My Handsome Husband

My Handsome Husband
Chapter 47#CLESELL (CLEOZA GISELLA)


__ADS_3

Kini mereka berdua telah sampai di Prancis , Gisella dan Cleoza langsung aja ke apartemen untuk istirahat, karena lelahnya selama perjalanan menuju Prancis. Mereka juga mengabari Tasya dan Deffa bahwa mereka telah sampai di Prancis.


"Kamu dulu sana mandi". Ujar Cleoza pada istrinya.


"Pengen istirahat dulu sayangg capekk". Ujar Gisella pada suaminya sambil merengek.


"Iyaa mandi dulu sayang biar istirahatnya juga enak gitu apa mau bareng mandinya?". Tanya Cleoza sambil menggoda sang istri.


"Ishh yaudahh deh aku mandii, awas kamu ngikutin aku". Ujar Gisella pada suaminya.


Sambil menunggu sang istri mandi, ia memainkan ponselnya untuk bermain cacing yang lagi viral pada masanya, ia memang berbeda dari yang lain. Yang lain permainannya Mobile Legends atau Free Fire, ini malah main permainan cacing wkwk.


Harus bisa sampai gede nihh cacing guee, awas ajaa yang kecil bikin gue kalahh. Batin Cleoza sambil memainkan permainannya.


"Arghhh kalah lagi kan gue, garagara s kecil". Ujar Cleoza kesal.


Gisella yang baru saja beres mandi melihat sang suami terlihat kesal, ia pun menghampiri tanpa ia sadari ia belum memakai baju nya.


"Kenapa sih Syaang?". Tanya Gisella pada suaminya.


"Iniloh yangg, aku kalah garagara si cacing kecil ada didepan cacing aku, susah loh bikin gede nya ish". Jawab Cleoza dengan kesal.


"Yaudah sabar, namanya juga permainan pasti ada kali sama menangnya kan". Ujar Gisella menenangkan suaminya itu.


"Sayangg, kamu mau menggodaku yaa?". Tanya Cleoza saat menyadari sang istri hanya memakai handuk.


"Menggoda apa sih? ngga ada yaa". Jawab Gisella pada suaminya.


"Terus maksudnya kamu pakai handuk aja ngapain coba?". Tanya Cleoza menggoda sang istri sambil memeluk perut sang istri.


Whattt!! gue lupa pakai baju Anjirr, huaaa Tasyaa gue maluuuuu. Batin Gisella meringis malu.


"Eumm it.. ttu aku lupa". Jawab Gisella dengan terbata bata serta malu.


"Bisa lupaa gtu? kenapa heum". Ujar Cleoza sambil terus memeluk perut sang istri.


"Yaa ya wajar lah lupa, namanya juga manusia!!". Seprott Gisella karena kesal.


"Yaudah maaf maaf sayangg, tapi aku minta jatah yaa". Ujar Cleoza saat melihat sang istri kesal.


"Ngga mauuu, aku udah mandii ishh". Ujar Gisella pada suaminya.


"Iyaa nanti mandi bareng lagi sama aku ya yaaa". Bujuk Cleoza pada istrinya.


"Ngga, aku capek". Ujarnya sambil melepas tangan suami yang melingkar diperutnya.


"Eitsss, dosa loh nolak ajakan suamii". Ujar Cleoza padanya membuat ia tidak bisa lagi menolak.


Beberapa jam kemudian, Cleoza terbangun setelah melakukan hubungan intim dengan istrinya, ia melihat wajah istrinya yang sangat cantik. Seandainya dulu ia tidak menyadari perasaan mungkin, ia akan kehilangan wanita yang sekarang sudah menjadi istrinya.

__ADS_1


"Aku sayang kamu, aku cinta kamu sayang, tetaplah disampingku hingga akhir memisahkan". Lirih Cleoza sambil mencium kening sang istri.


"Sungguh aku bahagia memiliki mu sepenuhya sayang, makasih karena kamu mau menjadi istriku, i love you so much for your my wife". Ujarnya sambil mencium seluruh wajah sang istri.


Tanpa ia ketahui, istrinya mendengarkan apa yang ia bicarakan sedaritadi, ia terharu mendengar apa yang suaminya katakan, ia sebenarnya telah bangun saat merasakan kasur bergerak.


I Love you too my husband. Batin Gisella untuk suaminya yang tampan itu.


"Eheum sayang, bangunn yukk kita mandii". Ujar Cleoza membangunkan sang istri.


"Iyaa aku udah bangun kok, yuk mandii". Ujar Gisella pada suaminya.


Beberapa menit kemudian, mereka telah siap dengan baju yang mereka gunakan untuk jalan jalan di kota Prancis, mereka pasangan yang sangat serasi hingga banyaknya orang yang melihat mereka pada iri.


"Wahh mereka pasangan yang serasi bukan?". Tanya seseorang pada temannya.


"Iyaa benar mereka pasangan yang sempurna dan juga serasi". Jawab sang temannya.


"Pengen banget kaya mereka deh". Ujar seseorang merasa iri.


"Huaaa pengen bangett apalagi kalau sampai pasutri satu lagi ada, bener bener kompak". Ujar seseorang lagi karena pernah melihat muka mereka di televisi.


Gisella dan Cleoza juga mendengar ucapan mereka, namun mereka abaikan karena mereka ingin menikmati bulan madu mereka, sekarang ini mereka sudah tiba di Restoran ternama di Prancis yang dimana dekat dengan pemandangan indah.


"Kamu mau makan apa sayang?". Tanya Cleoza pada istrinya.


"Oke syaangg". Ujar Cleoza sambil mengelus kepala sang istri.


Saat mereka sedang melihat menu makanan direstoran tersebut, tiba tiba saja ada yang menyapa mereka berdua ya tanpa sengaja mereka bertemu.


"Haii kalian berdua disini juga?". Tanya seseorang itu pada mereka berdua.


"Haii, iyaa nih kebetulan banget ya kita ketemu disini". Jawab Cleoza padanya.


"Iyaa nihh, btw selamat ya buat kalian berdua maaf gue ga bisa dateng waktu itu". Ujarnya diangguki oleh pasutri.


"Iyaa gapapa kali Yuna gue juga maaf ya gabisa dateng kenikahan lo , lo tau sendiri kan". Ujar Gisella pada Yuna temannya juga Cleoza.


"KARENA KITA NIKAH DIHARI YANG SAMA!!'. Teriak mereka berdua Gisella dan Yuna Andriani Putri.


Para suami yang melihatnya tepok jidat, karena ntah berapa perempuan yang mereka liat pasti melakukan yang sama jika bertemu temannya, nama suami Yuna sendiri adalah Antonio Bagas Santoso biasa dipanggil Anton, kebetulan Cleoza dan Antonio kenal karena mereka menjalani kerjasama sebuah proyek besar.


"Btw makan dulu yuk, udah dateng tuh pesanannya". Ajak Anton pada para wanita.


"Iya sayang, nanti lanjut cerita lagi kalau udah makan". Ujar Cleoza pada istrinya.


"Oke suamiku". Ujar keduanya barengan.


Gini nih kalau cweek ketemu cewek. Batin Cleoza.

__ADS_1


Selalu kompak tiap ketemu. Batin Anton.


Beberapa menit kemudian, mereka keluar restoran barengan dikarenakan masih pengen jalan jalan malam, enaknya sambil cerita cerita.


"Btw kalian juga bulan madu?". Tanya Gisella pada keduanya.


"Iyaa Sell masa lo doangg, btw kata Tasya lo dah hamil ya?". Tanya Yuna padanya.


"Iyaa, lo kontekan sama Tasya lagi setelah sekian lama?". Tanya Gisella pada temannya itu.


"Selamatt yaa semoga cepet nular ke gue, gue seneng bangett lo sama Tasya hamil, masa gue harus terus mendekam sih ". Jawab Yuna pada Gisella.


"Okee makasih, gue doain semoga lo cepet hamil ya biar barengan anak kita sekolahnya". Ujar Gisella sambil memeluknya.


Mereka terus berjalan tanpa menyadari suami mereka berada jauh dibelakang, hingga Gisella menyadari terlebih dahulu bahwa suaminya tidak ada disampingnya.


"Ehhh Yun, suami gue kemana?". Tanya Gisella pada Yuna dengan panik.


"Lahh gue gatau, suami gue juga kemana ini?". Tanya Yuna balik padanya.


"Apa jangan jangan diculik kucing garong?". Tanya Gisella pada Yuna.


"Wahh kalau bener, liat aja gue ga akan kasih ampun Tuh kucingg!!!". Jawab Yuna dengan nada meledak ledak.


Sedangkan sang suami menahan tawa karena melihat tingkah lakunya, mereka akhirnya menyusul istrinya dengan jail mereka memegang pundak istrinya masing masing, membuat mereka berdua panik karena dikiranya penjahat.


"HUAAA AMPUN BANGG". Teriak mereka berdua.


"Heiii kalian ngangetin tauu". Ujar Yuna setelah tau para lelaki yang mereka khawatirin menjahilinya.


"Habisnya kalian anteng banget, sampe lupa kita ada dibelakang kalian". Ujar Cleoza diangguki oleh Anton.


"Yaa maaf suamikuu hiks". Ujar mereka berdua barengan.


Sungguh sulit dipercaya. Batin Anton.


Fiks ini kekompakan yang hakiki. Batin Cleoza.


"Yaudah kita pulang duluan ya". Pamit Yuna pada mereka berdua.


"Oke hatihati dijalan". Jawab Gisella padanya.


Selama dalam perjalanan menuju apartemen, Cleoza tidak mendengar suara sang istri, pada saat ia menoleh ternyata istrinya tertidur mungkin karena kelelahan atau kekenyangan.


"Gemes banget bini gue". Ujar Cleoza sambil mencium pipi sang istri.


Bagaimana kelanjutannya?


Mau tau? tetap ikuti terus ya guys:)

__ADS_1


__ADS_2