My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 53#CAMPURAN


__ADS_3

Kini mereka berdua sedang berada di sebuah tempat yang sangat indah, Tasya sendiri sangat menyukai tempatnya karena ini yang dipilih oleh Deffa untuk mereka berdua, Deffa sendiri ingin memanjakan istrinya karena sedang hamil seringkali sensitif.


"Kamu suka sayang?". Tanya Deffa sambil memeluk Tasya dari belakang.


"Iyaa aku sukaa, makasih yaa mas". Jawab Tasya membalikkan badannya dan memeluk suaminya.


"Baguslah kalau kamu suka". Ujar Deffa sambil mengelus rambut Tasya.


Mereka akhirnya memilih menginap di Villa tersebut, karena suasana nya yang sejuk serta pemandangan nya yang indah, Deffa mengajak istrinya ke Villa yang ia beli dari waktu itu. Ternyata pilihannya tidak salah, pasti istrinya menyukai Villa ini.


"Oh Iyaa emang Villa ini punya siapa?". Tanya Tasya pada Deffa.


"Ini Villa kita sayang, kamu ngga sadar pas didepan ada bacaan (DesyaVilla)?". Tanya balik Deffa padanya.


"Eumm, Ohh iyaa aku inget.. aku pikir emang itu nama Villa dari yang punya". Jawab Tasya padanya.


"Iya kan memang kita yang punya syaang". Ujar Deffa mencium bibir sang istri.


"Ish maksud akutuh kirain aku DESYA itu nama perempuan suamiku". Ujar Tasya gemas padanya.


"Iya syaang iyaa, yaudah mending kita pesen makanan yuk". Ajak Deffa pada Istrinya langsung diangguki.


Villa ini sudah lengkap dengan restoran nya, Deffa merenovasi Villa ini sesudah ia beli dan mengubahnya menjadi seperti hotel, karena ada kolam renang serta restoran yang chef nya pun terkenal.


"Wow sayangg, ini kayanya enak enak deh makanannya". Ujar Tasya pada suaminya.


"Iya pasti Syaang, yaudah kamu pesan aja aku mau ke toilet dulu ya". Ujar Deffa diangguki oleh istrinya.


Saat Tasya sedang membulak balik buku menu, tiba tiba saja ada yang duduk ditempat Deffa, saat ia menengok betapa terkejutnya Tasya saat mengetahui bahwa Steven yang ada di kursi tersebut.


"Ngapain lo disini?!". Tanya Tasya sambil berdiri.


"Sya, aku mau minta maaf, aku tau aku salah sungguh Sya aku masih cinta sama kamu". Ujar Steven membuat Tasya muak mendengarnya.


"Gue ga perduli, gue udah bahagia sekarang, pergii lo dari sini!! PERGII!!". Ujar Tasya dengan tegas pada Steven.


"Ngga, sebelum kamu kembali sama aku". Ujar Steven sambil memegang tangan Tasya.


"Lepas!! lepasin tangan gue!!". Teriak Tasya pada Steven.


"Ngga akan gue lepass, ikutt gue!!!". Teriak Steven sambil memegang tangan Tasya dengan erat.


"Ngga, gue gamauu!!! lepasin STEVEN!!!". Teriak Tasya kesal.

__ADS_1


Deffa yang sudah kembali dari toilet melihat kejadian itu, ia langsung saja menghampiri Tasya yang sedang berusaha melepaskan tangannya dari bajingan itu. Ia langsung menendang tangan Steven hingga terlepas pegangannya.


"Berani lo sentuh istri gue!!". Teriak Deffa sambil memegang kerah baju Steven.


Kenapa dia bisa tauu Villa ini? bukannya cuman Deffa aja yang tau. Batin Tasya bingung.


"Karena lo rebut Dia Dari gue!". Ujar Steven pada Deffa.


"Gue rebut Tasya dari lo? lo tuh yang selingkuh brengsek!". Ujar Deffa kesal pada Steven.


Steven menegang ditempat saat tahu Deffa mengetahui ia yang berselingkuh, Deffa yang melihatnya menyeringai serta menyeret Steven keluar dari Villa. Deffa bingung, tau darimana Steven Villa yang ia kunjungi dengan istrinya.


"Sayang, kamu gapapa? ada yang sakit?". Tanya Deffa khawatir pada istrinya.


"Aku gapapa sayang, tapi tangan aku agak lebam sih". Jawab Tasya pada suaminya.


"Brengsek!! liat aja nanti". Ujar Deffa kesal melihat istrinya lebam garagara Steven.


"Udah sayangg, mending kita gajadi nginep deh, aku takut.. Dia tau darimana Villa ini? apa dia ngikutin kita?". Tanya Tasya pada suaminya.


"Aku akan perketat penjagaan di Villa ini sayang, mungkin dia ngikutin kita, lebih baik kita pulang sekarang aja sebelum kemaleman". Jawab Deffa pada istrinya.


"Untung aja aku belum mesen loh tadi". Ujar Tasya sambil jalan menuju tempat mobil Deffa parkir.


Deffa dan Tasya pada akhirnya memilih pulang ke rumah orangtua Deffa, sebelumnya mereka sudah memberi kabar melalu grup keluarga bahwa mereka berdua akan menginap di villa, tetapi tiba tiba saja mereka pulang hari itu juga.


"Ngga jadi mom". Jawab Deffa lesu.


"Kenapa ngga jadi sayang?". Tanya Mommy Nissa pada Tasya.


"Ya karena ada pengacau mom, jadi Tasya takut dia bakalan terus disana". Jawab Tasya juga sama lesu nya.


Padahal gue suka banget di Villa tadi, garagara si brengsek Steven Arghh. Batin Tasya kesal.


"Siapa yang ganggu kalian berdua? berani sekali!". Tanya Daddy Anton pada mereka berdua.


"Si Steven, dad". Jawab Deffa pada Daddynya.


"Berani sekali dia, apa menantu daddy terluka?". Tanya Daddy Anton diangguki oleh Tasya.


"Daddy liat aja tangan aku lebam garagara dia megang tangan aku erat banget". Jawab Tasya mengadu pada mertua nya.


"Kurang ajar!! liat aja akan daddy balas". Ujar Daddy Anton pada Tasya.

__ADS_1


"Ada apa ini?". Tanya Alexa yang baru saja akan mengambil minum.


"Ini liat lah tangan kakak ipar mu". Jawab Daddy Anton pada putrinya.


"Siapa yang berani nyakitin kak Tasya? bilang sama aku biar aku lempar dia ke rawa rawa". Ujar Alexa Justru membuat yang lain tertawa.


"Kenapa kalian malah tertawa sih?". Tanya Alexa kesal.


"Ya abisnya, kamu ada ada aja, emang bisa kamu ngangkat orang nya? kuat gitu?". Tanya Mommy Nissa meledek anaknya.


"Ish Mommy nyebelin, udah aku mau ke atas ngantuk, byee". Ujar Alexa sambil berlari.


"Sayangg, jangan larii nanti jatuhh". Daddy Anton mengingatkan putrinya.


"Okee dad!". Ujar Alexa sedikit berteriak.


"Yaudah mending kalian juga sana bersih bersih terus tidur ya, atau mau makan dulu?". Tanya Mommy Nissa pada mereka berdua.


"Makan deh mom, aku lapar soalnya tadi kan gajadi". Jawab Tasya pada Mommy Nissa.


"Yaudah Deffa kamu juga makan sana, Mommy ke atas dulu". Ujar Mommy Nissa diangguki oleh Deffa.


"Uhh akhirnya aku bisa makan dengan tenang". Ujar Tasya sambil mengambil beberapa lauk makan.


"Yaudah kamu makan yang kenyang, biar kamu sama si kembar nyenyak tidurnya". Ujar Deffa pada istrinya sambil mengusap perutnya.


Tidak terasa mereka selesai makan, Tasya serta Deffa menaiki tangga menuju kamar mereka yang diatas, sesampainya di kamar yang lebih dulu bersih bersih Deffa karena Tasya masih harus menenangkan perutnya.


"Uhh anak Mommy kenyang?". Tanya Tasya sambil mengusap perutnya yang sudah keliatan membuncit.


"Mommy ngga nyangka akan dapet anak secara kembar, makasih kalian udah hadir didalam perut mommy". Ujar Tasya terharu.


Muaachh..


"Baik baik ya syaangnya daddy". Ujar Deffa setelah mencium perut Tasya.


"Udah beres mandinya syang?". Tanya Tasya diangguki oleh suaminya.


"Yaudah sana kamu bersih bersih syaang". Ujar Deffa diangguki oleh istrinya.


Makasih telah hadir diperut Mommy twin's. Batin Deffa sambil tersenyum.


Mau tau kelanjutannya?

__ADS_1


Terus ikuti kisah nya ya guys :)


Maaf ya baru update lagi :)


__ADS_2