My Handsome Husband

My Handsome Husband
Bonchap 5


__ADS_3

"Sini kamuu!! berani nya yaa ngerjain suami sendiri". Ujarnya menggelitiki istrinya.


"Hahaha ampun mas, Gelii mas lepass". Ujarnya pada suaminya itu.


"Kamu harus dihukum, berani banget kamu ngerjain mas, mas udah panik karena kesiangan loh sayang eh taunya baru jam 5 pagi". Ujar nya masih tetap menggelitiki istrinya.


"Hahah iyaa maaf mas, ampun mas gelii". Ujarnya pada suaminya.


Kendri menghentikan aksinya karena melihat istrinya yang meringis kesakitan, ia khawatir namun ia kena jebakan karena sekarang Kendri lah yang di gelitiki oleh istrinya, membuat nya terbahak karena geli begitupun istrinya yang senang melihatnya.


"Clauna hentikan hahaha gelii sayang". Ujar Kendri pada istrinya.


"Hahah sekarang giliran mas yang ngerasain yang aku rasakan tadi". Ujar Clauna sambil tertawa.


"Hahah dasar kamu sayang, kamu balas dendam namanya". Ujar Kendri pada istrinya.


"Udah ahh aku capek, ketawa mulu daritadi". Ujar Clauna yang tiduran disamping suaminya.


"Ngga ada yang nyuruh kamu ketawa sayang". Ujar Kendri menatap istrinya.


"Mas, jangan natap aku kaya gitu, maluu". Ujar Clauna menutup mukanya dengan tangannya.


Kendri membuka tangan istrinya yang menutupi wajah, lalu mengecup bibir istrinya dengan lembut hingga berubah menjadi sebuah *******, Kendri memegang pipi istrinya untuk memperdalam ciumannya.


"Hmmahh mas". ujar Clauna dengan mata sayu nya.


"Iyaa syaang, kita lakukan sekarang". Ujar Kendri pada istrinya.


"Ngga mas, aku lagi halangan loh". Ujar Clauna membuat Kendri lemas.


"Sejak kapan sayang?". Tanya Kendri di atas tubuh istrinya.


"Udah tiga hari sih mas". Jawab Clauna pada suaminya.


"Heumm masih lama dongg". Ujar Kendri yang membenamkan wajahnya di dada istrinya.


"Tunggu 4 hari lagi mas". Ujar Clauna mengusap rambut suaminya.


Beberapa jam kemudian Kendri sudah bersiap dengan baju kantornya, ia mengecup bibir istrinya sekilas sebelum berangkat ke kantor, sudah jam 8 asistennya terus menelponnya sebab ia belum tiba di perusahaan.


"Nanti siang aku ke kantor ya mas". Ujar Clauna pada suaminya.


"Iyaa syaang, mas berangkat ya". Ujarnya mengecup kening istrinya.

__ADS_1


"Iyaa hatihati mas, jaga mata jaga hati juga". Ujar Clauna pada suaminya.


"Pasti sayang, mendapatkanmu saja penuh perjuangan". Ujar Kendri pada istrinya.


Melihat suaminya sudah pergi, ia pun memasuki rumahnya untuk beberes rumah, karena tidak butuh pekerja kecuali jika ia sudah mempunyai anak, sambil menunggu waktu jam makan siang suaminya ia menyibukkan diri menulis novel.


"Ah aku bikin novel baru aja dehh kayanya seru, biarlah ngga ada yang baca juga yang penting aku bisa menyibukkan diri saat bosan". Ujarnya lalu mengeluarkan laptop.


"Judulnya apa yaa? heum 'Dinikahi CEO Tampan' deh bagus kayanya". Ujarnya sambil mengetikkan sesuatu di laptop.


"Ehh apa 'Suamiku CEO Tampan' aja gitu ya? ahh aku bingung". Ujar Clauna mengacak rambutnya.


Hingga beberapa saat kemudian ia sudah menemukan judul yang bagus, ia menulis sambil memakan cemilannya serta beberapa kali ia berhenti untuk sekedar melihat jam, karena takut kebablasan pikirnya.


"Ahh akhirnya selesai juga, biarlah baru beberapa episode, nanti aku lanjut lagi". Ujarnya menatap laptop nya.


"Sekarang aku harus bersiap siap untuk pergi ke kantor". Ujarnya merapihkan barang yang ia gunakan tadi.


"Baru jam 11 siang, masih ada waktu buat aku masak". Ujarnya sambil berlalu pergi ke dapur.


Beberapa jam kemudian, kini Clauna sudah tiba di kantor suaminya, ia tersenyum ramah pada karyawan suaminya, hingga bertemu dengan sepasang suami istri yang tak lain adalah Aurelia dan Andi.


"Ehh kak Lia , bang Andi Apakabar?". Tanya Clauna pada mereka.


"Baik Clau , kamu sendiri apakabar? udah ada tanda tanda belum?". Tanya Aurelia pada adik sepupu nya.


"Sama dong aku juga lagi halangan". Ujar Aurelia membuat Andi menatapnya.


"Orang mah ngasih kabar tuh 'saMa dong aku juga lagi hamil' , halangan udah gaaneh lagii". Ujar Andi pada mereka berdua.


Clauna terkekeh begitu juga dengan Aurelia, hingga beberapa menit kemudian Clauna sampai di luar ruangan suaminya setelah berbincang dengan Aurelia, ia mengetuk pintu ruangan suaminya hingga terdengar suara suaminya yang menyuruh masuk.


"Loh sayang, kenapa ngga langsung masuk aja sih?". Tanya Kendri saat melihat istrinya.


"Takutnya mas masih ada urusan sama yang lain". Jawab Clauna menghampiri suaminya.


"Ya engga lah, orang terakhir yang bertemu dengan mas aja tadi Aurelia sayang". Ujar Kendri pada istrinya.


"Iyaa deh mas, oh ya mas masih banyak kerjaannya?". Tanya Clauna pada suaminya.


"Sedikit lagi sayang, kenapa memangnya?". Tanya Kendri pada istrinya.


"Gapapa sih mas, yaudah aku siapin dulu makanannya ya mas". Jawab Clauna pada suaminya.

__ADS_1


Hingga beberapa menit kemudian Kendri menghampiri istrinya yang sudah menyiapkan makan siang untuknya, betapa senangnya ia masakan istrinya semakin enak walau pertama menikah sering keasinan atau kemanisan bahkan hambar.


"Kamu ga makan syaang?". Tanya Kendri melihat istrinya diam saja.


"Ngga mas, aku masih kenyang, kamu aja makan". Jawab Clauna pada suaminya.


"Yaudah temenin mas makan aja yaa". Ujar Kendri pada istrinya.


"Iyaa mas". Ujar Clauna tersenyum pada suaminya.


Beberapa menit kemudian Kendri selesai memakan makanannya sampai habis, ia melirik istrinya yang tertidur selama menemaninya makan, melihat itu ia langsung saja memindahkan istrinya ke kamar pribadi di ruangannya.


"Terimakasih sayang, kamu sudah menerimaku sebagai suamimu, walau dulu aku sempat menyerah karena hatimu sulit sekali ku buka". Ujar Kendri menatap istrinya.


"I love you so much sayang". Ujarnya mengecup kening istrinya serta bibirnya yang selalu menjadi candu untuknya.


Kendri melanjutkan pekerjaannya sambil menunggu istrinya terbangun, hingga beberapa saat kemudian asistennya datang ke ruangan memberitahunya bahwa mertuanya berkunjung ke perusahaan, membuat Kendri langsung menyuruh asisten nya agar mertuanya masuk.


"Bagaimana kabarmu nak?". Tanya Cleoza pada Kendri.


"Baik papii, bagaimana kabar Papi dan juga mami?". Tanya balik Kendri padanya.


"Kita baik nak, oh ya apa Clauna kemari?". Tanya Gisella pada menantunya.


"Iyaa mii, memangnya kenapa?". Tanya Kendri pada Gisella.


"Terus kemana istrimu itu?". Tanya Gisella pada menantunya.


"Lagi tidur mi". Jawab Kendri pada Gisella.


"Pantas mami telepon tidak ada jawaban". Ujar Cleoza pada Kendri.


"Mami, papi". Panggil seseorang padanya.


"Yang diomongin muncul juga". Ujar Cleoza terkekeh.


"Kalian ngomongin apa? awas ngejelekin aku?". Tanya Clauna duduk di samping suaminya.


Mereka berbincang kembali dengan riang bersama hingga beberapa menit kemudian Cleoza dan Gisella pamit untuk pulang, karena mereka akan ada acara kumpul bersama yang lainnya termasuk Deffa. Kini tersisa Kendri dan Clauna diruangan.


"Hmmahh mas kebiasaan deh ihh". Ujar Clauna pada suaminya.


"Habisnya aku rindu sayang". Ujar Kendri masih mencium lembut bibir istrinya.

__ADS_1


"Ya, tapi ingat aku lagi halangan loh mas, boleh bagian atas bagian bawah jangan". Ujar Clauna membuat Kendri senang.


Clauna tersenyum senang melihatnya, ia tidak mau suaminya jajan diluar karena ia tidak memberikannya, Clauna hanya menikmati apa yang dilakukan suaminya sesekali ia mendesah.


__ADS_2