My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 49#CAMPURAN


__ADS_3

Sesampainya Deffa dan Tasya di halaman pekarangan rumah, mereka melihat kedua pasang orangtua sedang duduk ditaman, saat melihat mobil Deffa dan Tasya masuk mereka langsung berdiri.


"Gimana jelasin sama mereka tentang bayi ini sayang?". Tanya Deffa panik pada sang istri.


"Biar aku aja yang jelasin sayang". Jawab Tasya dengan tenang.


"Yaudah kita turun sekarang". Ajak Deffa diangguki oleh suaminya.


"Tapi kamu dulu dehh, aku susah buka pintu dari dalem". Ujar Tasya pada suaminya.


Dua pasang orangtua yang melihat Deffa turun sendiri merasa heran, namun saat mereka berempat melihat Tasya yang keluar dengan sosok bayi setelah dibukakan pintu mobilnya oleh Deffa, mereka merasa terkejut anak bayi siapa yang dibawa oleh pasutri tersebut.


"Loh sayang, ini anak bayi punya siapa?". Tanya Mommy Tasya pada anaknya.


"Nanti aku jelasin pas malem dah kumpul semua ya biar ga capek akunya". Jawab Tasya lemas diangguki oleh mereka.


"Yaudah kalian masuk ke kamar, istirahat dulu. Kasian juga bayi nya ituu". Ujar Mommy Deffa menyuruh mereka.


"Oke mom". Jawab mereka berdua.


Hingga malam pun tiba, malam dimana mereka akan mengadakan acara barbeque tanpa Cleoza dan Gisella. Para sahabat Tasya dan Deffa juga sudah sampai sambil membawa bahan bahan yang lainnya, serta makanan minuman ringan mereka bawa.


Saat semuanya sedang menyiapkan untuk acara barbeque, Deffa dan Tasya masih sibuk mengurus bayi di dalam kamar karena masih pemula mereka kurang mengerti tentang mengurus anak.


"Sayang, repot yaa tapi menyenangkan". Ujar Deffa pada istrinya.


"Iya apalagi kalau anak kita udah lahir, ramai sudah keluarga kecil kita". Balas Tasya sambil tersenyum senang.


"Yaudah yuk kita turun ke bawah, kasian yang lain udah mulai masak". Ajak Deffa diangguki oleh istrinya.


Sedangkan yang sedang berbulan madu merasa iri karena tidak bisa mengikuti acara barbeque an, serta informasi tentang anak bayi yang Deffa dan Tasya temukan, ya mereka tau dari grup Kita Keren Bestiee.


Kembali lagi pada mereka yang sekarang sedang memulai memasak, sambil menunggu pasangan suami istri turun dari kamar, Luna yang akan mengambil alat di dapur mendengar suara langkah yang terdengar ditangga. Saat ia menoleh ke atas, ia melihat Tasya dan Deffa serta anak bayi tersebut membuat mereka tampak serasi.


"Boleh gue aja ngga yang gendong?". Tanya Luna tiba-tiba membuat pasangan suami istri tersebut kaget.


"Lun ngagetin aja sihh, emang lo bisa bawanya?". Tanya Tasya pada sahabatnya itu.

__ADS_1


"Hhee maaff, yaabisa sini kasih ke gue". Jawab Luna dengan cepat.


"Yaudah nih hatihati bawanyaa". Ujar Tasya diangguki oleh Luna.


Deffa dan Tasya serta Luna barengan ke taman belakang rumah bersama bayi mungil, sesampainya mereka disana semua melihat ke arah mereka berempat. Para sahabatnya mengurumbungi Luna yang menggendong anak bayi, namun dicegah oleh Tasya karena akan bahaya jika sambil berdiri takutnya jatuh.


"Lucuu amatt Syaa, cewek cowok?". Tanya Bella pada Tasya.


"Cowok, La". Jawab Tasya pada sahabatnya.


"Btw anak siapa inii?". Tanya Bella lagi pada sahabatnya itu.


"Okee semuanya dengerin penjelasan aku, jangan ada yang motong aku males jelasin ulang, Okeee?! ". Tanya Tasya pada semua yang berada disana.


"OKEE SIAPP!!". Teriak Mereka semua membuat anak bayi tersebut terbangun namun tidak menangis melainkan tersenyum.


"Ihh senyumnya lucu bangett sya". Ujar Luna diangguki yang lain.


"Iyaa dongg pastii". Ujar Tasyaa sambil tersenyum.


"Oke ngga akan lama lama, aku jelasin singkat aja ya, jadi aku tadi liat anak bayi ini dibuang ke tempat sampah tapi pake dus juga, aku kira dia ibu kandung yang jahat ternyata dia umurnya udah ga lama lagi, dia juga nitip pesan kalau yang menemukan anaknya jagalah dengan baik anggap sebagai anak sendiri, jadi gitu intinya". Ujar Tasya melanjutkan yang tadi terjeda kepada yang lain.


"Iyaa untungnya yang nemu bukaan manusia jahat, untungnya kalian yang nemu bayi tersebut". Ujar Mommy diangguki oleh semuanya.


"Karena aku udah ngejelasin, mendingan kita mulai deh barbeque an nya". Ujar Tasya pada semuanya termasuk juga Deffa.


Mereka pun kembali sibuk memasak yang telah terjeda sebentar, sementara Deffa dan Tasya hanya bisa melihat karena mereka harus menjaga anak angkatnya itu, mereka berdua telah memikirkan nama untuk anaknya yaitu Leonard Maxim Brata Abraham. Diambil dari dua marga yaitu dari Deffa dan Tasya, mereka memanggil anaknya dengan panggilan Leo.


"Ponakan gue namanya siapa nihh?". Tanya Devan pada sahabatnya.


"Namanya Leonard Maxim Brata Abraham panghil aja Leo". Jawab Deffa pada sahabatnya namun didengar oleh yang lain.


"Bagus banget nama ponakan gue". Ujar Bella diangguki oleh Luna.


"Iyaa baguss bangett sihh, Leo kalau udah gede nanti nikah sama anak Aunty yaa". Ujar Luna sambil mengelus kepala anak bayi tersebut.


"Ihh belum aja lo nikah, main jodoh²in anak.. Nikah dulu sono lo". Ujar Tasya pada sahabatnya itu.

__ADS_1


"Mau kok gue mau nikahh, liat aja wle". Ujar Luna membela diri sambil memeluk pacarnya.


Zibran pun ada disana karena pacarnya itu yang membuatnya tidak bisa menolak, jujur saja dia itu tidak mempunyai seorang sahabat, namun semenjak berpacaran dengan Luna ia menjadi punya sahabat dari pacar sahabatnya Luna ataupun Deffa suaminya Tasya.


"Minggu depan kita nikah". Ujar Zibran membalas memeluk pacarnya.


"Yang bener? kamu ngga boong kan?". Tanya Luna kagett.


"Ya bener dong ngapain aku boong coba". Jawab Zibran padanya.


"Seriuss nihh kalian mau nyusul?". Tanya Mommy Tasya pada mereka berdua.


"Iyaa dongg tante, masa kita jadi nyamuk terus". Jawab Zibran diangguki oleh Luna serta yang lainnya.


"Udah udahh, jangan dulu berdebat. Mending sekarang kita makan dulu yuk". Ajak Daddy Tasya memisahkan permasalahan tersebut.


Mereka asik memakan barbeque sambil canda tawa selalu terlontar, mungkin jauh disana ada yang mengiri, ya siapa lagi jika bukan Cleoza dan Gisella yang sedang berbulan madu. Saat Tasya akan memakan barbeque tersebut, tiba tiba saja ia merasakan gejolak dari perutnya, ya dia mual kembali padahal dia pengen banget makan itu tapi kondisi tubuhnya tidak memungkinkan.


"Huueekk". Tasya langsung menitipkan Baby Leo kepada sahabatnya sambil ia berlalu ke kamar mandi.


"Sayang kamu kenapa?". Tanya Deffa mengejar sang istri.


"Aku mual sayangg". Jawab Tasya dengan lemas.


"Masih kerasa sayang? atau kamu mau makan yang lain aja?". Tanya Deffa kepada istrinya.


"Aku kayanya pengen makan nasi Padang deh yang". Ujar Tasya pada suaminya.


"Oke aku beliin tapi kamu janji ya harus makan sampai habiss". Ujar Deffa pada istrinya di angguki.


Saat Deffa akan keluar membeli nasi Padang untuk sang istri, ia dihalangi oleh seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Prita sahabat Tasya. Deffa yang terburu buru langsung saja mengambil langkah kearah kanan, lalu ia akan menjalankan mobilnya tetapi terhenti karena teriakan.


"JANGAN LUPA BAWA MARTABAK YANG MANIS!! TITIPAN YANG LAIN". Teriak Prita pada Deffa.


Busett dahh dingin amat laki orang. Batin Prita saat melihat kepergian Deffa.


Bagaimana kelanjutannya?

__ADS_1


Penasaran? terus ikuti karya ku yaa :)


Maaff baru bisa update :)


__ADS_2