
Ini bukan termasuk dalam cerita ya, ini khusus pribadi tentang Zibran, karena takut banyaknya para readers yang kebingungan dengan alur cerita bagian Zibran , maafkan author tidak detail di menceritakannya ya🙏🏻
Zibran Putra Salim merupakan anak tunggal, kedua orangtuanya meninggal saat ia masih berumur 5bulan, paman serta bibinya mengirim ia ke Panti Asuhan Fatimah karena tidak sanggup mengurus nya, Ibu panti mengurus Zibran dengan penuh kasih sayang seperti ibu kandungnya sendiri.
Saat umur Zibran menginjak 4 tahun paman dan bibi nya datang ke panti, berniat membawa Zibran kembali pergi dari panti, namun Zibran tidak mau karena dia sudah merasakan nyaman berada di Panti Asuhan Fatimah, bersama dengan anak - anak panti lainnya.
Empat tahun kemudian, datanglah seorang gadis kecil yang diantar oleh ibu tiri nya ke Panti karena tidak mau mengurus nya, selama disana Zibran selalu melihat gadis itu melamun, menatap kosong ke depan dan di bully oleh anak panti lainnya, padahal mereka sesama anak yang ditinggalkan oleh kedua orangtuanya.
Zibran tidak mengetahui nama dari gadis itu, dia berniat menghampiri gadis kecil itu, Zibran menatap wajah gadis kecil yang sedang menatap kosong ke depan, kadang gadis itu menangis dalam diam merindukan kedua orangtuanya, karena tidak tega Zibran mencoba menghibur gadis kecil itu .
Hingga suatu hari ia mengetahui nama gadis kecil itu yang bernama Luna Sasi Kirana, gadis yang selalu ia hibur dengan senang hati, sekarang gadis itu akan di bawa pergi oleh orang tua angkatnya siapa lagi kalau bukan Mami Cyndia dan Papi Maxim, Zibran mengenali mereka berdua karena selalu berkunjung ke panti.
__ADS_1
Zibran berjanji pada dirinya sendiri, bila ia nanti sudah besar akan mencari Luna untuk menepati janjinya, yaitu menikahi Luna Sasi Kirana yang ternyata memang ingin menikah dengannya, ia sempat berpikir takut karena mungkin Luna akan melupakannya jika sudah besar namun ia tepis pikiran buruknya itu.
Hingga ia berumur 18tahun ia langsung kuliah karena kecerdasannya, ia memasuki fakultas kedokteran karena ia suka dengan jurusan tersebut, Zibran masuk karena beasiswa dari seseorang yang entah siapa ia juga tidak mengetahuinya, ternyata selama dia kuliah selalu mengumpulkan uang bekal untuk membangun Rumah Sakit.
Dua tahun kemudian Zibran telah lulus sebagai dengan gelar Drs. Zibran Putra Salim, di karenakan dia sangatlah pintar jadi mudah baginya untuk lulus S1 , S2 maupun S3 hingga saat ia lulus Rumah Sakit itu telah menjadi tinggal dilapisi cat tembok untuk memperbagus, dia sangat bersyukur terhadap tuhan karena memiliki IQ, EQ dan SQ yang sangat tinggi di dalam dirinya itu.
Dia menjalani hari demi hari dengan baik, kini ia menjadi lelaki yang banyak dikagumi orang termasuk para gadis yang jauh lebih muda dibanding dirinya, para dokter serta suster di Rumah Sakit pun sama melihat Zibran dengan sangat terkesima, karena Zibran dokter muda sekaligus juga pemilik dari Rumah Sakit LZ - Emergency.
Dia sering mentransfer uang kepada paman serta bibinya, bagaimanapun juga mereka tetaplah keluarga yang Zibran punya, Zibran selalu di jodohkan oleh pamannya tetapi ia selalu menolak dengan halus karena ia masih menunggu Luna masa kecilnya, ia hanya ingin menikah dengan perempuan satu satunya yaitu Luna Sasi Kirana yang ia mau.
Ia awalnya bingung harus menghubungi siapa untuk pasien yang ia bawa, akhirnya Zibran memanggil salah satu kontak di HP pasien tersebut yang bernama 'Tasya_sayangku' mungkin sahabat dekatnya , pikir Zibran. Setelah ia menghubungi sahabatnya, hanya beberapa menit Tasya serta sahabatnya yang lain sudah berada di Rumah Sakit miliknya.
Ia menanyakan soal keluarga pasien, namun ia sangat terkejut ketika sahabat pasien tersebut menyebut nama gadis masa kecilnya 'Luna Sasi Kirana', ia berpikir mungkin saja banyak nama yang sama namun entah kejutan apalagi yang disiapkan oleh tuhan, dia kembali terkejut mendengar nama panti yang sama saat ia masih kecil yaitu 'Panti Asuhan Fatimah' .
__ADS_1
Zibran bertemu dengan kedua orangtua angkat Luna, ya benar mereka lah yang dulu sering mengunjungi panti, ia sangat merindukan sosok mereka berdua, Mami Cyndia dan Papi Maxim pun sama terkejutnya dengan Zibran saat tatapan mereka bertemu, membuat Tasya serta sahabatnya yang lain saling menoleh terkejut dengan apa yang mereka dengarkan.
Zibran pun menceritakan semuanya pada sahabat Luna gadis kecilnya dulu, membuat semua sahabatnya sontak tertawa dengan kata "Kakak aku mencintaimu, aku ingin menikah denganmu saat besar nanti" , saat itulah mereka tahu kenapa Luna selalu menolak lelaki mungkin karena menunggu sosok Zibran Putra Salim, sungguh pasangan sejati karena tidak menoleh kesamping atau ke belakang, mereka terus melangkah maju memperjuangkan kisah cinta mereka yang belum kelar.
Saat Luna sadar dari koma, Zibran mencium bibirnya membuat gadis dihadapannya marah - marah, namun ia tersenyum karena gadisnya tidak mengenali dirinya, ia akan memberikan kejutan pada gadis di depannya, ia sangat suka melihat Luna merasakan jengkel terhadap sikap dirinya, semenjak itu ia selalu mencium bibir gadis itu agar melihat reaksi Luna terhadapnya.
Saat Luna mengetahui kebenaran bahwa dokter yang selalu menciumnya, yang ia sebut dengan 'mesum' itu adalah lelaki yang sedari dulu ia tunggu, ia merasa malu kepada Zibran karena telah memarahinya bahkan menyebut Zibran dengan kata - kata kasar, sungguh ia ingin tenggelam dalam kolam renang sekarang juga saking malunya.
Saat Luna pulang Zibran pun ikut, karena dia ingin mengetahui rumah Luna agar mudah untuk dirinya berkunjung, saat tiba di rumah gadis itu sebagian orang ada yang terpana dengan ketampanan Zibran ada juga yang merasa biasa aja, ada satu teman Luna yang melihat Zibran dengan intens membuat gadis itu cemburu dan kesal, ia langsung bilang pada semua temannya 'Jangan berani mendekati cowok gue, awas aja ya' , perkataan Luna membuat Zibran tersenyum puas karena Luna mengakui dirinya sebagai milik dari Luna Sasi Kirana.
Setelah itu, barulah kisah cinta Luna dan Zibran dimulai, yang pastinya selalu ada rintangan, menguji seberapa mereka berjuang bersama dalam setiap rintangan yang ada, Zibran maupun Luna sama - sama memiliki banyak yang suka dan pastinya ada yang berniat merusak hubungan mereka berdua, apakah mereka akan tetap bertahan dalam kisah cinta mereka yang belum kelar?
Oke jangan lupa saksikan terus kisah cinta Tasya dan Deffa, Luna dan Zibran, Ditto dan Prita, dan masih banyak lagi yang akan author ceritakan kisah cinta mereka dalam satu novel ini.
__ADS_1
Semoga kalian suka ya sama karya novelku, jangan lupa Like and Comment ya gays:) Vote juga jangan lupa:)