My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 30 #CAMPURAN


__ADS_3

Gyta mengikuti Berlian saat melihatnya pergi dari Caffe karena ada yang meneleponnya, Gyta pun mengeluarkan ponselnya untuk merekam perbincangan kedua orang yang telah berjanjian untuk bertemu, sungguh Gyta terkejut karena lelaki tersebut adalah Reyhan Pratama Haris orang yang dulu menyukai Tasya dalam diam.


"Akhirnya Loe mau juga nemuin gue". Ujar Berlian.


"Emangnya loe mau ngomong apa sama gue?". Tanya Reyhan pelan.


"Gue mau loe bantu gue ngejalanin rencana". Jawab Berlian.


"Bantu loe? apaan emang? ". Tanya Reyhan pada Berlian.


"Bantu gue misahin Deffa sama Tasya , Loe pasti masih suka kan sama Tasya?". Tanya Berlian diangguki oleh Reyhan.


"Yaudah besok loe, ke kampus temuin Tasya di taman belakang dan saat itu juga gue akan foto loe berdua, terus gue lihatin deh ke suaminya, gampangkan?". Tanya Berlian tersenyum menyeringai.


"Oke dehh, gue juga gamau dia bersama dengan yang lain". Ujar Reyhan menyeringai.


"Kalau gitu sampai ketemu besok, byee". Ujar Berlian pada Reyhan yang hanya diangguki oleh lelaki tersebut.


Saat itu juga Gyta pergi dari sana, lalu masuk ke Caffe karena perutnya sangat kelaparan, saat ia masuk tak sengaja seorang pria menabraknya dan saat itu pula Deffa juga Tasya melihat kejadian itu mereka terkejut.


Brukkk...


"Aww,, Loe kalau jalan liat - liat dong ahh". Ujar Gyta kesal pada pria di depannya.


"Saya minta maaf, saya tidak sengaja menabrak kamu, apa sakit? ". Tanya pria tersebut.


"Masih nanya? ya sakitlah gimana sih om ahh". Ujarnya emosi.


"Saya kan sudah minta maaf sama kamu". Ujar pria tersebut.


"Oke, asal om harus traktir aku makan baru aku maafin , garagara om aku telat nih mau makan". Ujar Gyta di angguk pria tersebut.


Gue dipanggil om? ga salah nih bocah? segitu gue masih muda juga. Batinnya kesal.


Deffa serta istrinya yang melihat itu hanya tersenyum, karena tidak biasanya sepupu Deffa mengurus masalah perempuan, dia adalah Rafael Arlenio Brata terkenal dingin dan datar pada semuanya terutama perempuan, kecuali di depan keluarga dia akan menjadi hangat.


"Ngga nyangka ya sepupu ku mau mengurus tentang perempuan, sayang". Ujar Deffa pada istrinya.


"Iya sayang, aku juga kaget banget loh liatnya". Ujar Tasya tersenyum.


"Lucu banget dipanggil om, hahaa". Lanjut Tasya.


"Mungkin jodoh Gyta adalah sepupu aku sayang, walaupun dia pernah jahatin kamu, tetapi sekarang ia sudah berubah sayang malah menjadi sahabat kamu". Ujar Deffa lembut pada istrinya.


"Iyaa sayang, yaudah kita lanjut makan aja terus pulang". Ujar Tasya diangguki oleh Deffa.

__ADS_1


Kembali pada Gyta juga pria tersebut, mereka duduk di depan tempat duduk Deffa juga Tasya, Gyta memesan beberapa makanan karena memang dirinya lapar, sambil menunggu pesanan tiba ia memainkan ponselnya lalu mengirim percakapan itu kepada Tasya, setelah itu dia hanya diam.


"Ekhem".


"Kenapa om? minum nih om". Ujar Gyta memberikan minum padanya.


"Saya belum tau nama kamu, jadi pusing mau manggilnya". Ujar pria tersebut.


"Owalah bilang dong om dari tadi, kenalin nama aku Gyta Ayunda Aksara, kalau om?". Tanya Gyta tersenyum manis.


"Nama saya, Rafael Arlenio Brata dan tolong jangan panggil saya Om, saya masih muda tau". Jawabnya pada Gyta.


"Iyaa dehh aku panggil emmm, Kak Arlen gapapa?". Tanya Gyta diangguki oleh Arlen.


"Kamu anaknya pak Bagaskara?". Tanya Arlen.


"Iya kok tau sih Kak? pasti kepoin aku di Sosmed ya". Goda Gyta pada Arlen.


"Apaan sih, saya cuman nanya karena papah kamu bekerja sama dengan saya". Ujar Arlen ketus.


"Ehh kakak keluarganya Kak Deffa ya?". Tanya Gyta padanya.


"Iyaa kenapa emang? kamu kenal Deffa juga?". Tanya Arlen.


"Kenal nya tadi, kalau tau nya dari SD kak". Jawab Gyta.


OMG jantung gue kenapa ini? kenapa jadi degdegan gini garagara nih bocah? semoga gue ngga ketemu nih bocah, bisa bahaya jantung gue, arghh gue kenapa sih. Batin Arlen.



Rafael Arlenio Brata, umur 28 tahun , CEO BTA Company , sikap nya dingin, datar namun ia perhatian pada keluarganya, ia akan hangat kepada perempuan jika menemukan cinta sejatinya.



Reyhan Pratama Haris, umur 20 tahun , Kuliah di Kampus Geonard sama seperti Ditto Putra Harvey, sikap nya dulu sangatlah baik namun sekarang ia menjadi jahat sejak Anatasya Putri Abraham bersama dengan yang lain.


(Oke sekian informasi tentang mereka berdua, sekarang lanjut ke topik)


Deffa sudah pulang terlebih dahulu meninggalkan sepupunya bersama sahabat istrinya, selama perjalanan pulang Deffa melihat sang istri tertidur mungkin karena lelah hari ini, sesampainya di pekarangan rumah ia pun menggendong ala bridal style, karena tidak tega membangunkan sang istri.


Sedangkan di tempat lain, Gyta baru selesai makan pesanan yang tadi ia pesan, ia melihat Arlen tertidur sambil sebelah tangan memegang dagu dan satu tangan lagi memegang tangan Gyta tanpa sadar, sungguh Gyta dibuat gugup dengan Arlen yang memegang tangannya walaupun dalam keadaan tidur.


"Kak, bangun". Ujar Gyta pelan.


"Kak Arlen bangun ihh". lanjut Gyta menoel pipi Arlen.

__ADS_1


"Emh, udah beres makannya?". Tanya Arlen dengan wajah polosnya.


"Iyaa udah kak, maaf ya bikin kakak ketiduran garagara aku, harusnya tadi aku ga.. ". Ujar Gyta terpotong karena Arlen menutup mulut Gyta dengan jari telunjuknya.


"Gapapa, ini juga salah saya yang ngga hatihati, yaudah kamu tunggu diluar, saya mau bayar dulu". Ujar Arlen diangguki oleh Gyta.


Gyta duduk dikursi depan Caffe sambil menatap senja di sore hari, ia tidak menyadari jika Arlen duduk di sebelahnya, Gyta memejamkan matanya dan Arlen menikmati muka Gyta dari samping.


"Jadilah senja yang mampu menempati janjinya setiap sore, walau bertemu dengannya pun hanyalah sebentar". Gumam Gyta mampu di dengar oleh Arlen.


"Tuhan temukan aku dengan orang dari masa kecilku dulu, ku merindukan dirinya yang entah pergi kemana, dia yang selalu menghiburku saat ku sedih, dia yang selalu membuatku tertawa dengan canda tawanya itu. Kak Len , Tata kangen kakak". Ujarnya tanpa sadar mengeluarkan air mata.


Sedangkan Arlen terkaget sendiri, karena ia mendengar nama orang dari masa lalunya, ia yang pergi ke Amerika untuk melanjut pendidikan tanpa pamitan kepada orang tersebut, saat Arlen sedang asik melamun saat itu pula Gyta membuka matanya dan terkejut melihat Arlen sudah berada disampingnya.


Apa Kak Arlen denger apa yang gue omongin? waduh gimana dong?. Batin Gyta.


"Kak Arlen, sejak kapan disini?". Tanya Gyta padanya.


"Emh baru 15menitan kok". Ujarnya bohong padahal ia sudah sejam duduk disebelah Gyta.


"Ohh, udah bayarnya Kak? aku mau pulang soalnya". Ujar Gyta sambil beranjak dari duduknya.


"Biar saya yang antar kamu, bagaimanapun juga". Ujar Arlen menggantung membuat Gyta penasaran apa kelanjutannya.


Bagaimanapun juga, kamu adalah orang yang paling gue sayang dari dulu, gue suka sama Loe Tata. Lanjut Arlen dalam hati nya.


"Bagaimanapun juga, kamu perempuan ngga baik pulang sendiri, biar saya antar". Lanjut Arlen padanya.


"Ohh kirain apaan". Ujar Gyta menganggukkan kepalanya.


"Yaudah, ayo masuk mobil". Ujar Arlen.


"Asyiaappp bos". Ujar Gyta terkekeh.


Gue kangen Loe Tata imutku, gadisku, milikku, intinya hanya gue yang boleh milikin Loe, Tata. Batin Arlen.


Selama perjalanan, Arlen melupakan sesuatu yaitu menanyakan alamat rumah Gyta, akan tetapi saat ia akan bertanya Gyta tertidur membuat ia menepikan mobilnya, ia mendekati wajah Gyta dari dekat, sungguh ia merindukan kenangan waktu Gyta saat kecil dia selalu mencium kening Gyta.


"AHHHH, KAKAK MAU APA??". Teriak Gyta.


Oke lanjut di episode selanjutnya ya.


Maaf ya kalau lama update, soalnya biasa kelas 12 semakin sibuk 😁🙏🏻


Jangan lupa Like, Comment and Vote nya ya gays:)

__ADS_1


Aku tunggu loh:)


__ADS_2