My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 100#CAMPURAN


__ADS_3

Arkana terus saja meraung raung sampai membuat Baby Raka terabaikan, Arkana sudah menyuruh bawahannya untuk mencari keberadaan istrinya, Gisella dan Cleoza yang berkunjung kaget melihat keadaan rumah yang sangat berantakan.


"Astaga Arkana, apa apaan ini?". Tanya Gisella kesal.


"Mamii". Panggil Arkana dengan terisak.


"Ada apaa sayang? Emily mana? kamu kenapa?". Tanya Gisella Khawatir.


"Emily pergi mam, garagara Arkana Emily pergi mamii hiks hiks, kembalikan Emily mamii". Ujar Arkana dalam pelukan Gisella.


Cleoza yang mendengar itupun menghela nafasnya, karena ia sudah tau dari lama bahwa anaknya memperlakukan Emily dengan tidak baik, Cleoza menggendong Baby Raka yang sejak dari tadi menangis.


"Stt cucu opa jangan nangis lagi ya sayang". Ujar Cleoza menimang nimang Baby Raka.


"Kenapa bisa Arkan? bukannya rumah tangga kalian baik baik aja selama ini?". Tanya Gisella pada putranya.


"Maafin Arkan mamii, Arkan udah buat Emily pergii, karena Arkan tidak bisa menghilangkan perasaan Arkan pada Ayna". Jawab Arkana sambil terisak.


"KETERLALUAN KAMU!! Mami udah bilang sama kamu dari awal, kalau kamu tidak menerima perjodohan juga tidak apa apa, tetapi kenapa kamu memaksa menerima ini ARKANA!! Mami kecewa sama kamu, mas bawa Baby Raka". Ujar Gisella dengan emosi.


"Mamii, jangan bawa Baby Raka mam hiks, maafin Arkan yang udah buat mami dan Papi kecewa, maafin Arkan hiks". Ujar Arkana memeluk kaki Gisella.


"Lepas Arkan, kamu harus tanggung resikonya, kamu cari Emily sampai ketemu, jika kamu mau melihat Baby Raka lagi". Ujar Gisella sambil berlalu pergi dari hadapan Arkana.


"MAMII!! JANGAN BAWA PERGI ANAK AKU MIII HIKS HIKS, JANGANN!! ARKAN MENYESAL MAMII". Teriak Arkana diiringi tangisan nya.


Ayna dan Gavin menghampiri Arkana yang terduduk sambil menangis tersedu, Ayna sebenarnya kasian pada Arkana tapi itulah konsekuensi yang harus diterima oleh Arkana.


"Penyesalan memang selalu datang di akhir Ar". Celetuk Ayna membuat sang empunya menoleh.


"Ayna, bang Gavin". panggil Arkan dengan lirih.


"Kalian pasti tau dimana Emily kan? kasih tau aku dimana Emily, dimana istriku?". Tanya Arkana pada mereka berdua.


"Loh kok nanya ke kita sih Ar? kan kamu yang serumah sama dia bukan kita". Ujar Gavin padanya.


"Abang, aku mohon kasih tau dimana Emily sekarang hiks hiks". Ujar Arkana dengan terisak.

__ADS_1


"Kamu harus mencarinya sendiri Arkana! kamu yang membuat Emily pergi, kamu juga yang harus mencarinya! mas lebih baik kita tinggalkan dia sendiri". Ujar Ayna dengan tegas.


Arkana yang melihat itu pun langsung bersujud di kaki mereka berdua, membuat keduanya kaget dengan apa yang dilakukan oleh Arkana. Ayna menyuruh nya untuk bangun tetapi Arkana tetap saja ngeyel.


"Arkana please deh, kamu bukan anak kecil lagi, kalau kamu memang mencintainya, kamu harus berjuang, lakuin apa yang pernah Emily lakukan terhadap kamu Arkana, jadilah pria gentle bukan pengecut seperti ini!!". Ujar Ayna dengan tegas pada Arkana.


Ayna dan Gavin segera pergi dari hadapan Arkana, kini tinggalah Arkana yang meratapi kesedihannya, sungguh ia baru menyadari nya sekarang, bahwa bukan Ayna lah cinta pertama nya tetapi istrinya sendiri, Arkana hanya merasa suka karena kagum pada Ayna tidak lebih.


"Emily kembalilah aku mohon hiks hiks, maafkan aku Emily!!!". Teriak Arkana menggelegar.


"Aku harus mencarinya, Baby Raka dan aku membutuhkan nya". Gumam Arkana sambil melihat foto pengantin yang terpajang.


"Emily, kamu hanya milikku sampai kapanpun juga". Ujarnya dengan tegas.


Arkana segera masuk ke kamar nya untuk mengganti baju nya, setelah mengganti baju ia pun segera keluar dan menyuruh bawahannya untuk mencari istrinya sampai ke luar negeri sekalipun, Arkana mendatangi bandara karena ia yakin pasti akan ada jejaknya.


Namun Arkana salah, karena tidak ada jejak sama sekali dari Emily karena Ayna dan Gavin sudah merencanakan ini dari jauh, Arkana tidak boleh menyerah sebelum ia menemukan istrinya, Arkana mendatangi rumah orangtua Emily untuk berbasa basi.


"Bunda". Panggil Arkana padanya.


"Arkana, tumben kesini? Emily mana?". Tanya Bunda Andin padanya.


"Ngga ada tuh, mungkin ke rumah temannya kali Ar". Ujar Bunda Andin biasa saja karena tidak mengetahui masalah putrinya.


"Baiklah kalau begitu Arkan cari ke rumah temannya ya bun". Ujar Arkana diangguki oleh Bunda Andin.


Arkana lemas ketika mendengar istrinya tidak ada di rumah mertuanya, Arkana menggelengkan kepalanya ia tidak boleh menyerah begitu saja, Arkana kembali melajukan mobilnya ke berbagai tempat.


Sedangkan saat ini Emily sedang berada di Amerika bersama anak dari uncle Arlen, mereka sepakat memberikan hukuman untuk Arkana agar jera, Emily sedang bermain dengan ponakan nya seketika mengingatkannya pada Baby Raka.


"Sayang kamu lagi apa? apa kamu sudah mandi? apa ayahmu benar menjaga mu? bunda rindu sayang". Gumam Emily sedih.


"Emily". Panggil Arlen padanya.


"Iyaa Uncle?". Tanya Emily menoleh padanya.


"Udah jangan sedih lagi, kamu harus happy selama disini". Jawab Arlen padanya.

__ADS_1


"Makasih ya Uncle, udah mau nampung aku disini". Ujar Emily padanya dengan berkaca kaca.


"Stt kamu tuh ponakan Uncle juga jadi gausah sungkan begitu". Ujar Arlen padanya.


"Aku rindu Baby Raka uncle, apa dia baik baik saja?". Tanya Emily padanya.


"Rindu Baby Raka? ngga rindu sama ayahnya?". Goda Arlen padanya.


Emily malu ditanya seperti itu, ia pun memilih bermain bersama ponakannya daripada menjawab pertanyaan Arlen yang menyebalkan, Gyta datang dari arah dapur membawa kue buatannya.


"Wahh wangi banget Aunty, bikin kue apa nih?". Tanya Emily padanya.


"Ini kue kesukaannya suami Aunty". Jawab Gyta menyimpan kue tersebut dimeja.


"Kayanya enak nih". Ujar Emily sambil tersenyum pada Gyta.


"Ya jelas Enaklah, kue kesukaan uncle nih". Ujar Arlen sambil memakan kuenya.


"Hish uncle rese deh". Ujar Emily padanya.


Kembali pada Arkana yang masih belum menyerah mencari keberadaan istrinya, sampai ia melupakan waktu makannya, sangking fokus mencari istrinya Arkana tidak mengurus dirinya sendiri.


Hingga beberapa bulan berlalu, Arkana terus saja seperti itu, badannya semakin tidak terurus membuat semua nya iba melihat Arkana yang terus memporsir tubuhnya untuk bekerja, bekerja dan bekerja.


Kini usia Baby Raka sudah 1tahun, selama Arkana belum bisa menemukan Emily membuatnya tidak bisa melihat perkembangan Baby Raka, saat Arkana akan menyebrang jalan tiba tiba datang sebuah mobil melaju cepat.


BUG


BRUKK


"ARKANAAA!! TIDAKK!!". Teriak seseorang yang menyaksikan kejadian tersebut.


"ARKANA BANGUN!! BANGUN GA , AKU GA IZININ KAMU PERGII!". Teriaknya sambil membawa Arkana ke mobilnya.


Orang yang membawa Arkana ke rumah sakit adalah Ameera dan juga Dion, mereka kaget saat melihat Arkana menyebrang sambil melamun dan juga tidak menyadari ada mobil melaju dengan kencang.


Kabar Arkana masuk ke rumah sakit sampai pada Emily, pantas perasaannya tidak tenang ternyata suaminya mengalami kecelakaan, Emily akan bangkit namun dihentikan oleh Arlen.

__ADS_1


"Jangan, kamu jangan muncul, biarkan saja dia seperti itu". ujar Arlen begitu kejam.


__ADS_2