
Hari ini adalah hari yang paling di tunggu-tunggu oleh Davina, karena tepat hari ini dia akhirnya di wisuda, Davina sedang berada di atas panggung melakukan sambutan karena dia adalah mahasiswa dengan lulusan terbaik, selesai sambutan dia segera turun dan menemui kedua orang tuanya.
"Papa bangga sama kamu sayang, kamu bisa lulus dengan predikat cumlaude, dan sebentar lagi papa ingin kamu yang menuruskan perusahaan papa" kata Angga pada anaknya sambil memeluk anaknya itu dengan sayang.
"Aku kayaknya belum bisa terjun kedunia perusahaan pa, aku ingin bersantai sejenak" kata Vina setelah membalas pelukan papanya.
"Tidak masalah sayang, kapan pun kamu siap" balas Angga lagi.
"Makanya mending sekarang kamu nikah, biar nanti suami kamu yang bantu mengurus perusahaan papa kamu, apa lagi mama dengar-dengan anak sahabat mama itu CEO di perusahaan papanya" timpal Devi.
"Iihh mama, aku kan sudah bilang tidak ingin jodohkan" kata Vina dengan kesal.
"Sudah tidak usah ribut-ribut, mending sekarang kita foto-foto" kata Angga menghentikan perdebatan anak dan ibu itu, yang disetujui oleh keduanya. Mereka pun mulai mencari stan foto yang menurut mereka bagus.
__ADS_1
***
Sementara itu Vano yang baru saja mendapatkan laporan dari orang kepercayaannya, langsung meninggalkan ruangan kerjanya dengan buru-buru.
"Bos mau kemana" tanya Dani sekretaris sekaligus sahabat Vano.
"Aku ada urusan, kamu hendel semua kerjaan aku yaa" jawab Vano sambil berlari meninggalkan sahabatnya itu.
Saat di perjalanan Vano melihat sebuah boneka beruang besar yang terpajang dalam semua etalase, entah kenapa dia ingin sekali membeli boneka itu untuk di berikan pada gadisnya itu, dia kemudian memberhentikan mobilnya di toko tersebut kemudian segara menuju Kasir dan menyuruh untuk membungkus boneka tersebut.
"Ini struknya pak, mau sekalian pake kertas ucapan" kata kasir itu dengan sangat ramah.
"Boleh, biar saya aja yang tulis yaa" jawab Vano sambil menerima kartas dan polpen, dia segera menulis dan tersenyum sendiri membaca apa yang dia tulis.
__ADS_1
"Makasi yaa mbak" lanjut Vano lagi kemudian pergi dari toko tersebut.
***
Sesampainya di Kampus tempat Vina wisuda, Vano segera berkeliling mencari keberadaan gadis itu, tidak lama kemudian dia pun melihat gadis itu sedang berfoto dengan kedua orang tuanya, dan dengan tidak tau malunya Vano segera menghampiri keluarga itu.
"Hai, selamat yaa sayang untuk wisudanya" kata Vano dengan senyum manisnya sambil memberikan boneka beruang yang tadi dibelinya, sementara orang tua menatap anaknya meminta penjelasan.
"Ngapain kamu kesini, dan ini aku tidak mau" jawab Vina dan mengemblikan boneka beruang tersebut.
"Kamu emang siapanya Vina nak" tanya Angga.
"Saya pacarnya om, cuma kita lagi ada masalah makanya Vina marah sama saya" jawab Vano yang membuat Vina kaget karena laki-laki itu ternyata mengetahui namanya, namun belum sempat bertanya papanya sudah berbicara kembali.
__ADS_1
"Sayang, kamu tidak boleh begitu, kalau kalian ada masalah sebaiknya di selesaikan baik-baik" kata Angga pada anaknya membuat Vina sangat kesal.
"Mending sekarang kalian berdua naik stand dan berfoto berdua" kata Angga lagi dan mendorong pelan kedua orang itu, Vano tersenyum sangat bahagia menaiki stand sedangkan Vina sangat kesal. Sementara itu Devi tidak terima jika Vina sudah memiliki kekasih, dia tidak ingin rencana perjodohannya batal.