
Gisella serta yang lainnya sedang mengunjungi keponakan nya, ia melihat Baby Leo yang sedang merangkak ke arah adiknya. Tasya yang melihat perkembangan Baby Leo pun senang, ia gemas sekali dengan ke lima anaknya.
"Halo ponakan Aunty". Sapa mereka pada ke lima nya.
"Nty Nty". Ujar Baby Leo sambil tangannya terbuka minta digendong.
Karena ke empat sahabatnya sedang mengandung Inggrita ingin sekali menggendong Baby Leo, namun ia tidak tau caranya menggendong karena selama ini ia hanya diam melihat para sahabatnya, ia melirik Bella yang yang sedang menatap ke arah nya.
"Lo ga tau cara nge gendongnya?". Tanya Bella pada Inggrita.
"Iyaa gue gabisa Bella, bantuin dong". Ujar Inggrita pada mereka semua.
"Sini gue ajarin, awas hatihati jangan gugup lo megang nya". Ujar Bella memberikan Baby Leo pada Inggrita.
Inggrita tersenyum senang karena Baby Leo yang anteng di pelukannya, Bella ingin sekali menggendong nya tapi ia sedang mengandung dengan usia kandungan satu bulan, ternyata waktu Tasya lahiran ia telah hamil namun tidak merasakan tanda tanda kehamilannya.
Ahh ternyata aku memang sedang hamil, aku bahagia. Batin Bella sambil mengelus perutnya.
Inggrita asik dengan Baby Leon sedangkan yang lainnya asik mengajak main Baby Twins, Gisella mengelus perutnya yang terasa sakit namun ia abaikan saja, lagipula lahirannya semingguan lari tetapi semakin ia abaikan sakitnya semakin terasa.
"Ssstt, mmhh". Ringis Gisella membuat semuanya menoleh.
"Sell, lo kenapa? sakit perutnya? bilang sama gue Sell". Tanya Tasya panik melihat istri sepupunya meringis sambil memegang perutnya.
"Ahh gue gapapa, mungkin keram aja karena kebanyakan ketawa tadi sama sikembar". Jawab Gisella berusaha tenang padahal rasanya luar biasa sakit.
Ya ampun, ini kan bukan Hpl lahiran nya, tapi kenapa sakit bangett, ya ampun sakit bangett Mas cleo!!. Batin Gisella berteriak.
Tasya tidak percaya begitu saja karena ia sudah mengalaminya, ia pun menelepon Cleoza yang kebetulan sedang ada di taman belakang bersama sahabatnya termasuk Deffa.
Cleoza yang sedang berbincang pun terhenti karena ponselnya berdering, saat melihat nama 'Sepupuku Tasya' ia pun mengangkat alisnya. Hingga beberapa detik baru ia mengangkat telpon dari Tasya, membuat mereka yang ada disana penasaran.
"Siapa Cleo?". Tanya Deffa pada Cleoza.
"Tasya Def, bentar". Jawab Cleoza diangguki Deffa.
Hubungan tersambung..
__ADS_1
"Halo sya, kenapa?".
[Mending sekarang ke dalem, kayanya Gisella mau lahiran deh, daritadi sakit perutnya]
"Yang bener lo? gue kesitu sekarang".
[Oke, cepetan ini ketuban nya udah pecah]
Mendengar teriakan Tasya membuat Cleoza langsung berlari, Deffa yang lainnya pun menyusul karena Cleoza tergesa gesa masuk ke dalam rumah, saat sampai disana mereka kaget ternyata Gisella istri dari Cleoza akan melahirkan.
"Sayang, kita ke rumah sakit sekarang ya, diantara kalian boleh ga anterin gue?". Tanya Cleoza pada Deffa serta yang lain.
"Gue aja, kebetulan ada urusan di rumau sakit, sayang mas pergi dulu ya, kamu diem aja dulu di rumah Tasya". Ujar Zibran lalu mencium kening istrinya setelah itu pergi menyusul Cleoza.
Sementara para lelaki dan istrinya menyusul kecuali Tasya dan Deffa serta Luna, Tasya tidak bisa ke rumah sakit karena ia pun masih merasa lemas pasca lahiran bayi kembar.
"Aduh semoga Gisella sama bayinya selamat ya Sya". Ujar Luna pada Tasya.
"Iyaa aamiin Lun, btw lo gapapa kan? Apa lo juga bakalan lahiran hari ini?". Tanya Tasya pada Luna.
"Gila aja, orang gue baru nginjak 8bulan Sya". Jawab Luna kesal pada sahabatnya.
"Iyaa kita beda sebulan, lo udah lahiran, Gisella mau lahiran , gue bulan depan terus Prita deh, kalau Bella kan 8 bulan lagi". Ujar Luna pada Tasya.
Deffa hanya mendengarkan percakapan mereka sambil menggendong anaknya Lion, anak pertama mereka dari empat saudara kembarnya. Deffa pun melihat ke arah Dion, Anna dan juga Ayna yang sedang menatap ke arahnya .
"Pah pah". Panggil Baby Leo padanya.
"Ehh anak Appah udah bangun sayang?". Tanya Deffa karena tadi anaknya tertidur dipelukan Inggrita.
Tasya dan Luna pun menoleh ke arah Deffa dan para bayi, Luna pun menggendong Baby Anna yang sangat menggemaskan walaupun semuanya juga sama menggemaskan, Luna mencium pipi Baby Anna dengan hatihati membuat bayi tersebut tersenyum senang.
"Ahh ponakan Aunty suka ya syang?". Tanya Luna pada Baby Anna.
"Nty Nty". Panggil Baby Leo saat melihat Luna asik dengan Baby Anna.
"Iyaa kenapa ponakan Aunty yang ganteng?". Tanya Luna yang sedaritadi menatap Baby Anna.
__ADS_1
"Luk luk nty". Ujar Baby Leo pada Luna.
"Ohh mau di peluk sayang? sebentar Aunty tidurkan Baby Anna dulu ya". Ujar Luna diangguki dengan lucu oleh Baby Leo.
Sementara itu dirumah sakit Prita serta yang lainnya sedang menunggu diluar ruangan bersalin, btw soal kuliah mereka sudah lulus 5 bulan yang lalu. Kedua pasang paruh baya namun masih terlihat muda menghampiri mereka.
"Gimana keadaan Gisella?". Tanya Mami Diandra mertuanya.
"Masih didalam tante, kita berdoa saja semoga lahirannya lancar dan juga keduanya selamat tante". Jawab Keenan pada Mami Diandra.
"Aamiin, tapi kemana Tasya sama Deffa dan juga Luna?". Tanya Mami Diandra pada mereka.
"Tante kan tau Tasya habis lahiran, pasti haruss banyak istirahat tante, begitu juga dengan Luna yang sudah akan masuk ke 9 bulan kehamilannya". Jawab Prita pada Mami Diandra.
Beberapa jam kemudian terdengarlah suara bayi setiap 5 menit sekali, tidak ada teriakan seperti Deffa dan Tasya karena Cleoza dan Gisella sudah membayangkan sebelumnya jadi mereka berusaha tenang.
"Alhamdulillah, selamat pak bu anaknya kembar 3 dengan berat 3,8kg, dua lekaki dan satu perempuan, semoga anak bapak dan ibu sehat selalu dan menjadi anak yang berbakti pada kedua orangtuanya". Ujar Dokter tersebut.
"Iyaa aamiin dok terimakasih doanya". Ujar Gisella pada dokter tersebut.
"Kalau begitu saya pamit". Ujar dokter kandungan tersebut diangguki oleh Keduanya.
"Terimakasih sayang, kamu sudah berjuang untuk melahirkan anak kita, Mas mencintaimu sayang". Ujar Cleoza sambil mengecup kening istrinya.
Brak..
Tiba tiba pintu terbuka oleh banyaknya orang, padahal Gisella belum pindah ruangan tetapi keluarganya tidak sabaran untuk melihat baby kembar dari Gisella dan Cleoza.
"Ya ampun cucu oma cantik dan tampan". Ujar Mommy Gisella saat melihat ketiganya.
"Kemarin Tasya kembar empat , sekarang Gisella kembar tiga, Luna gatau kembar berapa, aku masa cuman satu sih mas". Ujar Prita pada suaminya.
"Harusnya kamu bersyukur sayang, karena masih banyak diluaran sana belum dikaruniai seorang anak, bahkan ada yang harus mengadopsi anak di panti asuhan karena salah satu dari mereka mandul". Ujar Ditto pada istrinya.
"Aduhh maafin Mommy sayang, seharusnya Mommy bersyukur karena kamu hadir di kehidupan Mommy". Ujar Prita mengelus perutnya yang sudah 7 bulan.
Bagaimana kelanjutannya?
__ADS_1
Jangan Lupa Like and Comment juga Vote ya guys:)