Musuhku Adalah Suamiku

Musuhku Adalah Suamiku
Rumah Mertua


__ADS_3

Saat ini Vina dan Vano sedang berada di kediaman Birgantara, Vano dan Angga sedang duduk di ruang tamu untuk membicarakan perkembangan bisnis mereka, sementara Vina dan mamanya sedang sibuk di dapur untuk mempersiapkan makan malam.


"Apa kamu dan Vano sudah melakukannya Vin" tanya Devi.


"Melakukan apa ma" jawab Vina yang masih belum peka.


"Itu.. hubungan suami istri" kata Devi yang sukses membuat wajah Vina memerah seperti kepiting rebus karena malu.


"Mama apaan siih" jawab Vina berusaha menutupi rasa malunya.


"Kamu itu tidak bisa bohong sama mama, mama juga dulu kan pernah muda, cara jalan kamu aja sekarang beda" kata Devi sambil tersenyum menggoda.


"Iiiihh mama, aku malu ma, jadi tidak usah di teruskan" jawab Vina kesal.


"Semoga kalian bisa kasih cucu secepatnya sama mama yaa sayang" kata Devi.


"Iyaa ma, mama bantu doa aja yaa" jawab Vina sambil tersenyum lembut.

__ADS_1


"Jadi kamu sudah cinta nih sama Vano" goda Devi lagi.


"Iiiihh mama, kalau aku tidak cinta tidak mungkinlah aku mau melakukan itu sama Vano" jawab Vina dengan kesal, sementara Devi hanya tersenyum tidak menanggapi ucapan anaknya lagi karena dia tidak ingin membuat anaknya itu semakin kesal, dia hanya berharap semoga anaknya selalu bahagia.


***


Sementara itu, di ruang tamu setelah membicaran perkembangan bisnis Angga merasa ada yang berbeda dengan menantunya, karena dia sangan penasaran dia pun langsung bertanya.


"Sepertinya kamu sedang bahagia Van, dari tadi papa perhatikan kamu senyum-senyum terus" kata Angga penasaran.


"Iyaa pa, hari ini aku sangat bahagia, papa tau apa yang membuat aku bahagia, rencana kita berhasil pa, terus Vina juga sudah cinta sama aku, dan kabar lebih bahagianya lagi, kita sudah program buat cucu untuk papa" cerita Vano antusias dan senyum tidak lepas dari bibirnya.


"Iyaa pa, aku juga mau bilang makasi sama papa, karena semua ini juga berkat papa" jawab Vano juga tersenyum tulus.


"Itu sudah tugas papa nak" kata Angga sambil menepuk pundak Vano, dan setelah itu Devi datang memanggil mereka untuk makan malam, mereka pun menikmati makan malam dengan perasaan bahagia dan setelah makan malam Vina dan pun kembali ke rumah mereka.


***

__ADS_1


Sesampainya di rumah Vina langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya, namun saat akan menutup pintu kamar mandi Vano ternyata mengikutinya.


"Mau ngapain kamu" tanya Vina dengan mata yang melotot.


"Mau mandilah sayang" jawab Vano tanpa mempedulikan tatapan dari istrinya.


"Aku dulu yang mandi, nanti habis aku baru kamu" kata Vina dan ingin menutup pintu kamar mandi.


"Kita mandi bareng sayang, biar hemat waktu, supaya pembuatan cucu untuk kedua orang tua kita segera terwujud" jawab Vano sambil tersenyum menggoda.


"Itu siih mau kamu aja, pokoknya aku gak mau mandi bareng sama kamu, yang aja kita tidak jadi mandi" kata Vina lalu menutup pintu kamar mandi secepat kilat saat Vano sedikit lengah membuat Vano hanya tersenyum melihat kelakuan istrinya itu.


Tiga puluh menit kemudian, Vina keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk yang tidak menutupi seluruh tubuhnya.


"Kamu sengaja mancing aku Vin" tanya Vano dengan suara serak.


"Itu karena kamu aja yang mesum, makanya mudah terpancing" jawab Vina sambil berjalan ke lemari.

__ADS_1


"Ini handuk kamu, cepat mandi" lanjut Vina lagi dan memberikan handuk pada suaminya, Vano pun segera menuju kamar mandi sambil tersenyum masam.


__ADS_2