
Mereka berdua sedang berada disebuah butik ternama, Prita ingin membeli beberapa gaun, karena ia menebak pasti akan banyak yang menikah entah itu Bella ataupun Inggrita nanti.
"Sayang gimana aku cantik ngga pake baju ini?". Tanya Prita pada suaminya.
"Wahh sayang, kamu cantik bangett". Jawab Ditto dengan terpana.
"Eumhh Makasihh suamiku". Ujar Prita sambil tersenyum senang.
Prita dan Ditto pun melanjutkan perjalanan mereka setelah membeli gaun tersebut, tetapi sepertinya Prita melupakan sesuatu. Ia kan sedang hamil tetapi ia memilih gaun yang ukurannya pas, bagaimana kalau kedua sahabatnya menikah masih lama.
"Ahhh sayangg, aku lupaa". Ujar Prita sedih pada suaminya.
"Lupaa syaang? ada yang ketinggalan?". Tanya Ditto pada istrinya.
"Bukan tapi aku lupaa, aku beli gaun ukuran yang pas sama badan aku sedangkan aku beli gaun itu buat kenikahan sahabat aku yang entah kapan mereka nikahnya, Huaa ayanggg". Jawab Prita dengan nangis.
"Yaa ampun sayang, kan nanti bisa beli lagii.. itu gaun bisa kamu pakai kalau mau pergi sma aku aja". Ujar Ditto menenangkan istrinya.
"Heum iyaa yaa, aahh makasihh sayangg". Ujar Prita langsung memeluk suaminya.
"Iyaa sama sama istriku". Ujar Ditto membalas pelukan istrinya.
Lucu banget sih istri gue, untung aja dulu gue ga nyerah buat dia suka sama gue. Batin Ditto senang.
Sesampainya mereka ditempat kunjungan mereka yang kedua, yaitu pantai. Prita mengidam ingin ke pantai karena melihat story Luna, Ditto pun menyanggupinya karena itu perkara mudahh.
"Harusnya ke pantainya sorean aja ya biar langsung liat sunset". Ujar Prita pada suaminya.
"Kita kan bisa makan makan dulu atau jalan jalan dulu sayang sambil nunggu sore, kita juga bisa nginap kok syaang kalau kamu mau". Ujar Ditto pada istrinya.
"Wahh kalau gitu, aku mau dong sayang". Ujar Prita pada suaminya.
"Yaudah ayo, kita check in dulu sayang". Ajak Ditto diangguki oleh Prita.
Beberapa menit kemudian mereka sampai di kamar penginapan mereka, disana juga fasilitasnya lengkap juga pemandangannya indah karena Prita bisa melihat pantainya dari kamar.
"Sayang kamu lapar ngga? aku pesenin makanan ya?". Tanya Ditto pada istrinya.
"Iyaa aku lapar tapi kayanya aku pengen ayam geprek sama minumannya es kelapa dawegan sayang". Jawab Prita pada suaminya.
"Loh sayang kamu lagi hamil, jangan makan yang pedes yaa". Ujar Ditto kaget mendengar permintaan istrinya.
"Ish habisnya ga enak sayang kalau gaada rasa pedesnya". Ujar Prita cemberut.
"Yaudah IyA boleh, tapi sedikit aja pedesnya gausah banyak banyak yaa". Ujar Ditto pada istrinya.
"Ishh kok sedikit sayang? gaakan kerasa dong". Ujar Prita kesal pada suaminya.
"Yaudah gausah makan ayam geprek aja kalau gitu". Ujar Ditto pada istrinya.
__ADS_1
"Ish yaudah deh iya gapapa sedikit juga". Ujar Prita pada akhirnya.
"Anak pintar". Ujar Ditto sambil mengelus kepala Prita.
Beberapa menit kemudian pesanan mereka tiba, mereka makan didalam kamar karena Prita malas berjalan, mereka pun menikmati makanan tersebut apalagi Prita walau sedikit pedesnya ternyata bisa ia nikmati.
"Kenyang sayang? apa mau nambah?". Tanya Ditto pada istrinya.
"Udah ahh kenyang syang, kalau nambah perut aku kekenyangan nanti". Jawab Prita pada suaminya.
"Yaudah aku panggilin dulu staf ya buat ambil piring bekasnya". Ujar Ditto diangguki oleh Prita.
Prita melihat pemandangan dari kamar, sungguh cuaca yang terik membuat Prita malas keluar makanya ia menunggu sore saja, saat sedang asik melihat pemandangan tiba tiba aja ia mengantuk dan akhirnya ketiduran dimeja yang menghadap ke pantai.
"Sayangg". Panggil Ditto pada istrinya.
"Sayang kamu lagi ngap-ain?". Tanya Ditto pada istrinya.
"Loh kamu tidur sayang, gemes banget sih istri aku ini". Ujar Ditto sambil memindahkan Prita ke kasur.
"I love you Prita, istriku sayangku cintaku, muaachh". Ujar Ditto sambil mencium kening istrinya.
Ditto pun ikut tertidur sambil memeluk istrinya, mereka berdua tertidur pulas hingga suara ponselpun mereka tidak mendengarnya, karena mungkin akibat kenyang makan membuat mereka tidur nyenyak.
...Alexander_Alex...
Woyy lo dimana sih? gue tadi kerumah, kata bibi lo pergi sama bini lo
Ditto jawab ******!
Ish lo ngapain sih? bikin anak lo? kan udah jadi anaknya.
Wah parah nih bocah -_-
Gue kapan punya anak? his gue juga belum nikah, belum punya pasangan Ditto!!
Help me huaaa..
Sekedar info ya, Alex memang paling dekat dengan Ditto, makanya pesan pun tidak ada datarnya sama sekali. Alex sahabat Ditto satu satunya di luar negeri, begitupun dengan Alex. Walau sekarang pun ia memiliki banyak sahabat, tetapi hanya kepada Ditto lah ia selalu mengadu keluh kesahnya.
Beberapa jam kemudian, mereka berdua terbangun dari tidurnya. Prita masih memeluk suaminya, Ditto juga masih memeluk istrinya sambil melihat ponselnya karena sejak tadi berdering yang ternyata adalah mamahnya dan juga Alex sahabatnya.
"Siapa syaang?". Tanya Prita pada suaminya.
"Mamah sayang, juga ada pesan dari Alex ish nyebelin banget". Gerutu Ditto sambil terus memeluk istrinya.
"Yaudah kamu angkat aja dlu, siapa tau penting loh sayang". Ujar Prita pada suaminya.
"Yaudah deh". Ujar Ditto dengan lesu lalu mengangkat telepon itu.
__ADS_1
Ganggu bangett sih ahh. Batin Ditto kesal.
Hahah lucu banget suami guee. Batin Prita sambil tersenyum melihat suaminya.
"Apa katanya sayang?". Tanya Prita saat melihat suaminya selesai menelepon.
"Mereka nanya kita dimana, soalnya udah jam 4 sore, katanya mereka nungguin kita sayang". Jawab Ditto pada istrinya.
"Emangnya ada apa sayang? ada acara keluarga?". Tanya Prita pada suaminya.
"Mamah mau ngajak kamu pergi ke anniversary nikahan sahabatnya sayang, si Alex juga pengen curhat sama aku, dia galau ternyata". Jawab Ditto pada istrinya.
"Yaudah kita pulang syang, lagian aku udah ga pengen lagi liat sunset". Ujar Prita pada suaminya.
"Beneran Syaang?". Tanya Ditto diangguki oleh istrinya.
Akhirnya mereka berdua pergi meninggalkan tempat tersebut, selama dalam perjalanan Ditto masih aja cemberut membuat Prita gemas. Ia pun mencium pipi suaminya agar senang, tetapi masih aja cemberut.
"Kenapa sih suamiku yang ganteng ini?". Tanya Prita sambil memeluk lengan suaminya.
"Aku kesel sayangg, nanggung banget tadi ish". jawab Ditto pada istrinya.
"Yaudah, nanti malem lanjut, bebas mau berapa ronde tapi jangan bikin baby nya kegencet ya". Ujar Prita membuat suaminya senang.
"Aahhh, makasih sayangku cintakuu". Ujar Ditto diangguki oleh Prita.
Beberapa jam kemudian mereka sampai di pekarangan rumah orangtua Ditto, ternyata disanaa juga sudah ada Alex yang menunggu nya diruang tamu bersama kedua orang tua Ditto.
"Nah pulang juga akhirnya". Ujar Alex saat melihat Ditto dan Prita.
"Apaan sih lo Alex, ganggu aja tau". Ujar Ditto kesal padanya.
"Biarin aja wle". Ujarnya pada Ditto.
Gue kira emang cuek Tuh anak, ternyata aku tertipu kek laguu. Batin Prita saat melihat Alex.
"Syang, jangan tatap dia ,aku cemburu loh". Ujar Ditto saat melihat istrinya menatap sahabatnya.
"Berarti gue emang tampan kan". Ujar Alex pada sahabatnya.
"Udah ahh ribut mulu kalian mahh". Ujar Prita berlalu pergi pada orangtuanya.
"Nanti malam ikut mamah ya sayang". Ujarnya pada anaknya.
"Iya mamah, tapi Prita ke kamar dulu ya capek". Ujar Prita diangguki oleh orangtua Ditto.
Bagaimana kelanjutannya?
Mau tau? tetap semangat untuk membaca ya
__ADS_1