My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 54#CAMPURAN


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian, tidak terasa kini usia kehamilannya telah memasuki bulan ke 4 namun perutnya terasa mengandung usia 7 bulan karena hamil kembar besar sekali, Tasya sendiri agak sulit berjalan karena perutnya yang besar.


"Ini baru 4 bulan udah segede gini, apalagi nanti kalau udah 9bulan duh rasanya perut gue engap". Ujar Tasya pada Gisella.


"Gue belum ngecek sih ini satu apa sama kaya lo, tapi gue yang 3 bulan aja ngerasa kayanya ini kembar deh tapi ga sebanyak lo kayanya". Ujar Gisella pada sahabatnya.


"Wahh bumil pada kumpul yaa". Ujar Inggrita saat melihat Tasya, Gisella, Luna serta Prita.


"Haha, lo berdua kapan?". Tanya Prita pada mereka berdua.


Prita dan Ditto menyusul mereka yang sudah menikah, tidak lama setelah pernikahan Luna dan Zibran. Kini sisa Inggrita dan Bella yang belum menikah, Inggrita belum ada yang menarik hati sedangkan Bella dia masih belum luluh pada Keenan.


"Kita mah kapan kapan aja ya kan". Ujar Bella diangguki oleh Inggrita.


"Nanti anak kita lahir kalian iri lagi". Ujar Tasya diangguki oleh Luna dan Prita.


"Dihh ngapain iri? tinggal nikah terus hamil". Ujar Bella pada mereka bertiga.


"Udah STOP jangan debatt!!". Ujar Inggrita pada mereka semua.


Para suami pun masuk kecuali Inggrita dan Bella, karena mereka belum nikah tetapi jangan salah, Keenan selalu hadir jiga sedang ada Acara kumpul. Ada satu orang yang hadir disana, mereka baru kenal karena pindahan luar negeri.


"Eh Alex, lo dateng juga". Ujar Ditto diangguki oleh Alex.


"Kamu kenal sama dia Hubby?". Tanya Prita Padanya.


"Iya kenalah sayang, dia kan sahabat aku waktu diluar negeri". Jawab Ditto pada Istrinya.


"Ohh iyaa kenalin dong sama kita sayang, nama lengkapnya gitu". Ujar Prita pada suaminya.


"Kebiasaan lo Prit". Ujar Bella sambil menyenggol tangan sahabatnya itu.


"Ga berubah lo, selalu kepo sama nama orangg". Ujar Inggrita pada Prita.


"Biarin Wleee". Ujar Prita pada mereka berdua.


"Okedehh, kenalin guys sahabat gue namanya Alexander Gibran Triadi panggil aja Alex". Ujar Ditto pada semua orang.


"Ohh Haii, gue Deffa istri gue Tasya". Ujar Deffa pada Alex.


"Gue Zibran dan istri gue Luna". Ujar Zibran pada Alex.


"Gue Keenan dan ini istri gue Bella". Ujar Keenan sambil memeluk Bella dari samping.

__ADS_1


"Dihh kapan gue nikah sama lo kak?". Tanya Bella sambil melepaskan tangan Keenan darinya.


"Gue Inggrita". Ujarnya diangguki oleh Alex.


"Senang bisa kenal sama kalian, semoga gue bisa jadi temen dekat kalian semua". Ujar Alex pada mereka semua.


"Anggap aja kita para cowok sahabat lo sendiri seperti lo nganggep Ditto sahabat lo". Ujar Deffa pada Alex.


"Makasih bangett". Ujar Alex sambil memegang tangan Deffa.


Kalau di liat liat cakep juga. Batin Inggrita saat melihat Alex.


"Grit, lo kan jomblo yaa.. PDKT aja sama Alex gimana?". Tanya Tasya menggoda Inggrita.


"Ihh apaan sih Sya, buat Bella aja gue mah gampang". Jawab Inggrita terdengar oleh Keenan.


"Eitss enak aja, Bella udah milik gue!". Ujar Keenan pada Inggrita.


"Biasa kali kak, emangnya Bella mau ama lo kak?". Tanya Inggrita pada Keenan.


"Ya jelas mau ya kan sayang". Ujar Keenan pada Bella.


"Dihh siapa yang mau sama lo kak? ogah gue mahh". Ujar Bella sambil berlalu pergi ke arah dapur.


Keenan yang melihat itu langsung saja menyusulnya, Ia tidak terima dipermalukan begitu apalagi didepan para sahabatnya, Deffa yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil berpikir kapan mereka jadiannya kalau tiap ketemu kaya tom and Jerry.


"Kenapa mas Deffa?". tanya Tasya saat melihat suaminya.


"Pusing aku, mereka terus aja kaya tom and Jerry, kapan mau jadian nya coba". Jawab Deffa pada istrinya membuat semua yang ada disana mengangguk setuju.


"Mungkin nunggu Keenan pergi, baru Bella ngerasa kehilangan". Celetuk Devan membuat mereka menoleh.


"Iyaa bener, lagian Keenan yang ngga dihargain perjuangannya sama Bella". Ujar Ditto pada mereka.


"Iyaa sih, harusnya Bella terima aja waktu Keenan nyatain perasaannya". Ujar Tasya menyetujui mereka.


"Kita bantuin aja supaya mereka jadian". Ujar Alex diangguki oleh yang lain.


Sedangkan Keenan dan Bella yang berada di dapur beradu mulut, Keenan yang kesal oleh Bella sedangkan Bella yang merasa risih terus menerus bertemu dengan Keenan. Keenan memegang tangan Bella dengan kuat, Bella berusaha melepaskan tangannya.


"Lepass kak, mau lo apa sih?". Tanya Bella padanya.


"Mau gue? lo jadi pacar gue, susah emangnya?". Tanya Keenan dengan lirih.

__ADS_1


"Gue gabisa jadi pacar lo, karena gue ga suka sama lo!". Ujar Bella membuat Keenan sakit hati untuk kesekian kalinya.


"Ngga ada sedikitpun perasaan buat gue? ngga ada sedikit walaupun itu cuman rasa suka? ngga ada Bella?!!!". Tanya Keenan sambil berteriak membuat Bella kaget.


Gue baru kali ini denger dia marah. Batin Bella.


"Ga bisa jawab? oke gue udah tau jawabannya". Ujar Keenan sambil berlalu pergi dari sana.


"Kak Keenan". Ujar Bella dengan pelan.


Deffa serta yang lainnya melihat kepergian Keenan, Tasya langsung menghampiri Bella bersama sahabatnya yang lain, Tasya melihat Bella menunduk sambil berkaca kaca matanya.


"Bella, lo kalau suka sama Kak Keenan bilang aja jangan berlaga gak suka". Ujar Tasya sambil mengusap pundak Bella.


"Lo harusnya jujur aja sama Kak Keenan, kalau lo juga suka sama dia, kenapa lo malah biarin Kak Keenan pergi gitu aja". Ujar Prita pada sahabatnya.


"Jangan sampai kaya gue, gue pernah ada di posisi lo Bella". Ujar Gisella padanya.


"Mending lo kejar aja, daripada lo nyesel.. Inget penyesalan selalu datang diakhir". Ujar Inggrita diangguki oleh Bella.


Bella langsung lari secepat mungkin, untung saja Keenan masih berada disana belum masuk mobil, Bella langsung saja memeluk Keenan dari belakang membuat sang empunya kaget. Dia pikir siapa yang memeluknya dari belakang, namun saat ia menoleh ia senang tetapi dia berusaha menutupinya.


"Tanpa kita bantu pun, mereka akan jadian ko". Ujar Ditto pada mereka.


"Hah iyaa benar bangett". Ujar Devan padanya.


"Udahlah kita masuk aja, nanti kepergok mereka loh". Ujar Deffa mengajak mereka semua masuk.


Sedangkan Bella dan Keenan masih diluar, Bella masih dengan posisinya begitu juga dengan Keenan.


"Kak, gue minta maaf, gue tau gue salah tapi sebenarnya gue juga suka sama lo tapi gue takut". Ujar Bella sambil menangis tersedu.


"Takut kenapa?". Tanya Keenan saat membalikkan badannya.


"Gue takut lo cuman mainin gue aja kak". Jawab Bella dengan menunduk.


"Liat gue, apa seburuk itu gue dimata lo? apa lo ga liat ketulusan cinta gue?". tanya Keenan sambil mengangkat wajah Bella.


"Maaf kak, gue minta maaf". Ujar Bella pada Keenan.


"Udah gapapa, semarah apapun gue, gue gabisa terlalu lama marah sama lo". Ujar Keenan sambil memeluk Bella.


Akhirnya lega. Batin mereka berdua.

__ADS_1


Bagaimana kelanjutannya?


Tetap ikuti kisah mereka ya:)


__ADS_2