Musuhku Adalah Suamiku

Musuhku Adalah Suamiku
Malam pertama


__ADS_3

Vano terbangun dari tidurnya karena dia merasa ada yang mengelus pipinya, saat dia membuka matanya hal pertama yang dia lihat adalah istrinya dengan muka yang memerah menahan malu.


"Kenapa, kamu malu" tanya Vano membuat pipi istrinya semakin memerah.


"Kamu tidak usah malu sama aku, aku kan suami kamu" lanjut Vano lagi sambil mengelus pipi istrinya dengan sayang.


"Kamu tidak kerja??" kata Vina berusaha mengalihkan pembicaraan.


"Emang siapa yang marah kalau aku tidak kerja, aku CEO nya dan perusahaan juga milik aku" jawab Vano membuat Vina mencibikka bibirnya.


"Dasar sombong" kata Vina sambil bangun dari tidurnya, namun saat dia menurunkan kakinya dari atas tempat tidur dia merasakan sakit di antara kakinya.


"Auuhh" racau Vina.


"Kamu kenapa sayang" kata Vano panik.


"Itunya sakit" jawab Vina.


"Itu apa?" kata Vano dengan muka polosnya, membuat Vina pun memukul kepala suaminya itu.

__ADS_1


"Ini semua itu gara-gara kamu" kata Vina sambil cemberut membuat Vano paham dengan maksud istrinya itu.


"Maaf, sini aku gendong ke kamar mandi, tapi kasih aku morning kiss dulu" jawav Vano sambil terkekeh membuat Vina menahan malu.


"Kamu mau kasih aku morning kiss atau kamu jalan sendiri" lanjut Vano.


"Dasar suami mesum, seharusnya kamu tanggung jawab karena sudah bikin aku kesakitan kayak begini" kata Vina dengan kesal.


"Iyaa aku bakal tanggung jawab kok" jawab Vano yang membuat Vina semakin kesal.


"Mana morning kiss aku sayang, atau kamu mau di atas tempat tidur saja dan melanjutkan kegiatan kita yang tadi malam" kata Vano sambil menatap istrinya dengan mesum, dan tidak lama kemudian sebuah benda kenyal menempel di bibirnya.


"Aku tidak puas sayang kalau hanya di kecup" jawab Vano terkekeh membuat istrinya semakin kesal, Vina ingin mengumpati suaminya itu namun tiba-tiba tubuh polosnya sudah dalam gendongan Vano, Vina pun menutup mukanya karena dia sangat malu ditatap seperti itu oleh suaminya.


Sesampainya di kamar mandi, Vano langsung mendudukkan istrinya diatas closet, lalu mengisi bathtub dengan air hangat.


"Sekarang kamu keluar aku mau mandi" kata Vina saat airnya sudah penuh.


"Kita mandi berdua sayang, supaya hemat air" jawab Vano sambil tersenyum mesum, lalu di kembali menggendong istrinya dan meletakkannya dalam bathtup dan disusul oleh Vano.

__ADS_1


Saat mereka sudah selesai mandi Vina sangat kesal karena mereka mandi selama satu jam karena mereka tidak hanya mandi melainkan melakukan hal disukai oleh Vano.


Saat Vano sudah selesai berganti baju ponsel Vina berdering, Vano lalu mengambil ponsel istrinya tersebut dan melihat nama mamanya yang terterah disana.


"Halo ma" jawab Vano


.....


"Vina lagi ganti baju ma, iyaa nanti kami kesana ma" jawab Vano lalu menutup panggilan telfonnya dan Vina pun juga sudah keluar dari kamar mandi.


"Siapa yang telfon Van" tanya Vina saat dia melihat Vano memegang ponselnya.


"Tadi mama Devi yang telfon, dia menyuruh kita ke rumah nanti malam, katanya ada yang mau di bicarakan" jawab Vano.


"Oohh, kalau begitu aku buat sarapan dulu yaa" kata Vina namun tangannya langsung di cekal oleh Vano.


"Kita deliveri aja yaa sayang, hari ini aku cuti supaya kita bisa menghabiskan waktu berdua di kamar, masak kamu mau ninggalin aku sendiri siih"kata Vano menatap Vina dengan mesum.


"Aku capek yaa, jangan macam-macam kamu" jawab Vina lalu keluar dari kamar.

__ADS_1


__ADS_2