My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 36 #CAMPURAN


__ADS_3

Sebelum masuk ke dalam cerita, aku mau kasih sedikit informasi bahwa Sandra Anandita Ronald (anak kedua) ,Rangga Anandito Saputra (anak pertama) dan Sandryani Putri (anak ketiga) adalah anak dari pasangan suami istri yang bernama Raden Anandito Ronald dan Arumi Pramudia Saputri.


Jadi kenapa nama belakang mereka berbeda? karena mengambil dari salah satu marga keluarga mereka, dan untuk Sandryani Putri, ia merupakan anak dari sahabat Raden dan Arumi karena kedua sahabatnya meninggal saat sedang berjalan - jalan, untung saja bayi nya masih bisa di selamatkan dan mereka menamakan nya hampir serupa dengan nama ibu kandungnya yang bernama Anggita Putri dan Daniel Arkana Putra.


Jadi sudah jelaskan? takutnya kalian bingung gitu :)


...----------------...


Dua hari kemudian, kedua orangtua Cleoza mengundang kedua orangtua Gisella beserta dengan anaknya pula, mereka akan membahas tentang pernikahan Cleoza dan Gisella, karena mereka tidak mau mengadakan pertunangan jadi langsung saja ke pernikahan.


"Jadi disini kita berempat akan membahas pernikahan kalian". Ujar Mommy Cleoza.


"APA? NIKAH? KAPAN?". Teriak mereka berdua kaget.


"5 hari lagi, kalian tenang aja udah kita urus kok jadi kalian cuman cobain gaun pengantin juga kemeja nya". Ujar Daddy Cleoza.


"Yess!! akhirnya aku akan menikah dengan Gisell". Ujar Cleoza bahagia.


Segitu bahagianya kamu nak, semoga kamu selalu diberi kebahagiaan. Batin Mommy nya.


"Dan selama 5 hari ke depan, kalian tidak boleh bertemu dulu, kecuali hari yang di tentukan kalian akan bertemu kembali". Ujar Daddy Rizard.


"Yahh kenapa dad?". Tanya Gisella.


"Iyaa emang seperti itu sayang, dulu Mommy sama daddy juga ngga bertemu dulu". Bukan daddy nya yang menjawab namun Mommy Michelle.


"Tahan aja ngga akan kerasa kok sayang". Lanjut Mommy Michelle.


"Kalau bosen dirumah gimana dong?". Tanya Gisella.


"Kamu kan bisa main ke rumah teman kamu". Jawab Daddy Rizard.


"Tapi kan, aku cuman punya Cleoza dari semenjak aku kuliah dad". Ujar Gisella sedih.


"Yaudah nanti Mommy akan suruh Tasya dan sahabatnya beserta teman barunya untuk menemani kamu ya". Ujar Mommy Sandryani.


Mereka hanya menganggukkan kepalanya lesu, namun mereka harus kuat untuk tidak bertemu selama 5 hari ke depan, tapi untungnya mereka masih bisa Vc an atau telponan membuat rindu mereka sedikit terkurangi.


"Yaudah kita pulang ya San, ayo Gisell pulang". ajaknya pada anaknya.


"Tapi mom..".


"Ngga ada tapi - tapian, nanti juga ketemu sayang". Ujar Daddy Rizard memotong omongan anaknya.

__ADS_1


"Yaudah dehh, aku pulang ya". Ujar Gisella diangguki oleh Cleoza calon suaminya.


(Cieee calon suaminya, nyusul Tasya berarti, oke lanjut)


Setelah kepulangan Gisella beserta keluarga, kini Cleoza sedang duduk bersama kedua orangtua nya, mereka belum memberitahukan informasi tentang pernikahan Cleoza dan Gisella kepada keluarga besarnya.


"Hari ini, kita kumpul di rumah kakek untuk memberitahu kabar bahagia ini sayang". Ujar Mommy Sandryani.


"Nah bener tuh, sekalian makan bersama udah lama juga kan ngga". Ujar Daddy Abrizam.


"Iyaa udah deh, Cleo mah ngikut aja mom dad". Ujar Cleo pada keduanya.


Disisi lain tepatnya di rumah Keluarga besar Ronald, kini sudah ada Sandra dan Rangga beserta keluarga kecil mereka dan juga Deffa menantu dari Sandra, Sandry lah yang belum datang karena sedang dalam perjalanan menuju ke keluarganya.


"Emang ada apa sih dad? suruh kita ke sini?". Tanya Rangga.


"Adik kalian itu, mau ngasih tau kabar bahagia katanya". Jawab Daddy Raden.


"Kenapa ngga di telpon aja kasih tau nya". Celetuk Sandra.


"Karena akan lebih baik kasih tau langsung, udah ahh kita tunggu aja". Bukan daddy Raden yang menjawab melainkan Mommy Arumi.


Sedangkan di tempat lain Gisella sedang duduk di sofa, lebih tepatnya ia berada di keluarga besarnya, Gisella juga mempunyai saudara namun mereka sudah menikah semua sedangkan dirinya baru mau menikah nanti.


"5 hari lagi ayah". Jawab Rizard.


"Sama Cleoza kan bukan sama yang lain?". Tanya Bunda Asya Putri Clauren.


"Iyaa bunda, ngga sama yang lain kok orang Cleoza nya aja cinta sama cucu bunda ini". Jawab Mommy Michelle.


"Bagus dehh, kalau sama Cleoza, iya kan?". Tanya Bunda Asya pada suaminya.


"Iyaa bagus, nanti ada yang nemenin kakek main catur". Ujar Ayah Dewa.


"Ishh enak aja, suami aku itu nemenin aku bukan nemenin kakek". Ujar Gisella sebal pada kakeknya itu.


"Iyahh deh Iyaa nemenin kamu sayang". Ujar Bunda Asya langsung mendapat pelukan dari Gisella.


Tingg.. Tong...


"Nahh, kayanya mereka udah dateng, Mommy buka dulu". Ujar Mommy Arumi.


"Biar aku aja nek, yang buka". Ujar Bryan diangguki oleh neneknya.

__ADS_1


"Selamat siang semuanya". Sapa Sandryani pada keluarga.


"Selamat siang juga sayang, tante". Jawab mereka semua.


"Jadi ada apa kamu nyuruh kita semua kumpul di rumah Daddy? ". Tanya Rangga.


"Jadi gini kak, aku mau kasih tau kalau 5 hari lagi Cleoza akan menikah". Ujar Sandryani dengan wajah Bahagianya.


"Ohh itu toh ehh APAAA? MENIKAH? 5 HARI LAGI?". Teriak Rangga juga Sandra berbarengan membuatnya semuanya kaget karena mendengar teriakan juga kabar tersebut.


"Lama ngga kesini, sekalinya kesini ponakan tante ternyata mau nikah". Ujar Sandra menggoda Cleoza.


"Ish apa sih tante". Ujar Cleoza malu.


"Hahaha masa loe malu sih Za, Loe laki kan?". Tanya Bryan pada Cleoza.


"Kalo Loe ada di posisi gue, Loe bakalan ngerti ada saatnya lelaki malu bukan cewek aja". Ujar Cleoza membuat Bryan terdiam.


"Kenapa Loe, bisu?". Ledek Cleoza.


"Diem Loe!". Ujar Bryan kesal.


"Udah jangan berantem lagi, mending sekarang kita makan yu". Ajak Mommy Arumi diangguki oleh semuanya.


"Yaudah Sandra, Sandry bantu Mommy nyiapin semuanya ke meja makan". Ujar Mommy Arumi diangguki oleh keduanya.


Selama makan siang hanya ada suara dentingan garpu dan sendok, karena di keluarga mereka tidak boleh makan sambil berbicara menuruti adab - adab makan, setelah beberapa menit Tasya langsung berlari ke kamar mandi karena mualnya kembali terasa.


"Sayang, jangan lari inget ada baby". Teriak Deffa sambil menyusul istrinya.


"Sayang, kamu masih mual?". Tanya Deffa khawatir.


"Udah mendingan kok, sayang cuman lemes aja". Ujar Tasya pada semuanya.


"Yaudah kita ke kamar aja ya, istirahat sayang, tadi aku udah bilang sama semuanya". Ujar Deffa diangguki oleh istrinya.


Saat Tasya dan Deffa memilih istirahat, berbeda dengan yang lain mereka sedang berkumpul diruang tamu, sambil bercanda riang bersama namun kurang dua orang Deffa dan Tasya tidak ikut berkumpul bersama.


"Ehh mom, kayanya kalau nanti mending aku aja deh yang ngalamin mual, kasian kalau Gisella yang alamin". Celetuk Cleoza membuat semua menoleh ke arahnya.


Mampus! malu gue. Batin Cleoza.


Bagaimana kelanjutannya?

__ADS_1


Jangan lupa Like, Comment and Vote :)


__ADS_2