
"Lo bisa serius GK sih na? dari tadi ini aja belum kelar-kelar" ujar salah satu kameraman yang ikut serta dalam pembuatan iklan hari ini berteriak kesal ke arah nya.
"heh apaansih.. kenapa Lo marah marah gitu Ama Xena ha? kalau dia kesal terus GK mau lanjutin nih syuting gimana?" kesal team makeup sembari tadi memperhatikan pria tersebut begitu sensian terhadap apa yang di lakukan Xena sembari tadi.
Begitu pun xena model cantik tersebut pun memang terlihat tak seserius seperti biasanya, entahlah entah apaa yang ada di pikiran nya kini.
"Halah bukan dia saja artis yang ada di dunia ini masih banyak wanita-wanita cantik dan lebih seksi dari dia". ucap pria kameraman menatap benci bercampur marah menatap sang model.
ucapan tanpa di saring terlebih dulu itu mampu membuat hati xena terbakar kala mendengar omongan pedas itu, tanpa berpikir panjang dan memikirkan kerugian nya ia langsung meninggalkan lokasi tanpa berkata apa-apa.
semua team menatap heran pria bermulut pedas pasal nya sedari dulu pria tersebut begitu baik dan perhatian kepada Xena tapi lihat lah kini semua berbalik hanya ada rasa marah,kesal, dan sakit hati.
entah apa penyebabnya tidak ada yang tahu.
"kau kenapa ha? kau tahu tindakan mu itu membuat kita dalam masalah, aku tidak mau tahu nanti siang kita harus syuting dengan model seperti Xena atau lebih cantik dari dirinya". kata sutradara dengan tegas yang sudah berdiri di hadapan pria itu tak lupa sedikit mendorong pria bermulut pedas itu karena kesal.
...****************...
"akhhhhhhh". Xena berteriak geram seraya mengacak-acak rambutnya.
Di apartemen lantai 30 itu Xena berteriak teriak kesal kenapa bisa hari-hari nya berantakan setelah bertemu dengan ze untuk kesekian kalinya.
"dasar badebah".
Xena menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang tanpa melepaskan aksesoris yang melekat di tubuh nya.
"aaaa siapa mereka kenapa foto yang di tunjukkan anak kecil itu membuat ku kepikiran seperti ini .. hiks hiks". rengek Xena menghentak hentak kan kaki nya di atas kasur empuk itu.
🌚
flashback off
"hyy Tante cantik". sapa ze saat melihat Xena berada di caffe yang sama dengan bersebelahan meja makan.
"hyy cantik, kamu sama siapa disini?". tanya Xena melirik kiri kanan pasal nya ia tak melihat siapapun di meja ze hanya bocah perempuan itu sendiri.
"sama cus, itu dia". jawab ze menunjuk cus baru saja kembali dengan membawa kan eskrim kesukaan ze.
__ADS_1
"ini sayang". ujar cus seraya meletakkan eskrim di hadapan ze tanpa memperhatikan wanita berambut pendek di samping nya.
"makasih cus".
"Iyah sayang ku sama-sama".
"Tante cantik mauu". ze menawarkan eskrim untuk Xena dan cus pun melirik ke arah Tante cantik yang di maksud ze.
betapa kaget nya cus melihat wanita di hadapan nya, memang tak dekat Dan tahu banyak mengenai nyonya Gea mommy ze, bukan berarti dirinya tidak hapal wajah cantik yang selalu menemani ze tidur.
tidak bergeming seraya mengucek matanya.
"cantik kan cus?" suara cadel ze membuat cus sadar tidak lupa kedipan mata ze membuat cus mengangguk cepat.
Xena melihat itu dia hanya menyerngit kan dahi nya.
"apa ada yang aneh ya pada wajah ku? atau penampilan ku ya?" tanya Xena dalam hati tetap melanjutkan ritual makan nya.
satu jam sudah berlalu peperangan dengan sendok garpu dan piring sudah selesai saat nya ze dan cus pulang sebab kalau terlalu lama di luar loli dan xean akan marah kepada cus.
"ze pulang ya mommy". ujar ze keceplosan membuat Xena menganga lebar.
satu kecupan hangat dari ze semakin membuat Xena semakin bingung
"tatahhh" Ze melambaikan tangan nya saat dirinya sudah menjauh dari Xena
"eh bentar cus". ze melepaskan pegangannya dari tangan cus dan segera berlari menuju Xena..
"Huhh, ini untuk mommy ze paling cantik". setelah meletakkan selembar foto di atas meja Xena lalu kembali ke cus yang masih dengan setia menunggu nona kecil nya.
"ehh apa ini". ujar Xena terkejut akibat kedatangan bocah kecil itu tiba-tiba dan segera berlalu pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun.
perlahan tangan lentik putih mulus itu mengambil foto tersebut,
"hahh" betapa terkejutnya Xena saat melihat foto pernikahan yang wajah pengantin wanita nya begitu mirip dengan nya.
flashback on
__ADS_1
🌚
Baru saja mau ke alam mimpi indah suara telpon yang sangat menganggu itupun berdering.
"akhhhh siapa juga ganggu aku lagi ha? apa tidak bisa sesekali aku merasa kan ketenangan". geram Xena melirik telpon nya yang berada di atas kepala nya.
"hallo". nada kesal Xena tak dapat di tahan oleh nya.
"ehh santai sayang". ujar pria di sana merasa terkejut dengan nada Xena
perlahan wanita itu membuka matanya lalu menatap nama yang tertera di layar ponsel nya
huhh kenapa badebah ini selalu saja menganggu ku ha.
(sutradara)
"iya katakan apa yang ingin di sampaikan". tanya Xena perlahan santai.
"apa benar kau tidak mau ikut serta dalam iklan ini lagi?
"hah? siapa yang bicara seperti itu ha?"
"Rio, katanya tadi dia sudah menelpon mu dan meminta maaf tapi kau menolak mentah-mentah dan mengatakan tak ingin ikut serta dalam iklan ini, apa benar?".
"iyahh yang di katakan kameraman kurang ajar itu benar aku tak mau ikut dalam syuting itu kalau ada dia".
"come on baby, dia kameraman handal mana bisa begitu".
"terserah aku tidak mau ikut intinya".
"MMM baiklah kalau gitu pasti kau telah memikirkan berapa denda nya bukan? tapi kalau kau mau menikah dengan ku tenang saja semua denda dan kemauan mu akan ku turuti".
"eh dasar idung belang istri mu saja tidak ter-urus dan sekarang mau mengajak ku menikah, ogahh".
secara sepihak Xena mematikan Telpon nya.
"huh dasar model sombong,awas saja kau akan tahu Akibat nya telah berani berkata seperti itu".
__ADS_1
"akhhhh badebah udah bau tanah juga udah loyo keriput bentar lagi juga mati sok sok an mau ngajak aku nikah". kesal Xena seraya mengambil foto pernikahan tersebut yang ia simpan di bawah bantal nya dan seraya segera menghubungi nomer telpon yang ada di belakang foto tersebut.