My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 68#CAMPURAN


__ADS_3

Kini Gisella dan Cleoza sudah berpindah ruangan beserta ketiga anaknya, di ikuti dengan keluarganya yang menyusul masuk ke dalam ruangan.


"Ahh yaa kalian sudah menyiapkan namanya?". Tanya Mami Diandra pada mereka berdua.


"Sudah mam". Jawab mereka berdua.


"Oh yaa namanya siapa dan juga urutan anak kalian dari pertama sampai ketiga siapa?". Tanya Mami Diandra pada mereka berdua.


"Untuk anak pertama lelaki mom, kedua perempuan dan terakhir lelaki juga, jadi gampang untuk membedakannya mom. Untuk nama Gisella yang akan menjawab nya mom". Jawab Cleoza pada Mommy nya.



1. Arkana Xavier Abrizam Brestand


2. Ariana Putri Abrizam Brestand


3. Arkananda Xavier Abrizam Brestand


"Aku mengambil nama dengan dua marga, apakah kalian setuju?". Tanya Gisella pada para orangtua.


"Mami setuju sayang, berarti Arkan, Ana dan Nanda manggilnya ya". Jawab Mami Diandra diangguki oleh Gisella.


Kini giliran para sahabatnya yang mengucapkan selamat pada Gisella terkecuali Tasya, yang hanya mengirimkan pesan beserta foto ke lima bayi nya dengan ucapan 'Selamat atas kelahirannya Aunty, nanti aku menyusul' .


"Wahh ponakan gue pada lucu lucu banget sih". Ujar Bella saat melihatnya.


"Mukanya mirip banget sama kalian berdua perpaduan gitu loh". Ujar Inggrita pada mereka berdua.


"Ahh makasih Aunty". Ujar Gisella pada mereka.


"Ga sabar pengen pulang rasanya Mas". Ujar Gisella pada suaminya.


"Iyaa sabar sayang, baru juga beres lahiran, tubuh kamu juga masih lemas". Ujar Cleoza pada istrinya.


"Halo anak Papi yang ganteng dan cantik inii , gemesin banget sih kalian sama kaya sepupu kalian". Ujar Cleoza sambil menatap anaknya.


"Eh dia senyum sayang". Lanjut Cleoza pada istrinya.


"Iyaa mas, manis banget senyumnya". Ujar Gisella saat melihat ketiga anaknya.


Ga nyangka bakalan beneran kembar, cuman beda satu doang sama Tasya. Batin Gisella tersenyum.

__ADS_1


"Iyaa semanis kaya mami nya". Ujar Cleoza pada istrinya.


"Ish mas, jangan mulai deh ah". Ujar Gisella pada suaminya.


"Ya gapapa dong sayang, kan emang kamu manis makanya nurun ke anak kita". Ujar Cleoza membuat pipi Gisella merah karena malu.


Bella yang melihat pasangan suami istri tersebut pun mual, ia langsung berlari ke kamar mandi yang ada diruangan Gisella di ikuti oleh suaminya, Bella langsung saja lemas akibat mendengarkan perkataan Cleoza.


"Sayang, masih mual?". Tanya Keenan cemas pada istrinya.


"Heum Mas Keenan, Rasanya aku akan mual jika mendengar perkataan yang terlalu lebay menurut ku". Jawab Bella dengan lemas dipelukan suaminya.


Bella dan Keenan keluar dari kamar mandi, langsung saja Inggrita bertanya dengan khawatir pada sahabat nya. Dibalas dengan gelengan lemas oleh Bella, namun belum saja ia duduk ia kembali mual karena perkataan Ditto kepada Prita 'Kamu juga manis sayang'.


Keenan yang tak tega melihat istrinya begitu pun akhirnya berpamitan pada mereka semua, serta memberitahu pada mereka bahwa Bella akan mual jika mendengar perkataan yang menurutnya jijik membuat semuanya mengangguk paham.


"Sayang, kamu masih mual?". Tanya Keennan khawatir.


"Udah ngga kok Mas, cuman lemes aja sekarang". Jawab Bella dengan lemas.


"Kamu mau makan sesuatu sayang?". Tanya Keenan pada Istrinya.


Beberapa jam kemudian Gisella dan Cleoza sudah pulang ke rumah mereka bersama dengan para orangtuanya, ada yang menyambut mereka yaitu Tasya serta kelima bayinya dan yang lainnya.


"Selamat datang di rumah untuk baby twins". Ujar Tasya sambil tersenyum.


"Sya, padahal lo istirahat aja dirumah jangan maksain kesini". Ujar Gisella pada sahabatnya.


"Gapapa kok, lagian kan gue kesini ga sendiri Sell". Ujar Tasya sambil tersenyum pada Gisella.


Mereka pun berbincang riang bersama tanpa adanya Bella dan Keenan, karena Bella akan mual jika mendengar perkataan romantis mereka dianggap jijik oleh Bella, Tasya yang mendengar nya pun kaget.


"Eh Baby Leo". Sapa Gisella saat melihat anak bayi berumur 8bulan tersebut mengangkat tangannya.


"Aduh sayang, Aunty nya baru aja beres lahiran jadi ga bisa gendong". Ujar Tasya pada anaknya.


Baby Leo yang melihat banyaknya bayi kecil pun merangkak ke kasur, dan ia pun ikut tiduran membuat semua orang yang tadinya panik menjadi terharu serta gemas atas perkembangan Baby Leo.


"Sayangnya Ammah, ada temannya ya syaang, ini baru 7 bayi sayang, belum nanti dari Aunty Luna, Aunty Prita sama Aunty Bella terus Aunty Inggrita sayang". Ujar Tasya pada Baby Leo yang hanya menatapnya bingung.


"Baby Leo jadi abang untuk mereka semua ya sayang". Ujar Gisella sambil mengelus kepala Baby Leo.

__ADS_1


Baby Leo yang diusap kepala secara terus menerus oleh Gisella pun tertidur pulas, membuat Tasya yang melihatnya pun menghentikan aktivitas Gisella, sedangkan Gisella yang tadi akan bertanya kepadanya tidak jadi karena melihat Baby Leo tertidur pulas.


"Ahh tidur ternyata, mungkin dia suka ya di elus elus gitu, nyaman kayanya". Ujar Gisella pada Tasya.


"Dia mah bakalan tidur Sell, kalau di peluk malah lagi digendong juga dia akan tidur padahal baru bangun tidur". Ujar Tasya pada Gisella.


"Ahh Baby Leo mah kerjaannya tidur terus kayanya Sya, kayanya kalau sebentar aja kena bantal atau kasur udah tidur aja dia". Ujar Cleoza pada sepupunya.


"Hahaha bener sihh, sukanya tidur terus dia mah". Ujar Deffa setuju pada Cleoza.


Beberapa jam kemudian mereka pun berpamitan pada Gisella dan Cleoza untuk pulang, kecuali para orangtua Gisella dan Cleoza akan menginap untuk sementara karena kasian.


"Nanti kalian pekerjakan baby sister aja gimana?". Tanya Mami Diandra pada keduanya.


"Iya nanti mam, aku kurang suka kalau baby sister mam". Ujar Cleoza pada mami nya.


"Tapi kasian Gisella, pasti akan kecapean Cleo". Ujar Mami Diandra pada anaknya.


"Gapapa mam, aku yang minta sama Mas Cleoza kok". Ujar Gisella pada mertuanya.


"Ohh ya sayang, kamu segera kasih ASI itu anakmu, kasian". Ujar Mami Diandra pada Gisella.


"Iyaa mam, sini sayang mau minum cucu iyaa sayang, uch gemes banget anak mami inii". Ujar Gisella sambil menghirup aroma bayi dari tubuh anaknya.


"Aku juga mau syang". Ujar Cleoza saat melihat anaknya begitu lahap meminum susu.


"Ishh mas, ini buat anak kita, kamu puasa aja dulu sayang". Ujar Gisella pada suaminya.


"Heum iya deh sayang". Ujar Cleoza sambil cemberut.


"Udah ga usah cemberut gitu sayang, nanti setelah ketiga anak kita aku kasih ASI, Mas boleh kok asal jangan berlebihan yaa, aku baru lahiran mas". Ujar Gisella membuat Cleoza tersenyum senang .


"Ahhh terimakasih sayangku cintakuu istriku ibu dari anak anakku". Ujar Cleoza sambil mencium seluruh wajah Istrinya.


"Mas Gelii hahah". Ujar Gisella sambil tertawa.


Mami Diandra yang melihat itu dari kejauhan pun merasa bahagia, ia bisa tenang karena anaknya sudah mendapatkan keluarga kecilnya. Mami Diandra pun menghampiri keduanya dengan buah buahan di tangannya.


Bagaimana kelanjutannya?


Terus semangat untuk membaca ya guys :)

__ADS_1


__ADS_2