My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 71#DIPTA (DITTO PRITA)


__ADS_3

Mereka berdua kini sedang menikmati senja dari kamar, Ditto memeluk istrinya sambil mengusap perut sang istri yang ternyata direspon oleh anaknya.


"Heyy, anak papah baik baik didalam sana, sebentar lagi kamu bakal lahir ke dunia syaang, jangan buat mamah sakit ya". Ujar Ditto lalu mengecup perut istrinya.


"Iyaa papah". Ujar Prita sambil mengelus rambut suaminya.


Ting!


...Strong Girl...


...Bersama dalam suka maupun duka...


Tasya_Sya23



Haii Aunty, lagi apa nih? Baby Leo penasaran dongg wkwk


Luna_Nana



Haii juga baby Leo, Aunty Lagi main sama sikembar A 😂


Gisella_Sella



Sama dongg nih si kembar A 😂


^^^Prita_Ditto^^^


^^^Gue belum lahiran wehh 😌^^^


Inggrita_Tata


Lo belum lahiran, lah gue? belum nikah 😵


Bella_Lala


Gue masih jauh ke lahiran, lo mah bentaran lagi, gue yakin beberapa menit lagi lo mules Tuh perutt


Saat Prita akan membalas chat grup tersebut, ia merasakan perutnya mules seperti yang dibilang oleh Bella, ia meringis kesakitan ini lebih dari sekedar mules.


^^^Prita_Ditto^^^


^^^Wehh sialan, perut gue sakit anjirr^^^


Sesudah mengirim chat digrup membuat semua sahabatnya panik, Prita mengcengkram bahu Ditto dengan erat membuat sang empunya kesakitan, tetapi saat melihat istrinya meringis sambil memegang perutnya ia panik.


"Ya ampun sayangg kamu kenapa". Ujarnya panik.


"Sakittt mas, kayanya mau lahiran dehh". Ujar Prita pada suaminya.


"Tapi kan kata dokter seminggu an lagi lahirannya sayang". Ujar Ditto padanya.


"Ya gatauuu sayangg, ishh sakittt mass". Teriak Prita pada suaminya.

__ADS_1


"Tahan sebentar sayang ya, aku panggilin Mommy sama Daddy dulu yaa". Ujar Ditto lalu berlari ke kamar mertuanya.


Tok Tok Tok


Mommy Bening dan Daddy Geonald membuka pintu, saat melihat menantu nya dengan ekspresi panik pun mereka tau terjadi sesuatu, langsung saja mereka lari ke kamar Prita.


"Ya ampun sayang, Ditto cepat bawa ke mobil, Mommy akan bawa pakaian untuk bayinya, kamu duluan aja berangkat nanti kita menyusul". Ujar Mommy Bening pada menantunya.


"Iyaa mom, Ayok sayang tahan sayang kamu pasti kuat oke". Ujar Ditto sambil menggendong istrinya masuk ke mobil.


Dengan keadaan panik Ditto harus tenang menjalankan mobilnya, ia melihat ke belakang istrinya masih terus kesakitan hingga akhirnya iapun sampai di rumah sakit milik keluarga Tasya.


"Dokter, tolong istri saya mau lahiran dokk". Teriak Ditto pada mereka.


Dokter dan suster langsung saja membawa Prita masuk keruangan bersalin di ikuti oleh Ditto, Ditto menunggu sejenak diluar karena disuruh dokter menunggu, tetapi beberapa menit kemudian mereka memanggil nya untuk masuk menemani sang istri.


"Sayang kamu kuat kamu pasti bisa oke". Ujar Ditto menyemangati istrinya serta mencium keningnya.


Tasya serta yang lainnya ke rumah sakit sedangkan untuk para anak dititipkan pada orang tua mereka, mereka melihat kedua orangtua Prita pun langsung menghampiri nya.


"Tante gimana Prita udah lahiran?". Tanya Tasya dengan nafas tersenggal.


"Tarik nafas keluarkan, jangan terburu buru berbicara kalau udah lari". Ujar Deffa pada Istrinya.


"Prita masih belum melahirkan baru pembukaan ke delapan". Ujar Mommy Bening pada sahabat putrinya.


"Semoga keduanya selamat dan sehat". Ujar Bella pada Mommy Bening.


"Iyaa semoga, kamu jalan ke berapa bulan?". Tanya Mommy Bening pada Bella.


Sedangkan Ditto yang berada di dalam ruangan menemani Prita berjalan jalan didalam ruang bersalin, hingga sudah pembukaan ke sepuluh Prita langsung saja mengejan karena sudah tidak tahan dengan rasa sakitnya.


"Emm mass sakittt". Ringis Prita pada suaminya.


"Iyaa sayang lampiasin rasa sakitnya pada mas". Ujar Ditto pada istriinya.


"Aaaa huft aaaa saakittttt". Teriak Prita sambil menarik rambut Ditto.


Astaga nak, cepat lah keluar jangan buat papah tersiksa sayangg. Batin Ditto tersiksa.


"Ayokk terus bu , kepala bayi nya sudah terlihat, ayok mengejan terus". Ujar Dokter kandungan tersebut pada Prita.


Hingga beberapa menit kemudian, Prita berhasil melahirkan anaknya dengan selamat dan sehat, mereka dikaruniai seorang putri yang begitu cantik dan imut.



"Selamat ya pak bu, anaknya perempuan cantik seperti ibu nya, kalau begitu saya permisi, nanti beberapa menit lagi ibu akan dipindahkan ke ruangan rawat". Ujar Dokter tersebut pada keduanya.


"Iyaa terimakasih bu". Ujar Mereka berdua.


Ditto langsung mencium seluruh wajah istrinya, ia sangat senang dengan kelahiran seorang putri diantara mereka berdua, walaupun anak pertama mereka bukan lelaki setidak nya mereka akan melalui hari yang indah bersama.


"Terimakasih sayang, kamu sudah berjuang menghadapi antara hidup dan mati". Ujar Ditto sambil memeluk istrinya.


"Iya sama sama mas, kamu sudah ada nama untuk putri kita?". Tanya Prita pada suaminya.


"Bagaimana dengan Ayla Putri Nurvalentina, kamu suka sayang?". Tanya Ditto pada istrinya.

__ADS_1


"Iyaa suka sayang tapii sayang". Ujar Prita pada suaminya.


"Tapi apa sayang?". Tanya Ditto pada istrinya.


"Namanya kok gaada terselip nama kamu sih?". Tanya Prita dengan cemberut pada suaminya.


"Sayang kan nama ku ngga ada Cocoknya sama anak kita, belakangnya Harvey, masa jadi Ayla Putri Nurvalentina Harvey? kan ga lucu sayang". Jawab Ditto pada istrinya.


"Ya gapapa sayang, aku ttep maunya ada nama kamu dibelakang anak kita sayang". Rengek Prita pada suaminya.


"Yaudah sayang kita tambahin Harvey nya". Ujar Ditto menenangkan istrinya.


Hingga beberapa menit kemudian mereka telah pindah ruangan, ruangan Prita langsung saja di kerumungi oleh banyak Nyaa orang, Tasya dan sahabatnya maju melihat bayi tersebut.


"Perempuan lelaki Prit?". Tanya Bella pada Prita.


"Perempuan La". Jawab Prita pada sahabatnya.


"Wahh asik nihh, namanya siapa?". Tanya Inggrita pada mereka berdua.


"Namanya adalah Ayla Putri Nurvalentina Harvey". Jawab Mereka berdua.


"Bagus namanya Mommy suka syang". Celetuk Mommy Bening saat yang lainnya diam.


Beberapa jam kemudian Tasya dan yang lainnya pamitan pulang karena sudah terlalu lama dirumah sakit, Tasya serta sahabat Prita yang lainnya juga merindukan anak anaknya terkecuali Inggrita dan Bella karena yang satu belum nikah yang satu belum lahiran.


Diruangan tersisa Ditto dan istrinya serta kedua orangtuanya yang sedang duduk disofa, Ditto menghampiri anak nya yang sedang tertidur, ia mengelus lembut pipi anaknya membuat Prita yang melihatnya senang.


"Haii tuan putri nya papah, tidur mulu sih syaang". Ujar Ditto pada Alya putrinya.


"Namanya juga masih bayi mas". Ujar Prita menempali suaminya.


"Sayang kamu mau makan sesuatu?". Tanya Ditto pada istrinya.


"Eum aku pengen pizza deh sayang". Jawab Prita pada suaminya.


"Haa pizza sayang? ga salah?". Tanya Ditto shock mendengarnya.


"Iyaa beneran mas, aku masih ngidam loh". Jawab Prita dengan bibir cemberut.


"Lah tapi kan anaknya udah lahir sayang". Ujar Ditto pada istrinya.


"Yaudah jangan dibeliin aja". Ujar Prita kesal pada suaminya.


Ditto akhirnya menuruti keinginan istrinya daripada ia nanti di cuekin selama beberapa hari, Prita yang melihat pesanan Pizza nya pun langsung senang dan memakannya.


"Makasih suamiku". Ujar Prita sambil tersenyum pada suaminya.


"Iyaa sama sama syaang". Ujar Ditto pada istrinya sambil mengelus rambut nya.


Bagaimana kelanjutannya?


Maaf telat update, semalem lupa nulis naskah:)


Jangan lupa Like and Comment juga Vote ya gays :)


Semangat membaca nya:)

__ADS_1


__ADS_2