
Tak terasa sudah 6 genap 1 tahun Gama dan Karina tinggal di luar negeri.
Saat ini usia kehamilan Karina sudah masuk 5 bulan dan tak lama lagi dia akan segera melahirkan.
"Mas, hati - hati ya."
Pesan Karina saat Gama akan berangkat ke kampus dan dia mencium tangan suaminya itu.
"Iya sayang, kamu di rumah juga baik-baik ya sayang. Jangan capek-capek."
Gama setiap akan meninggalkan rumah pasti selalu berpesan seperti itu kepada Karina.
"Iya Mas."
Gama mengecup kening Karina dan berpindah ke perutnya yang sudah terlihat menonjol.
"Jagoan Papa, jaga Mama ya. Kalian anugrah terindah untuk Papa."
Gama mengusap perut Karina dengan lembut.
"Mas, kabari kalau sudah sampai kampus ya."
"Iya Sayang, Mas berangkat ya assalamualaikum."
"Waalaikumsalam Mas."
Karina mengantar Gama sampai pintu.
"Masuk aja sayang, Mas berangkat ya."
"Hati-hati ya Mas."
Gama menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dan Karina masuk ke dalam rumah mengintip suaminya dari jendela.
Mobil nampak meninggalkan halaman rumah Mereka, Gama melaju pelan menuju ke kampus.
"Doakan Papa ya Sayang."
Ucap Karina sambil mengusap perutnya.
Setelah tak terlihat Karina masuk ke dalam rumah dengan perasaan lega, ia seperti biasa akan mengerjakan pekerjaan rumah selayaknya ibu rumah tangga.
Sesampainya di kampus Gama memarkirkan mobilnya dan berjalan masuk ke dalam.
Saat Dia berjalan menuju ke ruangannya terdengar ada panggilan ponselnya.
"Mama."
__ADS_1
Ucapnya saat melihat sang Mama melakukan panggilan video call.
"Ada apa Mama video call."
Gama tak berpikir lama langsung menjawab panggilan dari Mamanya.
"Assalamualaikum Ma."
"Waalaikumsalam Gama, kamu dimana."
Nampak Mamanya sedang di dalam mobil sepertinya berjalan ke suatu tempat.
"Baru sampai kampus Ma."
"Nggak lagi bareng Karina kan.?"
Gama apa bingung tumbenan Mamanya bilang begitu.
"Nggak Ma, Karin dirumah. Ada apa Ma."
Mama Dina nampak mengatur nafasnya lalu Tika yang ada di sampingnya meraih ponsel Mamanya.
"Kak, Risa Kak..."
Suara Tika nampak khawatir juga.
"Risa kecelakaan Kak."
"Apa..!!!! Sekarang gimana keadaannya kok bisa kecelakaan."
"Ini Kita mau ke rumah sakit tadi dapat telepon dari polisi. Mama juga belum tau gimana keadaannya."
Mama Dina nampak khawatir sekali.
"Kok bisa Ma."
Gama langsung mengambil duduk di bangku sebelum masuk ke dalam ruangan.
"Tadi Risa mau ke makam Kak, ini kan malam Jumat jadi tadi dia langsung bawa sepeda motor dari pagi karena pulang mau langsung ke makam."
Risa tadi pagi memang sengaja membawa sepeda motor Karena biasa kami sore pasti dia langsung kedua orang tuanya. Biasanya Tika juga ikut tapi tadi karena mereka beda kelompok dan ada kerja kelompok jadi Tika nggak ikut.
"Terus kok bisa kecelakaan."
"Belum tau Kak, ini baru perjalanan ke rumah sakit."
Gama sendiri harus segera masuk ke dalam ruangan karena dosen sudah terlihat berjalan ke arahnya.
__ADS_1
"Ma, Gama ada dosen."
"Ya sudah kamu masuk dulu, nanti kalau sudah selesai telepon mama ingat jangan beritahu Karina."
"Iya Ma, tolong rawat Risa ya Ma. langsung hubungi Gama jika terjadi sesuatu."
"Iya, kamu juga hati-hati di sana jaga istri dan anak kamu."
"Iya Ma, Mama sama Tika hati-hati ya."
Panggilan video mereka berakhir dan Gama harus masuk kelas karena dosen juga sudah datang walaupun pikirannya sudah tidak fokus lagi.
Di rumah..
Karina menunggu kabar dari Gama yang belum juga mengirimkan pesan atau panggilan juga.
"Mas Gama semoga baik-baik saja. Kok perasaan ku nggak enak gini ya."
Karina yang sedang memotong sayuran merasakan gelisah, di tambah lagi Gama belum memberi kabar.
"Risa sudah pulang sekolah belum ya. Biasanya langsung ke makam."
Risa memang sering melakukan pinggiran video call saat mengunjungi makam Bapak dan Ibunya.
"Mungkin masih dijalan juga ya, baru pulang sekolah."
Karina melanjutkan lagi memotong sayur..
"Aduh..."
Jari Karina teriris pisau padahal juga sudah hati-hati.
"A..o...o..."
Karina berdiri dan segera membasuh jarinya dengan air.
"Perasaan ku nggak enak banget ini."
Karina merasakan perih, lalu setelah darahnya berhenti dia mengambil plaster dan membungkus jarinya yang terkena pisau.
"Mas sudah sampai."
Karina mengirimkan pesan ke Gama dan belum ada jawaban.
"Ya Allah.. Lindungi semua keluarga hamba..."
Doanya... 🥹🥹🥹🥹
__ADS_1