Mukena Merah Muda

Mukena Merah Muda
MMM #54


__ADS_3

Skripsi Karina sudah memasuki babak akhir dan pastinya Gama selalu mendampinginya.


Setelah menelpon Budenya kemarin kini Karina akan ke sana bersama keluarga Gama.


Hari Minggu tiba, Karina dan Risa sudah bersiap menunggu jemputan Gama beserta keluarganya untuk berangkat ke luar kota menuju ke rumah Bude.


Budenya juga sudah diberi kabar jika keluarga Gama akan ke sana untuk membahas pernikahan mereka.


Setelah sekitar hampir 2 jam perjalanan yang cukup lancar akhirnya mobil yang membawa mereka sudah terparkir rapi di depan rumah Budenya.


Keluarga Budenya menyambut dengan ramah atas kedatangan tamu istimewa mereka.


"Assalamualaikum."


Mama Dina dan rombongan bersalaman dengan keluarga Bude Desi.


"Waalaikumsalam, selamat datang Bu."


Mereka dipersilahkan masuk ke dalam rumah dan telah tersaji beberapa hidangan di meja ruang tamu.


Mereka membicarakan pernikahan Karina dan Gama yang akan segera dilaksanakan di rumah almarhum kedua orang tua Karina atas permintaan Karina sendiri walaupun Karina belum wisuda.


Dia ingin melaksanakan pernikahan di rumah walaupun kedua orang tuanya sudah tidak ada, Karina ingin merasakan kehangatan akan kasih sayang kedua orang tuanya yang ada di rumah itu.


"Karin, Bude akan ke sana satu minggu lagi untuk mempersiapkan segala sesuatunya."


"Iya Bude, makasih Bude."


Karina masih nggak menyangka 1 bulan lagi dia akan menikah dengan Gama.


"Maaf Bu Desi, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami, keluarga kami akan mempersiapkan segala sesuatunya untuk pernikahan Karina dan Gama. Jadi Bu Desi nanti tidak akan terlalu kerepotan karena jauh juga." Kata Mama Dina yang tadi awalnya ingin pernikahan anak mereka dilaksanakan di rumahnya.


"Terima kasih Bu Dina, tapi kami sebagai pihak perempuan juga ada yang ingin kita persiapkan." Jawab Bude.

__ADS_1


"Iya Bu, kita siapkan sama - sama untuk kebahagiaan Karina dan Gama."


"Iya Bu.."


Rasa kekeluargaannya sangat terasa sekali dari kedua belah pihak keluarga besar bisa saling menerima dan saling membantu untuk mempersiapkan pernikahan mereka.


Setelah kesepakatan didapatkan keluarga Gama Hari itu juga bersama keluarga pulang kembali ke kotanya begitu pula dengan Karina dan Risa yang masih ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.


Perjalanan lumayan lancar hingga mereka singgah untuk sholat maghrib sekaligus makan malam di rumah makan.


"Sayang, besok temani Mas ya."


Ucap Gama saat mereka beristirahat di rumah makan.


"Kemana Mas."


Karina memandang Gama penasaran.


Kata Gama sambil tersenyum.


Karina tersenyum dan menganggukkan kepalanya, dengan senang hati dia akan selalu menemani Gama karena ada rasa bersalah dalam dirinya yang menyebabkan Gama tidak jadi mengambil beasiswanya kemarin.


"Makasih ya Sayang."


"Karina luangkan waktu juga ya untuk mencari seserahan kalian, Mama mau kamu dan Gama sendiri yang memilih." Ucap Mama Dina.


"Tenang Ma, nanti Gama antar Karina untuk mencari seserahan."


"Harus diluangkan kamu nya itu sibuk terus." Mama Dina sangat paham dengan aktivitas Gama yang nggak ada waktu.


"Tenang Ma, untuk urusan yang satu ini pasti Gama prioritaskan."


Katanya sambil tersenyum memandang ke arah Karina.

__ADS_1


"Kamu itu memang udah waktunya untuk dinikahkan, bahaya. Hati - hati Karina kalau Gama macam-macam bilang sama Papa."


Ancam Papa Eko kepada Gama karena anaknya itu sudah waktunya menikah dan usia mereka terpaut lumayan jauh.


"He he.. Baik Pa."


Karina sambil melirik Gama.


"Papa ada - ada aja, Gama itu sayang sama Karina dan akan menjaganya."


"Bagus lah, memang harus begitu."


Selesai makan mereka melanjutkan perjalanan kembali menuju ke rumah untuk mengantarkan Karina dan Risa dulu.


Sesampainya di depan rumah Karina berpamitan dengan Mama Dina dan Papa Eko diikuti oleh Risa.


"Hati-hati di rumah ya Karin."


Pesan Mama Dina.


"Iya Ma, Mama sama Papa hati-hati perjalanan pulang."


"Iya Karin."


"Sayang masuk rumah baru Mas pulang."


"Iya Mas, Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Karina masuk ke dalam rumah bersama Risa yang sudah mengantuk lalu mengunci pintu dan Gama baru melajukan mobilnya kembali.


πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2