My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 92#ALLE (ALYA LEO)


__ADS_3

Leo beserta keluarganya mengunjungi rumah Aunty Prita dan Uncle Ditto untuk melamar Alya, setelah Ayna menikah dengan Gavin tiba tiba saja Leo pun ingin menikah makanya mengajak Ammah dan Appah nya untuk kerumah Aunty Pria dan Uncle Ditto.


"Jadi ada apa nih datang ramai kesini?". Tanya Ditto pada sahabatnya.


"Dia yang akan bicara". Jawab Deffa menunjuk Leo anaknya.


"Mau ngomong apa lo bocah". Ujar Ditto pada Ponakannya.


"Ihh aku udah gede kali, udah umur 21tahun uncle". Ujar Leo kesal padanya.


"Yaudah iyaa deh iyaa". Ujar Ditto padanya.


"Jadi kedatangan Leo sekeluarga ingin melamar anak uncle". Ujar Leo dengan tegas.


"Anak uncle yang mana?". Tanya Ditto menggoda Leo.


Leo yang kesal di goda terus oleh Uncle Ditto pun mengadu pada Ammah nya, Tasya langsung menatap tajam sepupu nya itu dan Ditto pun akhirnya menyuruh istrinya memanggil Alya.


Alya yang melihat Leo orang yang dia suka serta orangtuanya berada di rumahnya pun heran, namun ia tidak bertanya. Alya duduk disamping orangtua nya dengan gugup.


"Coba sekarang kamu ngomong sama anak Uncle". Ujar Ditto pada Leo membuat Alya menoleh pada papah nya.


"Alya". Panggil Leo membuatnya menoleh.


"Iyaa kenapa bang?". Tanya Alya mencoba tetap tenang.


"Kedatangan aku sebagai pria sejati bukan sebagai abang, didepan semuanya aku ingin melamarmu, menjadikan mu istri serta ibu dari anak anakku kelak, apakah kamu mau?". Tanya Leo sambil mengeluarkan cincin di sakunya.


Omaygatttt, aku dilamar sama orang yang aku suka? eh ternyata kita saling sukaa, Huaa aku senang tapi aku gugup juga. Batin Alya senang namun ia belum menjawab pertanyaan Leo.


Ditto dan yang lainnya saling menoleh ketika Alya bukannya menatap cincin yang paling diinginkan banyak orang, melainkan menatap Leo tanpa berkedip. Sedangkan Leo yang ditatap seperti itu pun kebingungan.


"Alya". Panggil Ditto pada putrinya.


"Alya syaang". Panggil Prita padanya namun tetap tidak menyahut.


"Alya sayangku cintaku, maukah kamu menikah denganku, menjadi istri serta anak anakku? aku butuh jawabanmu sayang, bukan diammu seperti itu". Ujar Leo ditelinga Alya sangat mujarab karena Alya langsung berteriak.


"IYA AKU MAU JADI ISTRI SERTA IBU DARI ANAK ANAKMU, HUAA AKHIRNYA CINTA ALYA TERBALAS PAPAH MAMAH". Teriak Alya membuat semuanya kaget.


Alya memeluk serta mencium Leo, membuat semuanya makin terkejut, ini terbalik Cuyy harusnya Leo kenapa jadi Alya yang kesenangan sekali, semuanya menggelengkan kepalanya kecuali Leo yang masih terkejut.


"Wahh kamu bersemangat sekali Alya". Ujar Tasya terkekeh.


"Heheh habisnya Alya seneng banget Aunty, akhirnya bukan cuman Alya yang ngerasain perasaan ini sendirian". Ujar Alya yang masih memeluk Leo.

__ADS_1


"Sayang kamu ngga malu?".Tanya Prita menatap putrinya.


"Malu kenapa mah?". Tanya Alya pada mamahnya.


"Kamu agresif banget sayang, itu liat Leo sampai bengong gitu". Jawab Prita membuat Alya menoleh pada pria yang ia cinta.


"Wehh, kamu kenapa bang?". Tanya Alya malah membuat Prita menepuk jidatnya.


"Abang Leo". panggil Alya pada Leo.


"Abangg ihhh". Panggil lagi karena Leo tidak mendengarnya.


"Abangku cintaku calon suami ku". Panggil Alya ditelinga Leo membuatnya tersadar.


"Ahh ada apa?". Tanya Leo linglung.


"Ihh kok malah nanya ada apa? kan abang tadi ngelamar Alya kan?". Tanya Alya dengan cemberut.


"Hahaha maaf, kaget habisnya". Jawab Leo pada Alya.


Leo yang melihat Alya malah semakin cemberut pun, mengajak Alya ke taman belakang rumah, saat keduanya ke taman belakang datanglah para bocil siapa lagi kalau bukan adik dari Alya, Tasya menitipkan anaknya di rumah Gisella makanya dia tidak membawa anaknya.


"Aunty Shana mana?". Tanya Diana padanya.


"Aleshana tidak Aunty bawa sayang". Jawab Tasya pada Ponakannya.


"Lohh Itukan ada bang Dirga, Anggun sama Azam sayang". Ujar Prita pada putrinya.


"Mereka sibuk masing masing mamah". Ujar Diana pada Prita.


"Sibuk apa sih sayang?". Tanya Prita pada putrinya.


Diana tidak menjawab malah memeluk Prita hingga tidak terasa tertidur kembali, karena Prita mengelus punggungnya dengan lembut, melihat putrinya tertidur pun ia menidurkan nya di ranjang di dekat ruang keluarga.


Sedangkan Alya dan Leo kini sedang duduk di kursi taman, Alya menyandar di lengan Leo membuat sang empunya gugup, padahal dia sebagai Pria harusnya tidak begini kenapa malah Alya yang biasa aja seolah tidak terjadi apa apa.


"Abang kenapa daritadii diem aja sih? abang sebenarnya ga senang aku terima atau gimana sih?". Tanya Alya menatap Leo.


"Ya senang lah sayang, cuman aku masih ga percaya aja kamu juga mencintaiku, aku kira ngga akan kamu terima loh". Jawab Leo menatap lembut Alya.


"Wahh aku juga mikirnya gitu loh bang, eh ini kita manggilnya gimana ya? kok kaku begini". Ujar Alya pada Leo.


"Kamu maunya manggil apa sama aku?". tanya Leo padanya.


"Eumm sayang aja deh". Jawab Alya pada Leo.

__ADS_1


"Yaudah aku manggil kamu bebas aja gimana aku". Ujar Leo pada Alya.


"Maksudnya?". Tanya Alya tidak mengerti.


"Iyaa jadi bisa aja aku manggil kmu Sayang, honey, baby , ayang, atau apapun lah". Jawab Leo membuat Alya memerah malu.


Leo yang melihat itu pun langsung tertawa kemudian memeluk Alya, memperdalam perasaan senangnya karena Alya juga mencintainya, Alya membalas pelukan Leo yang bisa ia sebut calon suaminya.


"Jadi kapan kita nikah?". Tanya Alya dalam pelukan Leo.


"Secepatnya sayang, nanti aku bilang sama Appah dan Ammah". Jawab Leo sambil mengelus rambut Alya.


"Wah beneran sayang?". Tanya Alya menatap senang pada Leo.


"Iya beneran calon istriku". Jawab Leo pada Alya.


"Wahh akhirnya aku akan menyusul Anna". ujar Alya membuat Leo mengerutkan keningnya.


"Ayna sayang bukan Anna". Ujar Leo pada Alya.


"Ohh iya lupa, namanya hampir sama kaya Arkana, Ameena, kenapa nama yang kembar hampir samaan sih". Ujar Alya menggerutu.


Leo tersenyum melihatnya hingga tanpa sadar bibirnya sudahh mengecup bibir Alya, membuat Alya yang sedaritadi menggerutu terdiam kaku, Leo menarik wajahnya saat dirasa Alya sudah diam.


"Akhirnya diam juga". Ujar Leo membuat Alya kesal.


"Ihh kenapa cuman sebentar ajaa?". Tanya Alya membuat Leo kaget.


"Sayang, tadi aku cuman ngecup doang biar kamu diem". Jawab Leo pada Alya.


"Tau ahh sebel". Ujar Alya padanya.


"Hiss nanti kalau udah nikah, kamu bisa sepuasnya sayang". Ujar Leo membuat Alya senang.


Agresif sekali calon istrinya ini, sepertinya ini keturunan Aunty Prita pikirnya, Alya memeluk kembali Leo begitupun juga Leo membalasnya dengan pikiran masih bertanya tanya , hingga beberapa menit kemudian mereka masuk kembali kedalam rumah.


"Kakak abis dari mana?". Tanya Anggun padanya.


"Habis dari taman sayang". Jawab Alya mengecup pipi adiknya.


"Sama abang Leo?". Tanya Anggun padanya.


"Iyaa syaang". Jawab Alya padanya.


"Tapi tenapa bibil kak Alya di gigit bibil nya abang?". Pertanyaan Dirgantara membuat keduanya terkejut.

__ADS_1


Keduanya memilih untuk mengalihkan pembicaraan dari pada anak kecil tersebut makin kepo, Alya dan Leo mengajak mereka ke ruang tamu ternyata sudah ada yang lainnya ,ramai sekali pikir Alya.


__ADS_2