My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 50#CAMPURAN


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Gisella dan Cleoza telah pulang dari masa bulan madu nya, mereka sangat merindukan kebersamaan keluarga besarnya di Indonesia, apalagi mereka berdua telah mempunyai keponakan dari Tasya dan Deffa walau bukan kandung.


"Good Morning All". Sapa Gisella saat masuk pintu rumah keluarga besar Cleoza dan Tasya.


"Good Morning, heyy kalian udah pulang aja?". Tanya Mommy Cleoza pada mereka berdua.


"Iya mom, aku kangen banget sama kalian". Jawab Gisella karena sedari tadi Cleoza sedang menahan sesuatu.


"Hueeekk". Cleoza langsung berlari ke kamar mandi saat mual melanda nya.


"Syanggg, kamu gapapa?". Tanya Gisella pada sang suami.


"Aku mual Syaang, hueekk hueekk". Jawab Cleoza lemas pada sang istri.


"Sayangg hiks masih muall?". Tanya Gisella terisak sambil mengurut leher belakang suaminya.


Sementara mereka yang sedang menunggu dengan cemas dengan keadaan Cleoza, namun Mommy Cleoza santai saja karena dia pernah mengalaminya. Saat hamil Cleoza suaminya yang ngidam ataupun mual, jadi ia hanya perlu menjelaskan kepada anaknya yang baru baru aja menjalani pernikahan.


"Tante, Cleoza kenapa tuh? apa mabuk perjalanan?". Tanya Tasya khawatir.


"Ngga papa, ini biasa di alami pria yang merasakan mualnya istri yang sedang hamil". Jawab Mommy Cleoza pada ponakannya itu.


"Maksudnya Sindrom Cauvade?". Tanya Zibran yang kebetulan memang akan mengantar undangan bersama calon istrinya.


"Sindrom Cauvade? apaan tuh?". Tanya Cleoza yang baru saja kembali dari kamar mandi.


"Sindrom couvade yang dialami para pria menjadi salah satu dampak adanya perubahan hormon pada para pria. Meningkatnya hormon prolaktin dan kortisol menyebabkan para pria mengalami gejala morning sickness seperti yang dialami oleh ibu hamil.". Jawab Zibran pada Cleoza.


"Ohh jadi Gisella ngga akan lagi merasakan mual? karena kan biasanya dia selalu aja mual sama kaya aku?". Tanya Tasya pada Zibran.


"Pasti merasakan lagi namun banyaknya ibu hamil akan merasakannya dikehamilan yang ke 4/5bulan, atau bisa jadi semua dirasakan oleh suami. Bisa saat mual nya, ngidamnya ataupun saat istri lahiran yang merasakan sakitnya adalah suami". Jawab Zibran pada Tasya.


"Ohh begitu toh, eh btw kalian ngapain kesini pagi pagi?". Tanya Tasya pada Zibran dan Luna.


"Ohh iya sampai lupa, kita mau ngasih undangan nih". Jawab Zibran diangguki oleh Luna.


"Owalah lama kelamaan banyak yang nyusul buat nikah niee". Ujar Bella pada mereka.


"Hahaha iyaaa pastii, lo duluan kan seudah Luna". Ujar Tasya ngakak.


"Gue kan jomblo, Syaa". Ujar Bella sebal pada Tasya sahabatnya itu.


"Whatt? masih jomblo aja? sedangkan yang lainnya udah punya gandengan? lo ke ondangan ma siapa?". Tanya Tasya beruntun pada Bella.


"Sama sepupu aja gue mahh, nyebelin banget sih lo". Jawab Bella kesal pada sahabatnya.


"Dihh ngambekk hahaha". Ujar Tasya pada Bella sambil tertawa.


"Ishh udah diem napaa!". Ujar Bella makin kesal pada bumil satu inii.


Saat mereka sedang asik mengobrol, ada satu orang yang diam menyaksikan namun ia hanya menatap pada satu orang, sahabat dari Tasya. Karena pemberitaan bahwa Tasya dan Deffa mengadopsi anak bayi, banyak sepupu keduanya yang datang ke rumah mereka.


Lucu bangett sih dia, harus gue deketin. Batin seseorang saat melihatnya.

__ADS_1


"Woyy, diem aja lo Indro". Ujar Cleoza padanya.


"Nama gue Keenan bukan Indro!". Tegas Keenan pada sepupunya itu.


"Eh iya btw kalian kan belum tau, dikarenakan sepupu gue kebanyakan cewek tapi sepupu suami gue kebanyakan cowok, coba saling mengenal". Ujar Tasya pada mereka semua.


Sepupu Deffa ada 6 cowok dan 4 cewek sedangkan sepupu Tasya ada 4 cowok dan 7 cewek, wajar aja mereka pusing karena jika dikumpulkan sepupunya akan ramai pula rumah pasutri tersebut.


Ihh gue kok baru nyadar, dari semua sepupu pasutri ini, ada cowok yang type gue banget. Batin Bella saat melihat Keenan.


"Oke gue sama suami gue aja yang nyebutin deh soalnya banyak nih sepupu gue sama suami gue kalau di gabung". Ujar Tasya pada semuanya diangguki oleh mereka.


Sepupu Deffa diantaranya :


Maxim Anggara Brata (Maxim)


Vino El Brata (Vino)


Alexi Putra Brata (Alex)


Andrian Ronaldo Brata (Ian)


Arkana Putra Brata (Arkan)


Reynaldi Putra Brata (Rey)


Crystal Ayudia Putri (Crystal)


Devana Ariana Putri (Ana)


Disa Andriani Rahma (Disa)


Sepupu Tasya diantaranya :


Keenan Putra Laksamana (Keenan)


Cleoza Abrazam Xander (Cleo)


Rivano Abrizam Putra (Van)


Rangga Putra Abraham (Angga)


Amanda Putri Abraham (Manda)


Sheryl Putri Ayunda (Ryl)


Indira Gandhi Putri (Dira)


Cindy Tri Rahma Abraham (Cindy)


Cinta Ananda Putri (Cinta)


Cantika Dewi Abraham (Tika)

__ADS_1


Nadila Andriani Putri (Dila)


Setelah saling mengenal satu sama lain, mereka akhirnya bubar karena adanya urusan pribadi, kini tinggal Cleoza, Gisella, Bella juga Keenan di rumah pasutri tersebut. Deffa dan Tasya membawa anak mereka ke ruang tamu, karena anaknya menangis kesepian.


"Btw kak, kakak ngga ada urusan? lo juga La, ngga ngampus? kalau untuk kalian berdua jelas kalian nginep sisirikan? ". Tanya Tasya pada sahabat serta sepupunya.


"Iyaa kakak ngga ada urusan, mau liat ponakan dong". Jawab Keenan seadanya.


"Gue kelas siang hari ini, jadi gue mau disini dulu". Jawab Bella dengan gugup.


"Iyaa lah kita berdua nginep, sekalian bantuin lo ngurus tuh bocah". Jawab Cleoza pada Tasya.


"Oke dehh, kalau gtu nih gue titip dulu, mas Deffa anter ke supermaket ya". Ujar Tasya padanya.


"Iya hayu syaang, btw kalian selama gue dan Tasya pergi, ngobrol ngobrol aja dulu ya". Ujar Deffa pada mereka sambil berlalu pergi.


Saat Tasya dan Deffa berangkat ke Supermarket , kini tinggal tersisa pasutri, Bella dan Keenan serta Baby Leo. Terjadilah kecanggungan disini, karena Cleoza dan Gisella tiba tiba pergi membawa Baby Leo ke kolam renang, menyisakan Bella dan Keenan di ruang tamu.


"Ekheum,, kamu sahabatnya Tasya kan?". Tanya Keenan mengawali perbincangan.


"Iiyaa, kenapa emangnya?". Tanya Bella balik kepada Keenan.


"Ohh ngga, kamu cantik yaa". Jawab Keenan sambil memegang pipi Bella.


"Hehehe bisa aja". Ujar Bella sambil menurunkan tangan Keenan diwajahnya.


Ternyata orangnya ngga sesuai,tadi dia muka datar dan dingin, lah pas lagi berdua kok nyebelin. Batin Bella sambil menatap Keenan.


"Seriusan loh, kamu cantik tipe aku bangett". Ujar Keenan pada Bella.


"Haha kan semua perempuan cantik, mana ada yang ganteng kak". Ujar Bella merasa risih.


"Iyaa tau, tapi kamu paling cantik dimata aku". Ujar Keenan pada Bella.


Gue kerjain dulu lah, baru lanjut ke level selanjutnya. Lucu banget dah kalau lagi kesel gitu. Batin Keenan saat melihat reaksi Bella.


Keenan mendekati wajah Bella yang terdiam mematung, Bella hanya bisa terdiam kaget, namun ia teringat ini pertama kalinya mereka kenal masa langsung nyosor sih. Tanpa mereka sadari, ada yang melihat pendekatan mereka siapa lagi kalau Deffa, Tasya, Cleoza dan Gisella namun mereka melihatnya ditempat yang berbeda.


Jadian ngga ya?. Batin Cleoza sambil bertanya.


Harus jadian, biar sahabat gue jadi sepupu ipar gue. Batin Tasya saat melihat Sahabatnya dan Sepupu dekat.


Tapi mereka kan baru kenal, masa langsung jadian, proses dulu lah. Batin Gisella saat melihat pandangan tersebut.


Paling juga PDKT dulu ga mungkin langsung gas ke jadian lah, kayanya nih bocah cuman ngerjain doang. Batin Deffa tidak yakin.


Saat akan semakin mendekatkan bibir nya pada bibir Bella, tiba tiba saja Bella mendorong dada bidang Keenan. Karena kaget ia tidak menyadari bahwa ia berteriak kencang, hingga membuat Baby Leo terbangun.


"Aaaaaa, kakak mau ngapain?". Tanya Bella panik.


Bagaimana kelanjutannya?


Tetap ikuti kisah perjalanan mereka yaa :)

__ADS_1


__ADS_2