
"LEXI!! KAMU APAIN ANAKKU". Teriak seseorang pada Alexo.
"Apaan sih sayang? masih pagi udah teriak teriak, berisik tau ngga?". Tanya Alexi padanya.
"Apaan kamu bilang? kenapa kamu dandanin kaya cowok, diakan cewek ihh". Ujarnya kesal terhadap suaminya.
"Ya gapapa dong sayang kan keren". Ujar Alexi pada istrinya.
"Keren muluttmu". Ujarnya kesal lalu mengganti pakaian anaknya.
Alexo yang melihat itupun merasa bersalah, ia segera memeluk istrinya itu, sungguh ia tidak bermaksud untuk membuat istrinya kesal, sedangkan sang istri sendiri hanya terdiam dipeluk oleh suaminya.
"Mas lepas! aku lagi ganti baju nya Syakilla ". Ujar nya pada Alexi.
"Alena sayang, maafin aku ya buat kamu kesal seperti itu, habisnya aku pengen anak cowok". Ujar Alexi pada istrinya.
"Ohhh jadi kamu ga terima gitu kalau yang lahir perempuan? iyaa mas?". Tanya Alena dengan dingin.
"Syang, ngga gitu maksud mas, maaf kalau ucapan aku salah". Ujar Alexi menunduk pada istrinya.
"Udah sana, berangkat ke kantor". Ujar Alena tanpa melirik suaminya.
Alexi tetap saja memeluk istrinya, membuat Alena menghela nafasnya, ia pun membalas pelukan suaminya dengan lembut, sejujurnya ia pun tidak bisa jika harus memarahi suaminya, wajar saja suaminya selalu salah memakaikan baju, karena suaminya itu ingin mempunyai anak lelaki tetapi yang lahir perempuan.
"Udah ya mas, sekarang berangkat ke kantor, masa bos nya telat sih". Ujar Alena tersenyum pada suaminya.
"Makasih sayang, sekali lagi maafin aku ya sayang". Ujar Alexi membenamkan wajahnya di dada istrinya.
"Iyaa mas gapapa, sekarang mending kamu berangkat mas". Ujar Alena pada suaminya.
"Baiklah, mas berangkat ya sayang, Cantiknya daddy jangan bikin mommy pusing ya sayang jangan rewel , daddy berangkat kerja dulu sayang". Ujar Alexi mengecup kening anaknya.
Alexo mengecup kening istrinya serta bibirnya, setelah itu ia pergi meninggalkan istrinya bersama anaknya, Alena mengajak anaknya yang baru memasuki umur 1tahun itu bermain ke rumah saudaranya.
Umur Alena sudah memasuki usia 28tahun begitupun juga dengan Alexi, mereka sudah menikah selama satu tahun dan baru di karuniai seorang anak perempuan, walaupun bukan anak lelaki Alexi tetap bersyukur.
Ting!
...Alena Istriku ❤...
...Online...
Mas, aku izin yaa ke rumah kak Ayana
^^^Iyaa sayang, diantar mang ujang ya, nanti pulangnya aku jemput^^^
__ADS_1
Oke mas, love you ❤
^^^Love you more Syaang ❤^^^
Setelah mendapatkan izin dari suaminya, segera Alena mengabari Ayana atau Nasrananda setelah nya ia berangkat, selama dalam perjalanan Baby Syakilla selalu mengoceh tidak jelas hingga beberapa menit kemudian mereka sampai di rumah kediaman Ayana.
Ayana yang saat itu sedang bermain dengan anaknya harus menghentikannya karena bel pintu berbunyi, Ayana bangkit dari duduknya di ikuti oleh anaknya Elzandra yang sudah lancar berjalan.
"Haii Kak Ayana, ponakan Aunty yang makin tampan". Sapa Alena saat pintu terbuka.
"Halo Alena, ponakan aunty yang cantikk". Ujar Ayana memeluk adik kembarannya.
"Halo Nty Al, dek Killa". Ujar Elzandra membuat Alena dan Ayana tersenyum.
Mereka pun masuk ke dalam ruang tamu, Ayana meninggalkan Alena sebentar untuk ke dapur, sesudahnya Ayana membawakan minuman serta cemilan untuk adiknya.
"Padahal gausah repot repot kak". Ujar Alena padq Ayana.
"Repot apanya sihh? orang cuman nyuguhin minum sama cemilan, kalau nyuguhinnya anak kecil baru repot". Ujar Ayana terkekeh pada Alena.
"Ish kakak bisa aja, ohh ya kak besok kita datang ke nikahan nya kak Aleshana dan Kak Aziandra kan?". Tanya Alena pada kakaknya.
"Ahh iyaa benar, disaat yang lainnya udah nikah dan punya anak, sikembar Aurelia dan Aleshana baru menemukan jodohnya eh tapi masih banyak juga sih yang belum menemukan jodohnya". Jawab Ayana pada adiknya.
"Ya ngga akan bisa lah dek, orang kak Ayumna duluan yang udah nikah sama abangnya Aleshana". Ujar Ayana sambil menyuapi anaknya makan.
"Ahh benar juga sih kak". Ujar Alena sambil mengangguk anggukan kepalanya.
Beberapa jam kemudian Alexi datang untuk menjemput Alena beserta anaknya, Elzandra memeluk unclenya disambut oleh Alexi serta mengecup kening ponakannya, Alexi juga mengecup kening anaknya karena bagaimanapun juga Syakilla adalah darah dagingnya.
"Senang sayang main sama abang?". Tanya Alexi pada putrinya.
"Yah yah". Oceh Syakilla pada Alexi.
"Yaudah kita pamit ya kak, salam sama bang Dirga". Ujar Alena diangguki oleh Ayana.
"Dahh ponakan Aunty, kapan kapan ketemu lagi yaa". Ujar Alena mengecup pipi gembul ponakannya.
Dalam perjalanan pulang, Syakilla selalu mengoceh pada Alena walaupun Alexi sebagai daddy nya tidak begitu paham seperti istrinya, jadi Alexi hanya mengangguk anggukan kepalanya.
Sesampainya di rumah kediaman mereka, Alexi membukakan pintu mobil istrinya, Alena tersenyum pada suaminya lalu memasuki rumah bersama, saat memasuki rumah ternyata kedatangan Aleshana membuat kedua nya saling menoleh.
"Kak Ale". Panggil mereka pada Aleshana.
"Heii, akhirnya kalian pulang juga". Ujar Aleshana pada mereka berdua.
__ADS_1
"Emangnya kenapa kak?". Tanya Alena sambil mengajak Aleshana duduk.
"Cuman mau ngasih tau, kalian harus jadi bridesmaid besok". Jawab Aleshana pada keduanya.
"Loh kak, tapi gimana sama yang punya anak kecil?". Tanya Alexi pada nya.
"Ya titipin sama nenek kakeknya dong". Jawab Aleshana sambil tersenyum tipis.
Keduanya hanya bisa menganggukkan kepalanya, Aleshana pergi dari kediaman mereka berdua, Alexi memeluk istrinya yang sedang menatap pemandangan dari jendela, Alena yang menyadari itu pun langsung menoleh pada suaminya.
"Sayang". Panggilnya pada istrinya.
"Iyaa kenapa syaang?". tanya Alena pada suaminya.
"Kita bikin adik untuk Syakilla yuk". Ajak Alexi pada istrinya.
"Ihh Syakilla aja masih kecil mas, ngga usahh aneh aneh deh". Ujar Alena pada suaminya.
"Aneh gimana syaang? Yaudah deh bikinnya doang sayang, jadinya mahh nantii, udah lama loh aku puasa". Ujar Alexi pada istrinya.
"Yaudah mas, ayo". Ujar Alena membuat Alexi senang.
Mereka berdua sekarang sedang dikamar, baru aja Alexi akan memulainya, tiba tiba terdengar suara tangisan anaknya, membuat Alena langsung mendorong suaminya untuk menghampiri anaknya, Alexi hanya bisa bersabar lagi karena gagal buka puasa.
"Maaf yaa mas, habisnya anak kita masih kecil nanti tunggu waktu yang tepat". Ujar Alena hanya diangguki oleh suaminya.
"Jangan diam aja dong mas". Ujar Alena memeluk suaminya.
"Iyaa gapapa sayang". Ujar Alexi padanya.
"Yaudah mas, sebentar aku akan menidurkan Syakilla di ranjang". Ujar Alena diangguki oleh suaminya.
Beberapa jam kemudian Alexi merasa bahagia, karena istrinya ternyata mengabulkan permintaannya, ya mereka jadi melakukan hubungan intim membuat Alexi tersenyum sedaritadi, Alena yang melihat itupun tersenyum kecil.
"Mas kamu lucu banget sih". Gumam Alena sambil tersenyum.
"Apa sayang?". Tanya Alexi yang mendengar gumaman istrinya namun tidak begitu jelas.
"Ngga mas, anak kita lucu yaa". Ujar Alena pada suaminya.
"Iya lucu, seperti mommy nya". Ujar Alexi membuat pipi Alena merah merona.
Alexi yang melihat itupun mengecup bibir istrinya, semakin membuat Alena merona sedangkan Alexi tertawa melihatnya, Alena pergi melihat anaknya daripada berada bersama suaminya yang membuat ia malu.
Maaf ya kemarin kecapean author nya:)
__ADS_1