My Handsome Husband

My Handsome Husband
Bonchap 3


__ADS_3

Aurelia sedang memeriksa berkas di perusahaan Deffa karena ia sudah menggantikan posisi daddy, sementara itu Deffa sedang menikmati masa tuanya dengan bermain dengan cucu nya,, suara pintu diketuk membuat Aurelia menoleh.


"Masuk!". Teriak Aurelia dari dalam.


"Permisi non, jadwal hari ini ada pertemuan dengan Client dari Malaysia". Ujar sekrestaris nya.


"Baiklah, terimakasih ya Andi". Ujar Aurelia tersenyum pada nya.


"Iya non, kalau begitu saya permisi non". Ujar Andi diangguki oleh Aurelia.


Aurelia dan Andi pergi menemui Client mereka dari Malaysia, sesampainya di Cafe mereka langsung membahas tentang proyek yang akan mereka bangun, hingga beberapa menit kemudian mereka selesai dengan diakhiri makan bersama.


Beberapa jam kemudian, Aurelia sudah pulang ke rumah nya, kini Aurelia tengah mengganti baju nya karena gerah, karena sedaritadi ia terus berkeringat, tiba tiba ada yang memeluknya dari belakang.


"Sayang". Panggil nya pada Aurelia sambil mengecup lehernya.


"Hmmahh mas". Ujar Aurelia padanya.


"Aku kangen sayang". ujarnya pada Aurelia.


"Padahal kan tadi kita ketemu terus di kantor sayang". Ujar Aurelia sambil menahan desahannya.


"Kita dikantor ngga akan bisa gini sayang". Ujarnya sambil terus memeluk istrinya.


"Itukan mau kamu mas, gamau orang kantor tau kita nikah". Ujar Aurelia pada suaminya.


"Heum nanti deh kasih tau nya". Ujar AndI masih memeluk istrinya.


"Mas Andii ihh nakal banget tangannya". Rengek Aurelia pada suaminya.


"Aku kangen sayangg, udah lama ga dikasih jatah loh". Ujar Andi pada istrinya.


"Ihh lama apanya, baru dua hari mahh ih masih nunggu 5hari ya mas, kan aku lagi datang bulan". Ujar Aurelia pada suaminya.


Andi yang mendengar itu lemas, padahal dulu ia bisa menahannya tetapi saat sudah menikah kenapa ia tidak bisa pikirnya, tetapi ia akan sabar menunggu selama 2 tahun ajja bisa masa lima hari tidak bisa pikirnya.


"Lepas Mas, aku mau mandii gerah ih". Ujar Aurelia pada suaminya.


"Bareng aja syaang". Ujar Andi pasa istrinya.


"Ihh gamauu, nanti kamu lupa mas". Rengek Aurelia pada suaminya.


"Iyaa deh iyaa sayang, kamu mandi duluan aja mas nanti". Ujar Andi pada istrinya.


"Yaudah lepas dulu tangannya mas". Ujarnya pada suaminya yang masih memeluknya.

__ADS_1


Andi pun melepaskan pelukannya, ia duduk di sisi ranjang sambil menunggu istrinya selesai mandi, Andi memainkan ponselnya dan melihat story ig istrinya yang begitu cantik, sejujurnya ia tidak mau semua orang menyangka Aurelia masih single kecuali keluarga besar dan orang terdekat nya yang tau bahwa Aurelia sudah menikah.


Beberapa menit kemudian Aurelia selesai membersihkan badannya, ia menghampiri suaminya yang tertidur sambil bersandar pada kepala ranjang, ia mengusap pipi suaminya agar bangun dan benar saja Andi langsung terbangun.


"Udah sayang?". Tanya Andi pada istrinya.


"Yaudah mas, sana mandii". Jawab Aurelia pada suaminya.


"Baiklah sayang, tunggu aku di ruang makan aja ya, tadi aku beli makanan dari luar". Ujar Andi pada suaminya.


"Okee mas, aku siapin dulu yaa". Ujar Aurelia diangguki oleh suaminya.


Aurelia sedang menyiapkan makanan yang dibawa suaminya, saat sedang asik menuangkan makanan ke dalam piring, tiba tiba ada yang memeluknya dari belakang, sudah ia tebak pasti suaminya yang manja.


"Mas, kebiasaan deh ngagetin". Ujar Aurelia kesal.


"Haha bukannya kamu yang mau sayang, aku sering liat kamu baper kalau baca novel atau nonton drakor". Ujar Andi mencium bahu istrinya.


"Ishh iyaa emang mas, tapi kamu bikin aku kaget untung aja ga tumpah makanannya". Rengek Aurelia pada suaminya.


"Yaaudah maaf sayang, maaff okee". Ujar Andi pada istrinya.


"Iyaa aku maafin kok mas, sana duduk di kursi mas". Ujar Aurelia pada suaminya.


"Gaada yang perlu aku bantu nih?". Tanya Andi pada istrinya.


"Yaudah deh sayang". Ujar Andi melepaskan pelukannya lalu duduk dikursi memandang istrinya.


Aurelia menyimpan makanan yang ia bawa di meja makan, mereka berdua memang selalu makan berdua bersama, karena sama sama makan dengan porsi banyak tetapi badan mereka tetap ideal.


"Sayang, aku tunggu di ruang tengah ya". ujar Andi pada istrinya.


"Iyaa mas". Ujar Aurelia pada suaminya.


"Mas, nonton apa?". Tanya Aurelia yang membawa cemilan ke ruang tengah.


"Nonton film romantis sayang". jawab Andi sambil mengedipkan matanya.


"Ishh genit kamu mas". Ujar Aurelia pada suaminya..


"Genit sama istri sendiri gapapa kali Honey, kalau genitnya sama cewek lain baru deh gaboleh". Ujar Andi pada


"Awas aja kalau kamu genit sama yang lain, aku gaakan kasih jatah selama setahun". Ujar Aurelia menatap tajam suaminya.


"Ya mana mungkin sayang, mendapatkan kamu aja butuh perjuangan syaang". Ujar Andi memeluk istrinya.

__ADS_1


Aurelia yang mendengar itupun tersenyum senang, mereka menonton televisi bersama dengan saling berpelukan, terkadang Andi mengecup bibir istrinya sebentar karena ada adegan romantis di film tersebut.


"Mas ahh udahh, aku lagi halangan loh mas". Ujar Aurelia pada suaminya.


"Kapan selesainya sihh sayang?". Tanya Andi dengan cemberut.


"Ya sabar dong mas, tunggu 5 hari lagii". jawab Aurelia pada suaminya.


"Heum yaudah deh". Ujar Andi hanya bisa memeluk istrinya.


Beberapa jam kemudian mereka berdua bersiap untuk ke rumah kediaman Deffa, karena yang lainnya juga menginap dirumah Deffa, selama dalam perjalanan Aurelia selalu meminta suaminya mampir ke berbagai toko.


"Sayang kamu beli apaa aja sih? banyak banget". Ujar Andi pada istrinya.


"Beli buat semua orang ayaang, kan banyak banget nanti di rumah". Ujar Aurelia pada suaminya.


"Yaudah Syaang, kita lanjut lagi?". Tanya Andi pada istrinya.


"Ayok mas, aku udah beli semuanya kok". ja-wab Aurelia pada suaminya.


"Yaudah yuk". Ujar Andi diangguki oleh istrinya.


Beberapa jam kemudian mereka sampai dirumah kediamanan Deffa, semuanya sudah berkumpul kecuali Aurelia yang datang terakhir karena seringnya mampir ke toko.


"Wahh Aunty bawa apaan tuh?". Tanya Alva pada nya.


"Aunty bawa makanan, minuman sama mainan dongg". Jawab Aurelia mengecup pipi ponakan nya.


"Ish aku udah gede Aunty, jangan cium aku". Ujar Alva mengusap bekas ciuman Aurelia.


"Iyaa deh yang udah 21 tahun". Ujar Aurelia terkekeh.


"Bagaimana keadaan daddy? Daddy baikkan?". Tanya Aurelia sambil memeluk Deffa.


"Daddy baik sayang, kamu bagaimana? Andi Apakabar?". Tanya Deffa pada mereka berdua.


"Kita baik dad". Jawab mereka berdua.


Kini semuanya berbincang riang bersama ,, Hingga beberapa saat kemudian Aleshana kembaran Aurelia berlari karena rasa mualnya, apa jangan jangan kembarannya itu hamil pikirnya.


"Kamu kenapa nak?". Tanya Deffa dengan khawatir.


"Ngga papa dad, cuman masuk angin aja dad". Jawab Aleshana dengan dituntun oleh suaminya.


"Beneran sayang?". Tanya Deffa pada putrinya.

__ADS_1


"Beneran dad". Jawab Aleshana padanya.


Semuanya kembali berbincang riang bersama, hingga beberapa saat kemudian ponakan Aurelia yang masih kecil sudah tertidur dengan pulas, kemudian semuanya berpindah ke kamar untuk beristirahat.


__ADS_2