
Ayna dan Gavin sedang berbulan madu di Korea karena keinginan Ayna, mereka menikah pada saat umur Ayna yang ke 20tahun serta Gavin yang berumur 24tahun.
"Sayang". Panggil Gavin sambil memeluk istrinya.
"Iyaa sayang kenapa ?". Tanya Ayna sambil berbalik badan menghadap ke suaminya.
"Kangen". Jawab Gavin membenamkan wajahnya di leher istrinya.
"Lah kan kita seatap sayang, lagian aku ga kemana mana juga". Ujar Ayna sambil tersenyum lucu.
"Habisnya kamu ga bangunin aku sih". Ujar Gavin pada istrinya.
"Yaa kan kamunya masih ngantuk, kasian mas". Ujar Ayna pada suaminya.
"Ihh seharusnya kamu sayang, kenapa jadi terbalik yaa". ujar Gavin pada istrinya.
"Udah ahh jangan bahas yang semalem malu tau". Ujar Ayna pada suaminya.
Ayna dan Gavin sedang menikmati pemandangan dari jendela kamar mereka, Gavin mengecup leher istrinya membuat Ayna melenguh, hingga akhirnya mereka berdua kembali melakukan seperti semalam.
Hingga beberapa jam kemudian mereka selesai dan tertidur dengan saling berpelukan, Ayna tidak sanggup lagi membalas ucapan suaminya saat sebelum tidur, karena ia merasa lemas sekali garagara suaminya.
Gavin bangun terlebih dahulu lalu menoleh pada istrinya, ia tersenyum senang mengingat nya lalu membawa istrinya kembali kedalam pelukan nya, serta mengecup kening istrinya yang begitu cantik saat kondisi apapun.
"Aku senang bisa menikah denganmu sayang, iloveyou". ujar Gavin yang tentu saja tidak akan didengar oleh istrinya .
"Ahh aku mandi dulu dehh". Ujar Gavin lalu masuk ke kamar mandi.
"Eumhh kemana suamiku itu?". Tanya Ayna yang sudah bangun.
"Apa mandi yaa?". Tanya Ayna lagi pada dirinya sendiri.
Sambil menunggu suaminya mandi, Ayna memainkan ponselnya bermain game cacing sama seperti uncle Cleoza, ia memang suka memainkan game cacing tersebut hingga ia dibuat kesal saat kalah.
"Sayang kamu main apa?". Tanya Gavin yang baru selesai dari kamar mandi.
"Ini main game cacing sayang". Jawab Ayna dengan pandangannya masih ke ponsel.
"Ckckck sayang, sana mandi kita akan jalan jalan keluar". Ujar Gavin sambil berdecak.
__ADS_1
"Wahh beneran sayang?". Tanya Ayna dengan berbinar pada suaminya.
"Iyaa beneran sayang". Jawab Gavin membuat Ayna senang.
Sekarang giliran Gavin yang memainkan ponselnya sambil menunggu istrinya, Saat sedang melihat lihat instagram nya tiba tiba ada ada yang mengirim DM padanya namanya hampir sama dengan Gavin. Bahkan DM yang ia berikan sudah banyak sekalii bahkan belasan tahun lebih.
"Siapa yaa?". Gumam Gavin lalu membuka pesan tersebut.
...Gevan Erlan Sanggara...
Abangg
Seandainya Ig abang masih aktif balas pesanku
Abang, Gevan rindu
Abang cepatlah bangun, bantu Gevan keluar dari rumah inii
Abang udah bertahun tahun aku nunggu abang sadar walau tanpa ke rumaah sakit ðŸ˜
Abang, Gevan sakit mereka jahat sama Gevan garagara Gevan bikin abang koma.
Abang, sekarang usia kita sudah 20tahun tapi abang belum sadarr juga 😞
Abang jika ada yang mencari abang seorang perempuan, dia adalah anak tiri ayah bang, bunda udah meninggal bang, lama banget bang saat abang masih koma.
Aku denger abang udah jadi pengusaha sukses dan juga sudah menikah ya bang, aku bahagia abang. Tapi aku sedih karena tidak ada disisi abang, cuman abang yang aku punya karena ayah berubah bang ðŸ˜
Abang aku sudah keluar dari rumah neraka itu, sekarang aku berada di Korea bang aku sudah tidak kuat dilakukan tidak adil oleh mereka, abang dimana? aku rindu :(
Abang lagi bulan madu kah?
^^^Baiklah dek, kita ketemu, maafkan abang karena baru membuka pesanmu :(^^^
Gavin yang sudah membalas itu pun menangis membuat Ayna yang baru saja keluar kaget, lalu menghampiri suaminya yang menangis entah kenapa.
"Sayang kamu kenapa? Ada apa? ". Tanya Ayna pada suaminya.
"Sayangg, hiks hiks aku aku". Gavin tidak sanggup menjawabnya.
__ADS_1
"Iya kamu kenapa mas? jangan bikin aku panik dong". Ujar Ayna memeluk suaminya.
"Hiks ternyata aku masih punya satu adik sayang, aku pikir dia juga meninggal akibat kecelakaan itu tetapi ternyata hiks hiks dia masih hidup sayang, dia hidup menderita selama bertahun tahun sayangg, ayah berubah menjadi kejam sayang bahkan bunda meninggal dunia hiks hiks". Ujar Gavin menangis keras dipelukan istrinya.
Ayna yang mendengar itupun berkaca kaca sambil mengusap punggung suaminya, ia tidak menyangka adik dari suaminya itu bisa tahan bertahun tahun dijahati oleh ayah kandungnya.
"Sekarang adik kamu dimana? kita jemput aja dia ya". Ujar Ayna mengusap air mata suaminya.
"Dia ada di korea sayang, dia kabur dari rumah karena tidak tahan lagii, aku baru sjaa membalas DM nya, kita akan ketemuan dengan kembaranku sayang". Ujar Gavin membuat Ayna kaget.
"Kamu punya kembaran Syaang?". Tanya Ayna diangguki oleh suaminya.
Sedangkan di sisi lain, Gevan yang melihat DM nya dibalas pun merasa senang sekali, Gevan langsung mendapati semangat hidup karena kakaknya, ia segera bersiap siap untuk bertemu kakak kandung yang sudah lama tidak bertemu.
Beberapa jam kemudian Gevan dan Gavin sampai ditempat dimana mereka berjanjian untuk bertemu, semua yang berada di Cafe tersebut melihat keduanya tidak bisa dibedakan karena kembar.
"Ya ampun, beneran mirip banget kamu sama dia loh". Ujar Ayna disamping suaminya.
"Ya tapi sikapnya yang berbeda Ssyang".Ujar Gavin pada istrinya.
"Abanggg". Teriak Gevan memeluk abangnya dengan erat.
"Yaa adik abangg, sini lah peluk abang dengan erat, abang tidak akan membuat adik abang menderita lagi, pulang dari korea kamu ikut abang yaa". Ujar Gavin sambil mengelus punggung adiknya.
Gevan melepaskan pelukannya lalu duduk dihadapan mereka berdua, Ayna tersenyum pada Gevan adik iparnya, Gevan yang melihat itu tersenyum balik pada kakak iparnya.
"Abang aku akan ikut abang, karena aku cuman punya abang". Ujar Gevan dengan sedih.
"Kata siapa kamu cuman punya Gavin saja? nanti saat dijakarta kamu mempunyai keluarga yang sangat menyayangimu Gevan". Ujar Ayna lembut pada nya.
"Emangnya siapa kak yang bakalan sayang sama aku?". Tanya Gevan dengan polosnya membuat Ayna dan Gavin tersenyum.
"Ya keluarga kakak, keluarga kamu juga abang kamu lahh, sampai disana kamu pasti akan kaget jika Saat kita berdua kumpul dengan anak sahabatny Ammah kakak". Jawab Ayna pada nya.
"Wahh emangnya ada apa kak?". Tanya Gevan lagi.
"Nanti juga kamu akan tau sendiri". Jawab Ayna dengan tersenyum membuat Gevan penasaran.
"Yaudah lebih baik kita makan saja dulu". Ujar Gavin diangguki oleh mereka berdua.
__ADS_1
Sebelum makan mereka bertiga berfoto bersama lalu Ayna dan Gavin sontak membuat status di Ig dan Whatsapp mereka, langsung membuat para sahabat serta orangtuaa mereka kaget saat melihat Gevan.
Gevan sendiri tidak tau bahwa itu akan dijadikan status karena ia sedaritadi fokus makan, Ayna dan Gavin pun akhirnya makan setelah melihat makanan Gevan hampir habis.