Musuhku Adalah Suamiku

Musuhku Adalah Suamiku
Pertunangan


__ADS_3

Vina dan Vano saat ini sedang berada di taman restoran.


"Ngapain kamu ajak aku kesini" tanya Vina sambil duduk di salah satu kursi.


"Aku mau bicara sama kamu" jawab Vano dan duduk di samping Vina.


"Mau bicarapa apa, aku tidak punya banyak waktu" tanya Vina dengan nada kesal.


"Karena sekarang kamu adalah calon istri aku, jadi aku berharap kamu jaga jarak sama lelaki lain" jawab Vano dengan menatap mata Vina.


"Itu bukan urusan kamu" jawab Vina menghindari tatapan Vano, entah kenapa jantung Vina berdetak lebih cepat jika dia menatap lelaki itu.


"Tapi sebentar lagi kita punya ikatan Vin, emang kamu mau buat orang tua kamu kecewa" kata Vano yang membuat Vina kembali menatapnya.


"Tapi aku tidak cinta sama kamu" jawab Vina, namun entah kenapa ada kekosongan dalam hatinya saat dia mengucapkan itu.

__ADS_1


"Aku tidak apa-apa kalau kamu belum cinta sama aku, yang penting sekarang aku cinta sama kamu, dan aku janji bakal buat kamu bahagia" kata Vano sambil menggenggam tangan Vina, namun Vina melepaskan gemgaman tangan Vano, dan pergi meninggalkan Vano begitu saja, sementara Vano hanya menatapnya sambil tersenyum kecut, dan menyusul Vina.


***


Saat ini Vano dan Vina sudah duduk kembali bersama dengan orang tua mereka.


"Kami sudah menentukan tanggal pertunangan kalian, dan minggu depan kami memustuskan untuk acara pertunangan kalian, dan bulan depan acara pernikahan kalian" kata Dimas saat semuanya sudah berkumpul, Vano yang mendengar itu tersenyum bahagia, sementara Vina hanya tersenyum masam.


***


Kedua keluarga kini sudah berada di hotel tempat acara pertunangan di laksanakan, banyak tamu undangan yang datang namun kebanyakan dari kolega bisnis Angga dan Dimas.


Dimas naik ke atas panggung dan memulai sambutannya.


"Selamat malam untuk kita semua, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua kita yang datang di acara pertungan anak kami, bla... bla..bla, untuk acara selanjutnya saya serahkan pada MC" kata Dimas mengakhiri sambutannya.

__ADS_1


"Baiklah kita undang pasangan yang hari ini sedang berbahagia untuk naik keatas panggung" kata seorang MC menyuruh Vina dan Vano naik ke atas panggung.


Vano pun langsung menggenggam tangan Vina dan menariknya ke atas panggung.


"Untuk Vano di harapkan untuk memasangkan cincin pada jari manis pasangannya" lanjut MC tersebut lalu Vano segera memasangkan cincin pada jari manis Vina.


"Untuk Vina mohon untuk melakukan hal yang sama" kata MC tersebut dan Vina pun memasangkan cincin pada jari Vano, saat cincin sudah terpasang sempurna di jari kedua pasangan itu Vano langsung memeluk Vina, membuat gadis itu terkejut atas tindakan Vano, sementara semua tamu undangan yang hadir bertepuk tangan, namun Vina mengabaikan tepukan tangan dari para tamu undangan melainkan fokus pada detak jantungnya saat Vano memeluknya, namun saat Vano melepaskan pelukannya tersebut Vina meresa kehilangan.


"Maaf yaa aku kelepasan meluk kamu, soalnya aku bahagia banget" kata Vano saat melepaskan pelukannya.


"Tidak apa-apa kok" jawab Vina dengan senyum canggung.


"Baiklah, karena acara tukar cincin telah selesai, kita melangkah keacara selanjutnya yaitu foto keluarga" lanjut MC menghentikan obrolan Vina dan Vano.


Kedua orang tua mereka pun segera manaiki panggung dan melakukan foto bersama, saat acara foto selesai, kedua keluarga mempersihkan tamu untuk menikmati hidangan yang tersedia.

__ADS_1


__ADS_2