
bocah kecil itu merajuk tak ingin keluar dari kamar Daddy nya tapi juga tak ingin bertemu Daddy bahkan siapapun,, karena ia malam ini ingin tidur bersama sang mommy tapi apa tidak ada yang mengijin kan nya.
"sayang kuu momma datang dengan makanan kesukaan kamu". Xena datang membawa nampan berisi mie pasta saos keju kesukaan ze
mendengar itu ze langsung berlari ke arah balkon
"Hay cantik ku makan yok,,,sini momma suap kan". bujuk Xena mendekat ke arah ze duduk di ayunan balkon
"ze mau makan kalau nanti tidur bareng mommy".
"ze sayang mommy?".
"iya momma, ze sayang mommy ze mau bobok sambil peluk mommy ze belum pernah merasakan itu momma". jawab nya sedih
"bukan kamu semua disini tidak menyayangi ze atau mommy Gea,, justru kami melarang ze agar mommy bisa bobok lebih tenang sayang agar biar cepat pulih".
perlahan Xena menyuapi makanan ke mulut ze, tapi bocah itu menepis tangan Xena membuat sendok itu terjatuh berserakan di lantai membuat xean yang baru datang menggeleng geleng kan kepala nya
"sini berikan padaku,, biar aku yang mengurus nya kamu bisa keluar soalnya ayank kamu nyariin seperti bayi,, ya bayi tua". kesal Xean
kalau sudah xean yang mengambil alih untuk mengurus ze pasti selesai sesuai ekspektasi,
...
pukul 11 semua orang sudah terlelap tapi tidak dengan Ze yang begitu gelisah ia sangat ingin begitu ingin untuk tidur menatap wajah mommy nya bukan seperti sekarang menatap wajah Daddy nya,
tiba tiba ide licik muncul di otak kecil itu
__ADS_1
dengan penuh kelembutan untuk memindahkan tangan Xe dari perut nya secara perlahan ze turun tanpa menggunakan sandal supaya langkah kaki nya tak terdengar oleh siapapun.
sampai di ambang pintu ia Bimbang harus menuruni tangga ke lantai bawah tanah sedangkan ia kini di lantai tiga,,huh sungguh lelah bukan,, tapi kalau menaiki lift ia Takut uncle Bara sadar terus melarang nya
tanpa berlama-lama bocah kecil itu menuruni anak tangga, walaupun kaki nya sudah merasakan lelah tapi ia tidak menyerah demi bisa tidur bareng mommy.
"huhhh,,, lelah mommy". keluh ze seraya menyapu keringat nya
sampai di ambang pintu ia dikejutkan oleh 3 orang penjaga yang setia menjaga ruangan spesial mommy nya, bukan ze saja ketiga pria bertubuh besar itu juga terkejut.
"mau kemana nona kecil". tanya penjaga berlutut di hadapan ze
"mau tidur bareng mommy".
"apa tuan Bara tahu nona kecil?"
"tapi kan aku anak mommy,, boleh ya uncle Tampan,, please". dengan wajah lucu nya membuat ketiga pria dewasa begitu gemas melihat mata lucu ze
"tapi no_"
"kalau tidak ze menangis kencang biar uncle Bara marahi kalian karena buat ze nangis". ancam nya seketika membuat para pria itu akhirnya mau membuka kan pintu masuk dan mengantar kan ze kedalam
suasana begitu sepi hanya ada 1 dokter wanita yang berjaga sedangkan yang lain beristirahat di kamar pribadi yang sudah di siap kan bara untuk menunggu giliran menjaga Gea.
"zevilsya".
"dokter,, apa ze boleh bobok di samping mommy dok". ze bertanya dengan penuh air mata yang menetes di pipi nya membuat semua orang tak tega untuk tidak mengizinkan kan nya
__ADS_1
"tentu saja sayang". dokter itu mengendong sedikit kesusahan karena ze memiliki badan yang subur dan sehat di tambah dokter itu sudah tua mungkin sebaya seren
"terima kasih dokter". ujar ze tersenyum manis karena ia sudah berada di samping mommy nya,
"sama sama sayang".
"kalau begitu kamu permisi dokter". kata pria bertubuh besar
dokter mengangguk
...
"mommy tahu GK,, kalau ze kesini tadi diam diam,, hehehe,,, soalnya Daddy GK ijinin ze tidur disini katanya bisa membuat tidur mommy GK nyenyak".
"mommy tidur yang nyenyak ya,, biar cepat bangun,,,". ze mengelus kedua mata ze penuh kelembutan
"huwaa kaki ze capek mommy karena ze lewat tangga,, tapi gapapa lelah nya ze udah sedikit ilang karena udah ketemu mommy"..
"mommy cepat bangun yaa,, biar besok kita bisa makan bareng,,, ze iri mommy ze iri sama zeglaf karena ze dia bisa bareng mommy nya teyus sedang kan ze GK pernah merasakan apa rasanya di peluk mommy,, ze sayang mommy".
begitu banyak yang ia cerita kan siapa sadar Gea bereaksi ia dapat mendengar kan setiap kata yang terlontar dari mulut ze membuat dokter yang menyaksikan itu sembari tadi menangis haru melihat interaksi ze dengan pasien
ze mommy bisa dengar nak mommy bisa mendengar kan apa yang kamu rasakan sayang nak tunggu mommy,,
Gea menetes kan air mata nya membuat dokter segera memeriksa dan memanggil teman teman nya
"Gea apa kamu bisa mendengar kan suara saya? tolong dengarkan suara saya dengan baik okeyy,,, jangan terburu-buru sayang perlahan secara perlahan buka mata nya dengan pelan okeyy,,kalau tidak bisa jangan di paksa okeyy".
__ADS_1