My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 94#AYLI (AYUMNA LION)


__ADS_3

Waktu tak terasa kini Lion menjadi seorang CEO di perusahaan nya sendiri, berkat abang iparnya Gavin yang mengajari ia memakai uang seperlunya aja, hingga kini Lion membuka banyak cabang di berbagai daerah.


"Mas Lion". Ujar seseorang dibelakang Lion.


"Hayy sayang, kamu sama siapa ke kantor? bagaimana baby nya rewel tidak?". Tanya Lion pada istrinya.


"Diantar supir mas, alhamdulillah ngga rewel kok mas, mereka baik". Jawab nya sambil mengelus perutnya yang buncit.


"Wahh pinternya anak daddy yaa, sehat sehat yaa sayang". Ujar Lion mengecup perut istrinya.


"Mas, kamu udah makan?". tanya nya pada Lion.


"Belum sayang ,kan nunggu kamu". Jawab Lion pada istrinya.


Lion menikah dengan gadis yang ia sukai sejak kecil, siapa lagi jika bukan Ayumna yang juga menyukai Lion, selisih umur mereka beda 4tahun. Kini Lion berumur 26tahun sedangkan Ayumna berumur 22tahun.


Mereka menikah sudah satu tahun, namun Ayumna baru merasakan hamil sekarang karena dulu Ayumna sempat koma saat akan ke kantor Lion suaminya, maka semenjak kejadian itu Ayumna selalu diantar oleh supir kemanapun jika Lion sedang ada urusan.


"Yaudah makan dulu mas, nih aku udah masakin makanan kesukaan kamu dan juga kue Redvelvet kesukaan kamu". Ujar Ayumna sambil mengeluarkan apa yang dia bawa.


"Wahhh, istriku ini makin pintar yaa memasak nya, padahal awal awal ga gtu loh yangg". Ujar Lion pada istrinya.


"Iyaa kan proses mas, ga harus langsung bisa dong, yang bisa motor juga pasti ada jatuhnya ga langsung lancar". Ujar Ayumna menyandarkan kepalanya pada lengan suaminya.


"Iyaa benar apa yang kamu bilang sayang". Ujar Lion sambil memakan makanannya.


Ayumna melihat suaminya yang makan dengan lahap, ia merasa senang berarti masakannya semakin kesini semakin membaik pikirnya, ia mengelus perutnya yang sudah memasuki usia yang ke 8bulan.


"Anak Mommy, baik baik disana yaa syaang, Mommy serta yang lainnya menunggu kalian". Ujar Ayumna mengelus perutnya yang langsung di respon tendangan lembut oleh anaknya.


"Kalian mengerti ya sayang? tendangan kalian lembut banget beda dari biasanya". Ujar Ayumna terkekeh.


"Pasti dongg, anak daddy kan pintar makanya tidak akan membuat mommy kesakitan, ya kan sayang". Ujar Lion yang baru selesai makan.


"Daddy sangat menantikan kehadiran kalian sayang". Ujarnya lagi mengelus perut buncit istrinya.


Dug


Dug


Dug

__ADS_1


Lion serta Ayumna tersenyum melihat tendangan anak mereka sangatlah jelas di perut buncit istrinya, Lion gemas pun mengecup perut istrinya berkali kali membuat Ayumna tertawa karena geli.


"Mas gelii ihh". Ujar Ayumna pada suaminya.


"Biasanya juga sukaa sayang". Ujar Lion pada istrinya.


"Iyaa tapi kamu mulai tumbuh kumisnya mas, geli ke perut akunya". Ujar Ayumna pada suaminya.


"Ohh yaa? mas kok ngga nyadar?". Tanya Lion pada istrinya.


"Yaiyalah mas ngga sadar, orang tiap mau ke kantor, aku yang ngurus mas, mas ga pernah liat kaca juga". jawab Ayumna terkekeh.


Mendengar jawaban istrinya, Lion berlari menuju kaca di dekat lemari dokumen, ternyata memang benar tumbuh kumis tipis di atas mulutnya, ia pun segera mencukur nya di kamar mandi.


Ayumna yang melihat tingkah laku suaminya pun tersenyum gelii, segitunya Lion ingin mencium perutnya sampai kumis yang baru tumbuh sedikit pun di cukur, Ayumna memakan sedikit kue Redvelvet yang dia buat ternyataa rasanya enak.


"Sedikit demi sedikit ada kemajuan , nanti buka Cafe ajalah". Gumam Ayumna sambil tersenyum.


"Buka apa sayang?". Tanya Lion sedikit mendengar gumam an Ayumna.


"Ahh itu mas, aku akan buka Cafe, boleh?". Tanya Ayumna sambil menatapnya.


"Boleh sayang, jika anak kita sudah berumur 2tahun deh". Jawab Lion membuat Ayumna tersenyum senang.


"Iya sama sama sayang". Ujarnya mengusap rambut istrinya.


Beberapa jam kemudian, mereka pulang bersama setelah Ayumna tidur di kamar pribadi Lion yang ada diruangannya, Ayumna meminta pada suaminya untuk berhenti sebentar di pinggir jalan karena ia ingin memakan jajanan tersebut.


"Sayang, tapi itu gabaik buat kandungan kamu". Ujar Lion pada istrinya.


"Tapi aku pengen mas". ujarnya dengan wajah memelas.


"Yaudah boleh, Ayok mas antar". Ujar Lion membuat Ayumna senang.


"Ayok mas". ujar Ayumna pada suaminya.


Lion senang melihat istrinya senang, maka saat istrinya menatap dengan wajah memelas seperti tadi membuat Lion tidak tega, hampir semua penjual Ayumna beli dagangannya.


"Sayang, kamu yakin bakalan abis semuanya?". Tanya Lion menatap heran pada istrinya.


"Ya pasti habislah mas, kan berempat yang makannya". jawab Ayumna pada suaminya.

__ADS_1


"Berempat? kan kamu hamil kembar 3 bukan empat sayang". Ujar Lion bingung pada istrinya.


"Ishh akunya ngga di itung sayang". Ujar Ayumna kesal sambil memakan telur gulung.


"Oohh iyaa sayangg, maaf yaa sayangnya mas, mas baru sadar". Ujar Lion mengecup kening istrinya.


"Heum yaudah gapapa mas". Ujar Ayumna sambil tersenyum pada suaminya.


Beberapa jam kemudian, mereka sampai dirumah kediaman Triadi, ya untuk sementara mereka tinggal di rumah orangtua Ayumna, agar istrinya ada teman saat ia ke kantor.


"Wahh kak Ayu sudah pulang". Ujar para adiknya.


"Iyaa sayang, sudah pada makan?". Tanya Ayumna pada adiknya.


"Udah kak". Jawab mereka.


"Syukurlah, ohh iyaa mom dad kemana?". Tanya Ayumna yang sudah duduk disofa.


"Ada kak, di kamar". Jawab Lexi padanya.


"Baiklah sayang, kalian sudah belajar kembali?". Tanya Ayumna diangguki oleh keempatnya.


Ayumna dan suaminya berpamitan pada adik mereka untuk ke kamar, dan para adik Ayumna kembali bermain bersama di ruang keluarga, untung saja mereka sudah berumur 9tahun jadi Ayumna tidak perlu khawatir adiknya menghilang.


Sesampainya di kamar mereka, Lion langsung memeluk istrinya dari belakang serta menutupi wajahnya di ceruk leher istrinya, membuat Ayumna kegelian karena tingkah laku suaminya.


"Mas, lepas dulu ihh, aku mau mandii, gerahh mas". Ujar Ayumna meronta ronta.


"Mandi berdua aja sayang, tapi sebelum itu mas harus mengunjungi anak anak". Ujar Lion dengan bergairah.


"Mas ihh masih sore lohh mas". Ujar Ayumna tidak Lion dengar.


"Mass ihhh jangann". Rengek Ayumna pada suaminya.


Hingga beberapa jam kemudian Ayumna terlelap karena kelelahan akibat suaminya, niat mandi malah menjadi mandi keringat, Lion pun tertidur dengan memeluk istrinya.


Beberapa menit kemudian, Ayumna terbangun dan kaget melihat jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, berarti ia tertidur lama sekali lalu menoleh pada suaminya yang masih tertidur.


"Mas, bangunn!! udah jam 7 malam mas!!". Teriak Ayumna membuat Lion langsung terbangun.


"Sayang, kamu bangunin nya ngga banget dehh, di usap kekk lembut gitu banguninnya, ini malah teriakin mas". Ujar Lion cemberut pada istrinya.

__ADS_1


"Ihh masalahnya udah jam 7 malam mas, pasti tadi Mommy udah memanggil kita". Ujar Ayumna membuat Lion melirik jam.


Lion dan Ayumna segera mandi bersama tanpa adegan lebih, karena pasti semuanya menunggu mereka apalagi ada adik mereka yang pasti kelaparan menunggu di ruang makan. Lion mengutuk dirinya karena tidak bisa menahan rasa keinginannya.


__ADS_2