My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 51#ZILU (ZIBRAN LUNA)


__ADS_3

Hari yang ditunggu tunggu telah tiba, yaitu Pernikahan Zibran dan Luna, kedua calon pengantin sama sama merasakan gugup karena mereka akan menjalani status sebagai suami istri, semoga saja mereka bisa menjalaninya sampai akhir hayat memisahkan mereka berdua.


"Gugup kan?". Tanya Deffa padanya.


"Iya nih bro, apa dulu waktu nikah lo juga gini?". Tanya Zibran pada Deffa.


"Pasti setiap yang mau nikah, bakalan gugup mau itu lelaki atau perempuan pasti ngerasain lah bro". Belum sempat Deffa menjawab tiba tiba Cleoza yang menjawabnya.


"Iyaa bener apa yang dibilang Cleo, lo santai aja rileks Zib". Ujar Deffa sambil menepuk pundak sang calon pengantin.


Sementara Tasya dan Gisella serta sahabat perempuan yang lainnya sedang berada dikamar pengantin, sedang melihat Luna yang masih di rias oleh perias. Sungguh membuat pangling emang jika sudah akan menikah, dulu Tasya serta Gisella pun merasakan nya.


"Bella, apa Zibran udah dateng?". Tanya Tasya saat melihat Bella masuk.


"Udah dateng daritadi, tinggal nungguin lo aja Lun". Jawab Bella sambil tarik nafas.


"Kenapa lo? kaya dikejar setan aja?". Tanya Inggrita pada nya.


"Ini lebih dari dikejar setan sih". Jawab Bella kesal.


"Udah udah, ini kan hari bahagia nya Luna, kalian jangan dulu berdebat". Ujar Prita pada mereka langsung diangguki mereka semua.


"Aduhh gue gugup nih". Ujar Luna pada sahabatnya.


"Itu biasa bagi yg mau nikah, dulu gue juga gtu". Ujar Gisella pada Luna.


"Dingin banget tangan lo Lun". Ujar Bella saat memegang tangan sahabatnya.


"Namanya juga lagi gugup, La. Lo juga nanti bakalan ngerasain sendiri atau kalian juga nanti bakal ngerasain gimana gugup nya yang mau nikah". Ujar Tasya pada Bella begitu juga dengan yang lainnya.


Tok.. Tok.. Tok..


"Sayang kamu udah siap?". Tanya Mommy Luna dari luar.


"Udah kok tan". Jawab Tasya sambil membuka pintu tersebut.


"Cantiknya anak Mommy, ngga kerasa kamu bakalan dibawa sama suami kamu nanti". Ujar Mommy Luna sambil berkaca kaca.


"Nantikan Luna pasti bakalan ngejenguk Mommy, walaupun udah pisah rumah". Ujar Luna pada Mommy nya.


"Yaudah mending kita kebawah ya, Sayang". Ujar Daddy Luna menyusul sang istri karena merasa lama sekali menjemput anaknya.


Akhirnya Luna serta yang lainnya keluar dari kamar, dibawah sana Zibran sedang menunggu dengan rasa gugup yang melanda, namun ia ditenangkan oleh Deffa serta yang lainnya. Namanya yang mau nikah pasti akan sangat gugup, apalagi mereka berdua baru aja dipertemukan kembali setelah belasan tahun terpisah.

__ADS_1


Hingga tibalah, Luna yang turun dari tangga terlihat oleh Zibran, membuat calon pengantin pria itu tiba bisa berpaling, karena calon istrinya itu sangat cantik sekali. Namun ia di sadarkan oleh Deffa, agar jangan terus melihat kesana dengan mulut terbuka seperti tadi.


Sumpah calon bini gue, cantik banget sih. Batin Zibran saat melihat Luna


Sedangkan Luna sendiri, merasakan hal yang sama. Ia gugup namun ia bisa menenangkan diri, karena hari ini adalah hari bahagia nya dia, walau dia bisa dibilang polos tapi jangan salah, ia selalu belajar dari video video menjadi istri yang baik untuk suaminya.


"Rileks, oke". Bisik Tasya diangguki oleh Luna.


Sesampainya Luna di bawah bersama dengan kedua orangtuanya menuju Zibran yang sedang menunggu, Luna sangat gugup namun kedua orangtuanya terus menenangkan dirinya.


"Zibran, om titip Luna ya, jaga dia seperti om menjaganya, jangan pernah kamu sakiti dia. Jika kamu bosan, pulangkan Luna pada om jangan kamu sakiti hatinya serta fisiknya". Ujar Daddy Luna membuat Luna terharu.


"Iya om, pastii Zibran akan lakukan.. Mana mungkin Zibran tega menyakiti orang yang Zibran sayang dan Cintai". Ujar Zibran pada calon mertuanya.


Sekarang Luna dan Zibran sudah berada diatas altar akan mengucapkan janji suci mereka berdua, setelah beberapa menit mereka mengucapkan janji suci akhirnya mereka sah menjadi suami dan istri.


Muaachh


Zibran mengecup bibir sang istri, membuat semua bertepuk tangan merasa gembira, Deffa dan Tasya serta yang lainnya menuju ke atas panggung, berfoto bersama sang pengantin membuat panggung terasa penuh.


"Selamat yaa bestiee". Ujar Tasya pada Luna.


"Semoga cepet ngisi, ya bestie". Ujar Bella pada Luna.


"Tinggal kita bertiga nih yang masih statusnya ga pasti". Ujar Inggrita pada mereka langsung diangguki oleh Prita, Bella.


"Jangan lupa gaspol nanti malem yaa bro". Ujar Deffa pada Zibran


"Iyaa bro, tapi semoga aja lo beruntung yaa". Ujar Cleoza pada Zibran.


"Emang kenapa?". Tanya Ditto pada Cleoza.


"Ya biasanya perempuan tuh, pas malam pertama ada yang datang bulan ada yang ngga bro". Jawaban Cleoza membuat Zibran panik.


"Jangan panik, lo berdoa aja semoga bini lo ga lagi halangan sekarang". Ujar Deffa menenangkan pengantin baru tersebut.


Semoga aja Luna ga halangan deh.Batin Zibran.


Beberapa jam kemudian, tibalah puncaknya malam hari yaitu berdansa berpasangan, Deffa jelas bersama Tasya begitu juga dengan Cleoza dan Gisella serta pengantin baru. Namun bagi mereka yang jomblo, harus mendadak menemukan pasangan mereka lewat topeng yang mereka gunakan.


Target depan mata. Batin Keenan saat melihat Bella.


Puncak acaranya kok gini sih, kan gue ga punya pasangan, ini kalau misalkan gue dapet yang jelek gimana. Batin Bella saat melihat kesana kemari.

__ADS_1


Hap..


Tiba tiba saja ada yang menarik pinggang Bella, membuat Bella terkejut bukan main, berbeda dengan pelaku yang hanya tersenyum senang. Bella panik namun MC telah menginfokan untuk semuanya agar berdansa.


"You are mine". Bisik Keenan pada Bella.


"Loh, kak Keenan". Bisik Bella kaget.


"Udah jangan kaget, mending kita selesaikan dansa nya". Ujar Keenan pada Bella.


Hingga akhirnya selesai sudah puncak malam tersebut, Deffa dan Tasya serta yang lainnya pamitan pada pasutri baru, hingga tersisa hanya kedua orang tua serta pengantin baru.


"Yaudah sana, kalian istirahat gih". Ujar Mommy Luna diangguki oleh mereka berdua.


Sesampainya mereka di kamar pengantin, banyak kado diatas kasur pengantin tersebut membuat mereka berdua menghela nafas, karena tadinya mereka akan beristirahat tetapi kasur penuh dengan kado.


"Banyak bangett". Keluh Luna pada suaminya.


"Yaudah kita pindahin dulu aja, besok dibuka ya". Ujar Zibran pada istrinya.


"Ngga ahh, aku mau buka sekarang aja kadonya". Ujar Luna pada suaminya.


"Yaudah ganti baju dulu sana". Ujar Zibran diangguki oleh Luna.


Saat Luna sampai di kamar mandi, ada yang membuat ia kaget karena tidak ada baju tidur biasa, akan tetapi malah baju lingerie yang ia lihat, ia tidak yakin memakainya pasti malu bangett.


Aduhh gimana iniii?. Batin Luna.


"Sayangg, udah?". Tanya Zibran dari Luna.


"Sebentar, sayang". Jawab Luna dari dalam.


Pakai ajalah, lagian depan suami, tapi tetep aja malu. Batin Luna pasrah.


Ceklek..


Zibran yang sedang membuka satu persatu kado yang terkecil pun memalingkan pandangan, betapa terkejutnya ia melihat sang istri memakai baju dinas yang membuat ia tidak bisa memalingkan mukanya.


Istri gue seksi banget. Batin Zibran saat melihat Luna.


"Ada yang salah?" Tanya Luna saat melihat suaminya hanya menatapnya.


Bagaimana kelanjutannya?

__ADS_1


Tetap ikuti ceritanya oke :)


__ADS_2