My Heart Brother

My Heart Brother
85. pelajaran untuk jelakung


__ADS_3

Café the Smile


Dua wanita cantik berbeda usia itu terlihat sedang membicarakan hal serius, siapapun melihat dua wanita itu saat ini pasti akan berpikir hal sama mengenai mereka.


“ada perlu apa mengajak ku bertemu di sini?”. Ujar Xena dengan ketus seraya melirik wajah cantik di hadapannya.


“marah marah bisa membuat mu keriput”. Jawab Lolita santai sembari tangan lentik nya meraih jus tomat kesukaan nya, selain enak tomat juga memiliki manfaat bagus untuk kecantikan nya.


Melirik Loli dengan tatapan tak suka “aku tidak punya waktu untuk meladeni hal yang tak penting”. Ucapan Xena kali ini berhasil membuat Mommy asuh Ze kesal.


Xena sedikit menarik sudut bibir nya


“kenapa kau datang kemari Xena Edmee?”. Loli akhir nya bersuara.


Sudah Xena duga pasti ada hubungan nya dengan ponakan dan suami kakak nya.


Loli semakin geram melihat tingkah Xena yang tengah asik meneguk jus nya tanpa menjawab pertanyaan nya terlebih dahulu.


“apa kau dengar? Kenapa kau bisa ada disini?”. Tanya Loli menyipit kan matanya seolah mencari kejujuran.


“untuk apa aku memberi tahu mu? Mau kesini mau kesitu.. ya terserah saya nona Lolita, uang ya uang saya lagian apa hak mu untuk mengetahui segala hal yang mau aku lakukan ha?”. Jawab Xena judes bin tajam membuat loli sedikit gentar menghapi Xena yang jauh berbeda denga Gea yang tipikal orang yang lebih ramah dan lembut.


Xena semakin suka membuat wanita di hadapannya ini semakin kesal, ia begitu muak ada lolita yang sok sok- an menjadi pahlawan kesubuhan untuk Zevilsya.

__ADS_1


Apa si jelakung ini Mau coba coba rasa indah nya tinggal di kediaman pragupta dan perlahan mengambil alih posisi gea? Ohh tidak bisa, gea ku masih hidup tak dapat satu orang pun yang akan menyingkir kan dirinya dari hati Xean.


“kau tahu bukan bahwa aku lah yang merawat Ze dari bayi hingga saat ini? Menjadi sosok yang menggemas kan dan juga pintar”. Tutur loli memperlihat kan kesedihan nya seolah ia begitu terluka dengan kehadiran Xena di tengah hubungan nya dengan Ze dan Xean yang kian membaik.


“sorry Loli, aku bukan Gea yang baik hati dan mudah iba. Aku Xena aku tahu yang mana yang sungguh-sungguh dan pura pura”. Xena menekan kan kata pura pura.


“kehadiran mu membuat hidup ku hancur, kau dan gea sama saja memang suka merebut milik orang lain”. Ujar wanita itu sedikit menaikkan suara nya, Loli tak dapat menahan kegundahan di dalam hati nya.


bruggg


Xena menggeprak meja di hadapannya karena tersulut emosi mendengar kata merebut milik orang lain, sehingga kedua wanita cantik itu menjadi pusat perhatian pengunjung café tersebut.


“kau sadar apa yang baru saja keluar dari mulut busuk mu itu ha”. Tunjuk xena ke arah mulut Lawan bicara nya dengan emosi.


Begitu terhenyak hati nya kala mendengar ucapan bagaikan sayat pisau yang mencabik- cabik hati nya.


”hayy jaa ucapan mu”. Bentak Lolita menunjuk wajah Xena dengan emosi


“hayyyyy turun kan tangan mu, cepat!. Sebelum aku patah kan tangan mu itu”. gertak Xena tajam membuat Loli spontan menurun kan tangan nya segera.


“kau perlu ingat loli, bahwa Xean tak pernah mau menjadi kan mu istri karena apa? Karena kau bukan lah type nya, sayang”. Ujar Xena centil tapi tajam seraya mengelus pipi Loli dengan jari telunjuk nya. Sekuat mungkin Loli menghempas tangan Xena dengan kasar.


“aduh sakit”. Xena melihat tangan nya yang di tepis loli. “tapi tak sesakit hati mu, opss! Jangan kan untuk menikahi mu. melihat mu saja bahkan niat secuil upil saja tidak ada untuk mu L O L I T A”. lanjut Xena tajam bagikan silet yang tertancap di seluruh tubuh nya.

__ADS_1


Loli yang sudah kehabisan kata kata dan kesabaran nya kian menipis, ia melanyang kan tangan nya untuk menampar pipi mulus lawan nya. Tapi sebelum itu terjadi dengan cekatan Xena menangkap tangan Loli dan sedikit meremas nya.


“sudah ku peringati bukan, aku bukan sosok lemah lembut- siapapun yang berani mengusik diriku jua keluarga ku akan aku jamin ia akan menyesal”. Ucap Xena dengan tatapan membunuh membuat Loli terbeku.


“sekali lagi tangan kotor ini berusaha menyentuh pipi ku, tak segan segan ku patah kan tangan ini”. Ancam Xena sedikit kuat meremas tangan lawan nya.


“lepas kan tangan ku”. Berontak Loli karena ia sudah merasakan sakit di tangan nya.


Xena menghempas kan tangan Loli membuat si empu meringis.


“awww”.


“ku peringati mulai saat ini jauhi Ze, Xean termasuk keluarga nya! Apa kau mengerti ha”lanjut Xena langsung duduk seraya meneguk kembali jus nya, sungguh ia sangat membutuh tenaga untuk melandeni si jelangkung ini.


“kau lah yang seharusnya menjauh kan Xean bukan aku, karena aku yang pantas untuk Xean bukan kau atau pun Gea”. Ujar Loli yang masih berdiri menatap benci ke arah Xena


“kau sungguh keras kepala ya ternyata”. Tutur Xena berdiri kembali dan seperkian detik nya ia menjambak rambut Loli dengan kasar membuat si empu meringis kesakitan.


“apa kau tuli ha? Sekali lagi kau berhayal seperti itu akan ku cabut rambut mu ini”. Bisik Xena begitu mengerikan


Seluruh pengunjung begitu heboh melihat adegan itu, tak banyak dari mereka merekam action itu. Xena yang merasa akan membuat citra dan image nya sebagai model akan turun jika mereka semua berhasil menyebar kan vidio tak senonoh ini, Beralih menatap orang-orang yang berani merekam nya.


“matikan ponsel kalian sekarang! Atau kalian akan menyesal”. Ancam Xena begitu menakut kan sehingga membuat mereka mau tak mau menutup ponsel nya.

__ADS_1


“satu lagi siapa yang menyebar kan vidio itu kalian berhadapan dengan ku dan juga hukum, aku jamin itu”. teriak Xena menggebu persis seperti psikopat membuat Loli merinding.


__ADS_2