah Tuan saya akan mengeluarkan Putra saya sendiri dari kampus ini." kata Pak Jang Sangat Malu.


"Saya Juga tidak mau putra paka Jang menganggu adik saya lagi, kata Zhidan Lansung pada Pak Jang.


"Baik Tuan Zhidan Saya akan megawasi putra saya mulai saat ini."paka Jang Sangat malu pada semua orang ada dihadapanya itu.


"Lira Kamu sudah aman sekarang,tidak ada yang akan menganggu kamu lagi mulai hari ini." ucap Gio.


"Benar Lira,kamu pokus lah belajar mulai sekarang, jika ada apa lagi kamu harus langsung bilang,, mengerti!! " kata Zaki.

__ADS_1


"Iya Kak!!! " kata Lira legah.


"Jangan Takut,ngomong jika ada yang membuat kamu tidak nyaman dikampuas ini." kata Zhidan Menatap Lira dengan kata Lembut.


"Iya Kak, terimakasih atas bantuannya." kata Lira tersenyum manis pada Zhidan.


"Hemm,,,, hemm,,,ucap Gio santai.


"Apa Si lo!! " kata Zhidan Pelan.


Kalau begitu kami permisi Pak Jang, itu Saja yang kami ingin bicarakan pada Pak Jang Pagi ini, terimakasih atas pengertian bapak Hari ini, saya harap bapak jangan merasa canggung dengan kita." kata Gio keluar dari ruangan Pak Jang itu.


Mereka berempat keluar dari dalam Ruangan Pak Jang dengan santai, Lira Juga ikut Zaki kembali, kerena Harus bekerja pagi ini.


" Lira Kamu apa bekerja Hari ini?" kata Zaki pada Lira.


"Iya Kak, aku harus masuk kerja hari ini Teman Lira tidak masuk, jadi tidak ada yang Akan mengantikan dia hari ini, menjelang Dia sehat dari demamnya." kata Lira.


"Jika gitu biar kakak antar sekalian Ketempat kerja kamu, soalnya bentar lagi kakak ada minting." kata Zaki


"Jika Kakak ada miting kakak bisa pergi aja dulu, nantik takut kakak terlambat, biar Lira sama Taksi saja." ungkap Lira.


"Tidak Usa Zak, biar Lira sama Kita Saja,kerena perusahan gue juga searah ke tempat kerja Lira, lagi pula hari ini kami gak masuk, kerena Acara nantik malam, ada yang ingin gue Cari, untuk lamaran nantik malam." ungkap Gio.


"Ya sudah,gue titip Lira sama Lo berdua dehh Hari ini, biar gue bisa langsung ke perusahan rekan kerja gue." kata Zaki.


"Ok,jika itu yang lao mau." kata Gio.


"Masuklah!! " kata Zhidan membukanya pintu belakang mobil Gio.


"Terimakasih kak." kata Lira.


Zhudan Masuk kedalam Mobil itu saat ini dia yang akan megemudikan mobil milik sahabatnya itu, sedikit sedikit Zhidan memperhatikan Lira dari kaca mobil yang ada didepannya, dia melihat Lira.


"Kamu gadis cantik, tapi mulut kamu itu cerewet sangat!! " ungkapnya dalam hati sambil tersenyuman Zhidan terlihat dibibirnya itu, sehinga Gio juga memperhatikannya dia tidak sadar.


Tidak lama Mereka Sampai di toko Lira bekerja, dan Zhudan berenti ditepi jalan depan Toko mainan milik Reza itu.


"Turunlah kita sudah sampai." kata Zhidan Santai.


"Oh ya Kak, terimakasih banyak untuk hari ini."kata Lira turun dari Mobil Milik Gio itu.


"Kak Gio terimakasih banyak untuk hari ini." ucap Lira terdenyum.


"Iya,masuk lah Kami akan pergi, sampai jumpa kembali." kata Gio.


Setelah Kepergian Gio, Lira sangat Senang hari ini Zhidan begitu lembut padanya.

__ADS_1


"Ahhh gue suka banget gaya lo ngomong Om ganteng, lo lembut orangnya.", kata Lira sambil masuk ke toko tempat dia bekerja itu.


"Hai lo kenapa Lagi ni senyum-senyum sendiri gue lihat dari keluar dari mobil??" kata Hanna yang meyambutnya datang.


"Ahhh lo gak bisa lihat gue senang Na!! "kesal Lira pada teman sepekerja dia itu.


"Sana natik lo di cariin Lagi sama Pak bos,baru rasa lo." kata Hanna Suka usil pada temannya itu.


"Biarin saja, si bos gak akan bisa mara sama gue." kata Lira santai masuk ke ruang simpan barangnya,dan menganti pakaian seragam kerjanya.


"Lo kenapa turu dari mobil mewah tadi cegigiran gitu sih Ra?penasaran gue?" tanya Hanna kembali.


"ingin tahu aja lo. " santai Lira.


"Ya pastilah Gue ingin tahu, kerena gila lo itu kambuh lagi, apa si Om ganteng itu lagi yang mengantar lo hari ini?" tanya Hanna pas tebakan nya.


"Tahu aja lo, sama siapa gue diantar." kata Lira berjalan kekuar.


"Kelian ini jika sudah bersam tidak pernah serius jika kaerja, kata Reza bari saja sampai di toko itu, kerena dia ingat ada yang ketingalan di ruangannya.


"Kak Reza,ngapain kakak kesini?apa gak ikut miting sama Kak Zaki ya? tanya Lira pada Reza.


"Ini berkas yang Gue perlukan Tingal,kata Reza meningalkan dua gadis cantik itu.


"Ohh gitu ya." kata Lira santai.


Tak lama Reza Kembali dan Ingin keluar dari tiko dengan tergesa-gesa, namun dia lupa sesuatu mengatakan pada Hanna.


"Han hari ini ada barang datang, itu kerjaan kalian berdua, kerena ini hukuman untuk kalian berdua, selalu brcerita jika dalam bekerja." kata Reza, santai pergi kembali dari tiko itu.


"Ahhh dasar bos, hanya tahunya memerintah saja ."Kata Hanna kesal.


"Ya elah Hanna namanya sudah Bos, jika tidak lo jadi tu nyonya bos, biar lo gak disuruh sama Bos ganteng itu." canda Lira pada Hanna.


"Datang lagi gila ni anak, siapa yang mau sama gue Ra,dia itu bos kita." kata Hanna kesal.


"Mana tahu seperti kisa di novel romantis itu, bosku kekasihku!!! itu romantis sekali Hanna." kekeh Lira sambil merapikan Barang- barang di rak.


"Jangan Ngayal kamu itu,itu tidak akan mungkin.jawab Hanna


"Ya sudah jika gak mau."


,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


Dalam perjalanan Gio lagi asik menertawakan Sahabatnya itu saat ini, kerena tampak lucu Zhidan setelah ketahuan sudah mencuri perhatian pada Lira baru saja.


"Diam lo, jangan meledek gue terus." kesal Zhidan pada Gio.

__ADS_1


"Kamu lucu Idan, kamu itu suka tu sama tu anak, tapi lo gak jujur sama hati lo." kata Gio santai.


*************


__ADS_2