My Heart Brother

My Heart Brother
61. mommy


__ADS_3

Mall


Di toko mainan terlengkap yang ada di sana juga di lengkapi dengan beberapa fasilitas lengkap agar orang tua dan anak-anak merasa nyaman saat mengunjungi toko mainan tersebut.


Sesuai janji xean dirinya akan membeli kan semua mainan yang di sukai zevilsya kalau perlu beli saja satu toko ini, pikir Xean.


"lihat dad.. Moli". tunjuk ze antusias ke arah rumah rumahan bertingkat bewarna biru muda yang sangat besar, mungkin dirinya dan juga sang Daddy juga bisa masuk dalam rumah mainan itu.


"Suka?" tanya Moli menunduk menatap putri nya yang berada di tengah mereka.


ze mengangguk senang dengan mata berbinar-binar


"ayo kita borong semua nya". ucap xean seraya mengendong ze lalu membawa nya masuk ke dalam toko itu.


Ze begitu antusias dalam memimpin perjalanan untuk mencari rumah rumahan yang berbagai macam nan sangat memanjakan mata dari anak-anak hingga orang dewasa.


penuh semangat Xean juga menawarkan beberapa mainan ke arah ze, membuat gadis itu tertawa terbahak-bahak sebab xean memakai kacamata berbentuk mata.


karena senyuman itulah aku selalu jatuh cinta padamu xe dan karena ketulusan mu lah aku bertahan hingga kini.


loli begitu terharu melihat dua orang yang ia sayangi bahagia.


drtttt drttt


Ponsel xean berdering pertanda ada telpon masuk untuk nya.


"ze, Daddy keluar dulu angkat telpon kamu jangan nakal jangan susah kan?".


"moliii". ze melanjutkan kalimat xean


entah kenapa xean selama ini tidak pernah menyebut loli dengan Moli di hadapan ze membuat loli harus merendam kesedihan nya.


....


"hallo".


"ya hallo". jawab xean yang sudah berada di luar toko


"tuan sesuai permintaan anda ka-". ucapan pria di seberang sudah tak terdengar lagi karena dengan tidak sadar Xean berdiri di tengah jalan dan di tabrak oleh orang lain.


"ehhh". kesal xean menatap wanita yang terduduk di lantai.


"apa kau tidak bisa berhati hati ha? kalau sempat ponsel ku terjatuh kau harus mengganti nya". ujar xean kesal menatap tajam wanita yang asik membersihkan lutut nya tanpa menatap Xean.


tanpa menghiraukan perkataan xean wanita itu langsung berdiri dan meninggalkan xean yang semakin geram, tapi sebelum pergi ia tidak lupa membalas perkataan pria kejam itu.


"tak sadar diri".


walau sedikit tapi sangat menggigit hati xean. hmm seperti nya bukan perkataan wanita tersebut melainkan suara lembut nya.

__ADS_1


dengan penuh rasa penasaran xean menyusul wanita rambut pendek dengan pakaian serba hitam.


tapi sebelum itu terjadi telpon xean kembali berdering membuat langkah nya terhenti.


di dalam toko.


"huh dasar pria tak tahu diri, udah salah malah nyalahin orang lagi .. hari ini kau selamat karena aku tak punya waktu mengurusi pria berengsek seperti mu.. huhhh". kesal wanita itu berkomat Kamit seperti Mbah dukun di balik lemari besar dalam toko itu untuk bersembunyi dari seseorang.


...


"akhhh sial di mana wanita itu? kalau tuan tahu non na lolos dari mata kita bisa gawat". ujar dua orang pria di luar toko.


"yaudah ayo lanjut cari dan harus kita temukan".


dari dalam wanita itu masih tetap memerhatikan dua org tersebut.


"hah akhirnya mereka pergi juga". ujar nya lega seraya mengelus dada nya.


.


.


"molii.. molii apa Moli mau bantu ze". tanya bocah kecil itu seraya menggerakkan kepalanya


"tentu sayang, katakan". ujar loli mencubit pipi ze dengan gemes


"siap tuan putri, tapi ingat ze tidak boleh kemana mana, disini saja,, okeyyy?". loli memperingati ze


"siap mommy loli yang paling cantik".


bukan tanpa sebab ze ingin berpencar dari loli, karena di sudut sana di balik lemari yang berisi furniture mainan ada seorang wanita cantik mirip seperti mommy Gea.


satu kedipan


"mirip".


dua kedipan


"benar mirip".


kedipan banyak


"ini benar-benar mirip? apa itu mommy ze? mommy ze". gumam ze mengerjab- ngerjab kan mata nya dengan imut, ia masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat kini.


sementara itu loli yang tidak ada rasa curiga penuh semangat wanita cantik itu mencari mainan yang ze maksud.


"maaf kan ze Moli, ze ingkar janji". ujar ze menatap loli yang fokus pada tujuan nya.


pelan tapi pasti ze kini sudah berada di belakang wanita itu.

__ADS_1


"mom.. eh maksudnya Tante kenapa seperti sembunyi gitu?". suara cadel itu mengejutkan wanita berpakaian mamba itu.


"eh ya ampun". ia mengelus dada nya, ". hyy anak kecil aku-aku disini ingin membeli mainan ya ingin mainan". lanjut nya cengengesan.


ze menyerngit kan dahi nya .


"mainan nya tidak disitu tapi disini". jawab ze seraya menunjuk furniture di hadapan nya.


"hehehe,,, kamu sangat pintar yaa". ujar nya seraya mencubit pipi chubby memerah itu.


"mana ze?". suara xean di belakang nya mengejutkan Lolita .


"it—".loli menunjuk di mana ze berada tadi. "loh kemana ze?" lanjut nya seraya mencari keberadaan ze di toko sebesar itu.


"ze sayang". teriak loli memanggil putri nya


"sayang,, Zee kamu dimana".


"kalau sempat terjadi apa apa pada putri ku kau akan tahu Akibat nya". tatapan mata tajam dan wajah Dingin mampu membuat nyali siapapun yang melihatnya menciut.


"zevilsya". teriakan lantang xean mampu membuat satu toko hening dan ketakutan.


"maaf tuan ada apa anda berteriak?". tanya salah satu karyawan Di sana merasa terganggu akibat teriakan loli dan xean.


belum sempat menjawab pertanyaan tersebut ze berteriak.


"Daddy ze disini". teriak ze membelakangi wanita itu


"ehh apaan nih anak bisa bisa rame nih orang kesini,aku harus pergi dari sini biar aman".


tap tap


suara langkah kaki banyak mulai mendekat


"ze". panggil xean melangkah besar menuju ze.


"Daddy". ze langsung berhamburan masuk ke dalam pelukan xean.


"kamu ngapain disini sayang? Moli panik Daddy panik". ujar loli mengelus rambut ze.


"sorry dad,moli, tadi ze kesini karena". perlahan ze menatap dimana wanita mirip mommy nya berada


kok GK ada yaa? apa ze menghayal? atau bicara Ama hantu mommy ya?".


" kenapa sayang". suara xean membuat lamunan ze buyar


"Karena mau ini dad". jawab ze spontan mengambil jam berbentuk donat.


maaf ya dad.. Moli ze harus berbohong agar mommy GK jauh lagi sama kita, ze berdoa semoga Daddy dan mommy bersatu, aamin.

__ADS_1


__ADS_2