My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 55#LEXTA (ALEX INGGRITA)


__ADS_3

Kini mereka berdua sedang berada di taman dekat perumahan tempat Deffa dan Tasya, mereka berdua bisa berada di taman karena Tasya dan yang lainnya menyuruh mereka berkenalan lebih dekat.


"Eheum". Inggrita berdehem.


"Kenapa?". Tanya Alex dingin.


Didepan semua Alex memang akan hangat tetapi jika hanya berdua dia akan datar serta dingin, Inggrita hanya bisa terdiam ia emang terbiasa berbicara dengan yang lain. Bahkan kebanyakan dari mereka kalau kumpul banyak yang mukanya datar dan dingin banget.


"Gapapa, gue cuman mau bilang kalau lo ga mau kenal sama gue ya gausah dipaksa". Ujar Inggrita pada Alex dengan cuek.


"Lagian, gue juga ogah kenal sama lo cuman karena lo temennya sahabat gue, gue oke aja". Ujar Alex dengan muka datarnya.


Nyebelin banget sih, nyesel gue muji dia tadi. Batin Inggrita saat melihat Alex.


Inggrita memilih meninggalkan Alex, lalu kembali masuk kedalam rumah sahabatnya. Dipertengahan ia akan ke tempat kumpul, tak sengaja ia melihat Bella dan Keenan bermesraan membuat moodnya makin buruk. Sesampainya disana ia merasa iri, dirinya sendiri sedangkan yang lainnya berpasangan.


"Loh Grit, kok udah lagi padahal baru beberapa menit loh". Ujar Tasya pada sahabatnya.


"Udah deh, jangan nyuruh gue kenal deket sama dia, nyebelin banget". Ujar Inggrita dengan kesal.


"Ngapa sih lo? kesel kenapa?". Tanya Prita pada sahabatnya.


"Tau ahh, sebel gue.. mending gue pulang aja". Ujar Inggrita sambil berlalu pergi.


"Ngapa tuh bocah?". Tanya Bella saat Inggrita berlari melewatinya.


Semuanya hanya bisa mengangkat kedua bahunya, tiba tiba Alex datang membuat semuanya melirik ke arahnya. Alex merasa aneh karena semuanya melihat ke arahnya, apakah ada yang salah penampilannya pikirnya.


"Kenapa kalian liatin gue kaya gitu?". Tanya Alex pada semuanya.


"Lo apain sahabat gue? sampai dia kesel gitu?". Tanya Prita pada Alex.


"Gue? ngga ngapa²in sahabat lo kok". Jawab Alex dengan muka datarnya.


"Oohh Pantesan aja dia kesel, orang lo nya datar amat". Ujar Tasya saat melihat muka datar Alex.


"Perasaan tadi lo ga datar gitu". Ujar Deffa pada Alex.


"Dia mah gitu orangnya, mending lo kejar gih Tuh si Rita". Ujar Ditto pada sahabatnya.


"Buruan! malah diem aja lo". Lanjut Ditto saat melihat sahabatnya hanya diam.


Alex langsung pergi dari sana menyusul Inggrita, tetapi saat ia kesana orangnya ngga ada. Ada rasa bersalah dihati Alex karena membuat Inggrita kesal. Dia terus menerus mencari sampai ia menemukan Inggrita dihadang oleh beberapa preman.

__ADS_1


"Woyy!! lepasin cewek gue". Teriak Alex pada mereka.


"Wahh ada yang sok jadi pahlawan". Ujar salah satu preman tersebut.


"Mau lo apa Hah!". Ujar Alex dengan marah.


"Gue mau cewek ini". Ujarnya sambil menunjuk Inggrita.


"Enak aja lo, dia cewek gue". Ujar Alex kesal.


Baru aja salah satu preman akan menghajar Alex tetapi tidak jadi, karena mereka mendengar suara mobil polisi yang langsung saja membuat mereka lari. Alex dan Inggrita merasa lega, keduanya tidak sadar kalau tangan mereka berpegangan.


"Lo ngga papa kan?". Tanya Alex padanya.


"Iya, gue gapapa kok, makasih ya udah nolongin gue". Jawab Inggrita dengan suara lembut.


Ternyata kalau gini lebih baik. Batin Alex.


"Gue mau minta maaf sama lo". Ujar Alex pada Inggrita.


"Buat apa?". Tanya Inggrita pada Alex.


"Maaf kalau misalnya omongan gue bikin lo sakit hati atau kesel". Jawab Alex padanya.


"Iya gapapa kok, tapi lepasin tangan gue dulu bisa?". Tanya Inggrita membuat Alex langsung melepaskan tangannya.


"Lo mau kemana sih? yang lain masih disana loh". Ujar Alex pada nya.


"Gue mau pulang aja, serasa nyamuk gue disana". Jawab Inggrita padanya.


"Owhh lo iri ya sama mereka kan?". Tanya Alex tepat sasaran.


"Dihh ngga ya, ngapain gue iri". Jawab Inggrita dengan gugup.


"Fine, gue anter lo pulang aja". Ujar Alex pada Inggrita.


Seharusnya gue belajar buat lupain masalalu serta hilangin rasa trauma gue kan. Batin Alex sambil menatap Inggrita.


Alex pun mengabari para sahabatnya bahwa ia dan Inggrita tidak balik lagi ke rumah Deffa dan Tasya, Alex langsung aja mengandeng tangan Inggrita untuk masuk ke mobil nya. Kebetulan Inggrita memang berangkat naik taksi bersama Bella waktu ke rumah Tasya.


"Loh ini kita mau kemana sih?". Tanya Inggrita karena jalan ke arah rumah nya berbeda.


"Kita makan dulu, lagian gue gatau rumah lo". Jawab Alex membuat Inggrita gemas.

__ADS_1


"Ishh bilang kek atau nanya gtu". Ujar Inggrita pada Alex.


"Udah jangan banyak bacot lo". Ujar Alex pada Inggrita.


Mungkin ini sifat aslinya dia ya, ternyata ngga sedingin yang gue kira. Batin Inggrita.


Sesampainya mereka di Cafe, Alex masih mengandeng tangan Inggrita, membuat Inggrita merasakan gugup karena ini pertama kalinya ada Cowok yang gandeng tangan dia, Alex pun berusaha tenang karena bagaimana pun ini untuk pertama kali dia berusaha lupa akan traumanya.


Santaii lex, lo pasti bisa. Batin Alex.


Duh makin degdegan jantung gue. Batin Inggrita.


"Lo mau makan apa?". Tanya Alex pada Inggrita.


"Bentar gue liat dulu". Jawab Inggrita diangguki oleh Alex.


Beberapa menit kemudian pesanan mereka berdua tiba, pelayan tersebut memberikan sebuah kartu pada mereka, yang ternyata kartu tersebut kartu pemenang bagi pasangan ke 10 yang datang ke Cafe tersebut.


"Wahh enak nih dapet makanan gratis". Ujar Alex pada Inggrita.


"Tapi kan kita bukan pasangan". Ujar Inggrita pada Alex.


"Masih belum jadi pasangan, ya biarin lah ambil aja". Ujar Alex pada Inggrita.


"Yaudah dehh gue ikut lo aja". Ujar Inggrita pada Alex.


Mereka menikmati makanan yang mereka pesan, Alex memakan makanan sambil memandang Inggrita, melihat cara makan Inggrita yang bar bar tanpa memikirkan image nya, membuat Alex kagum dan senang melihat nya.


"Kenapa liatin gue? ada yang aneh?". Tanya Inggrita saat Alex menatapnya.


"Ngga kok, gue cuman suka aja cara makan lo". Ujar Alex pada Inggrita.


"Orang mah suka sama cewek yang kalem makannya bukan bar bar kaya gue". Ujar Inggrita pada Alex.


"Tapi gue suka nya cara makan lo, titik gapake koma". Ujar Alex membuat Inggrita gugup.


"Gausah gugup gitu kali, yaudah lanjutin aja makannya habis ini gue mau ajak lo ke suatu tempat". Ujar Alex diangguki oleh Inggrita.


Aduh lama lama gue punya penyakit jantungan, degdegan mulu sih. Batin Inggrita.


Kayanya gue suka sama dia, gue harus deketin dia sampai nikah terus menua bersama deh. Batin Alex sambil tersenyum memandang Inggrita.


Beberapa menit kemudian akhirnya mereka selesai makan, saat akan pulang mereka dikasih makanan gratis berupa cemilan yang sedang viral saat ini, Alex dan Inggrita pun pergi meninggalkan tempat tersebut.

__ADS_1


Bagaimana kelanjutannya?


Tetap saksikan terus cerita Nyaa :)


__ADS_2