My Heart Brother

My Heart Brother
67. Zevilsya & zegraf


__ADS_3

cuci mata dengan berbelanja memang lah healing terbaik untuk wanita sebesar apapun masalah yang sedang di hadapi semua hilang seketika, tapi di garis bawahi Cuan. semua aman dan beres kalau ada cuan. dari cuan bisa membuat kita bahagia tapi kebahagiaan itu harganya mahal tidak dapat di bayar oleh cuan.


bersenandung kecil seraya mengunyah permen karet Xena menjelajahi toko aksesoris seraya menenteng beberapa paper bag hasil belanja nya yang sudah hampir 1 satu jam di sini.


bruggh


tidak sengaja Xena menabrak tubuh seorang anak kecil yang membuat nya terjatuh.


"ehh maaf sayang". ujar Xena segera membantu bocah kecil itu, tapi dirinya kalah cepat dengan gadis cerdik di hadapan nya.


"kamu tidak apa-apa?" ujar zevilsya mengulurkan tangannya untuk menolong bocah laki-laki yang terduduk di lantai mall tersebut.


bocah laki-laki nan Tampan itu zegraf menerima uluran tangan tersebut.


"thank you". ujar zegraf tersenyum manis seraya mengedip ngedip kan kedua matanya.


"hmm baiklah sepertinya orang dewasa diam saja". sela Xena menatap Langit-langit mall


membuat zevilsya segera memeluk Xena penuh rindu.


"missyou mommy". bisik ze memeluk erat tubuh Xena, membuat seluruh tubuh meremang. "tenang mommy ze akan bekerja keras agar kita bersatu". mendengar kata-kata itu membuat mata Xena membulat sempurna.


ya Tuhan seperti nya lebih seram anak ini daripada si tua bangka.


drttt


ponsel Xena berbunyi pertanda ada panggilan masuk.


"sebentar ya anak-anak manis". ujar nya mengelus rambut kedua bocah itu sembari berjalan menjauh dari mereka.


"Zee". teriakan dua wanita yang jarak nya sedikit jauh membuat dua bocah itu melirik sumber suara.

__ADS_1


"mami".


"Moli".


"siapa wanita yang tadi ze?". tanya Moli dari kejauhan dirinya melihat ada ze berpelukan dengan wanita tersebut.


"itu aunty Dita". jawab nya berbohong dan itu cukup membuat loli tak membahas nya lagi.


"ya ampun, ze kemana saja nak? mami cemas kalau kamu ilang dari pandangan mami, kan udah mami bilang jangan pergi tanpa mami.. mami hanya punya ze". ucap Celsie dengan mata berkaca-kaca seraya membawa ze dalam pelukan nya tidak lupa kecupan kecupan cemas dari dokter cantik itu.


"nama nya milip ze ya Moli". bisik ze di telinga loli


mendengar bisikan-bisikan tetangga membuat Celsi mengalihkan pandangan nya kepada ibu dan anak tersebut.


"maaf nyo-" tiba tiba suara Celsi hilang entah kemana membuat kalimat nya terputus kala melihat ada siapa di hadapan nya.


"dokter Celsie bukan?". tanya loli ramah. "apa kabar dokter". tanya loli berbasa basi


"ah iya dokter tak masalah, mungkin lain kali kita bisa minum kopi bersama".


...****************...


Xena melempar ampas permen karet nya ke sembarang arah sehingga permen tersebut mengenai kepala seseorang.


"ohh shittt". umpat kesal pria itu saat ia memegang kepala nya dirinya merasa kan ada yang lembek lembek dan hangat di sana. penuh penasaran akhirnya memberanikan dirinya untuk mencium tangan nya.


"permen karet". gumam geram xean langsung berbalik arah dan mendapati wanita yang wajah nya mirip dengan almarhum istrinya sedang menggigit jari telunjuk nya.


"hehehe aku tidak sengaja tuan ganteng". ujar Xena cepat cepat mengambil permen karet nya yang sudah dengan nyaman nya menempel di sana


"aakkkk". ringis xean kuat, sakit sangatlah kasar Xena sungguh tak menggunakan aba aba untuk mencabut nya Sehingga menarik helaian rambut harum itu.

__ADS_1


setelah terasa berhasil Xena berlari menjauh dari lokasi tersebut.


"hyy,,, jangan lariii". xean geram tak ingin mengalah itupun juga mengejar wanita jadi jadian itu, terjadi lah sesi kejar kejaran di sekitaran mall tersebut.


"huh huh". Xena ngos-ngosan,,,


"seperti nya sudah aman dia tidak mengejar ku lagi".


cilubba


oo-oowww


ternyata dengan santai nya Xean berdiri di hadapan xena membuat desiran darah tinggi di tubuh nya


mati kau xena,,,


"ma-maaf aku tidak sengaja sungguh". wajah Xena memelas tapi xean nan geram tak menggubris wajah itu. Xena mundur xean semakin maju begitu lah hingga wanita itu terpojok tidak dapat mundur lagi.


"iss siapa yang meletakkan mobil disini ha?". teriak Xena geram dirinya tidak bisa mundur lagi sebab ada mobil terparkir


"ehh lupa ini parkiran ya,,hehehe". Xena bertanya Xena pula yang menjawab, dengan cengengesan menghilangkan rasa takut nya kepada laki laki berwajah dingin itu yang kini sangat dekat jarak mereka.


"aku berpikir bahwa kau siapa yang selalu memakai wajah istri ku, seseorang yang sangat aku cintai kau tahu dia lah satu-satunya wanita yang aku cintai sejak kecil aku lah anak laki-laki berusia 8 tahun yang sering menggendong dan menghibur nya". terlihat di raut wajah xean betapa besar cinta dan kasih sayang nya untuk Gea Zulaikha seorang.


Xena tertegun melihat wajah lembut xean hari ini, tidak ada wajah tanpa ekspresi, mata tajam, tangan yang mengepal.


ternyata kau sangat tampan tuan


"sudah 3 tahun wajah ini meninggal ku seorang diri mengurus buah hati kami tapi lama kelamaan aku bisa menata kembali hidup ku dan sekarang aku membenci wajah ini aku benci mata nya aku benci semua hal tentang diri nya". suara pria itu penuh penekanan wajah nan teduh kini berubah menjadi monster berhasil membuat Xena takut kepada nya.


sekuat tenaga wanita itu mendorong tubuh xean hingga sedikit menjauh dan berusaha lari secepat nya.

__ADS_1


"dasar pria berengsek". teriak Xena membuat xean mencibir man mulut nyaa.


__ADS_2