
"ayo zegraf makan bubur nya". ujar wanita cantik itu, celsie.
"no". (balita berjenis kelamin laki-laki itu mendorong sendok berisi bubur itu). "ze mau nya di suapi Daddy,,, pokok nya Daddy". teriak anak itu membuat sakit kepala celsie.
"Daddy sibuk Daddy pasti tidak sempat menyuapi ze". ujar celsie Sambil mengaduk aduk mangkok yang berisi bubur ayam.
"ayo nak buka mulut nya biar cepat sembuh, mami harus kerumah sakit". dengan lembut celsie menyuap kan buah hatinya
"tidakk". zegraf menepis tangan celsie membuat sendok yang ia pegang terjatuh.
prankk
"zegrafff". terdengar teriakan yang menggelar memanggil nama bocah kecil itu.
menunduk kan wajah nya dengan mata berkaca-kaca.
celsie menghela nafas seraya mengambil sendok tersebut.
"ini masih terlalu pagi untuk meributkan sesuatu ze". ujar pria berbadan kekar itu dengan tegas sembari menatap tajam ke arah ze yang masih tertunduk.
perlahan zegraf mengangkat wajahnya lalu menatap sang Daddy dengan mata berkaca-kaca menahan tangis.
"ze mau di suapi Daddy". ujar pelan anak itu dengan raut wajah sedih.
"jangan manja ze, kamu sudah besar makan lah sendiri". ujar nya tanpa memikirkan perasaan bocah tampan itu seraya melangkah kan kaki nya pergi menjauh dari mereka berdua.
"Daddy,,,ayo dad ayo .. ze mau di suapi". zegraf menarik narik ujung jas sang Daddy sambil merengek
"zegraf". dengan lantang nya pria itu mendorong tubuh mungil itu hingga terjatuh.
"Axaaa!" teriak geram celsie, dengan spontan wanita itu menyambut tubuh anak nya
hiks hiks ze menangis di dalam pelukan celsie.
"cup.. cupp... anak pintar tidak boleh cengeng,, ayo sayang sama mami kita ke dapur yuk". ucap celsie segera mengendong buah hati nya.
__ADS_1
...----------------...
Di ruang kerja pribadi Axa.
tok tok
celsie masuk kedalam seraya membawakan segelas jus terong Belanda kesukaan Daddy dari anak nya.
"minum lah agar pikiran mu sedikit lebih tenang". ujar wanita itu seraya meletakkan jus itu di hadapan Axa yang sedang fokus dengan laptopnya.
hanya deheman yang keluar dari mulut Axa.
melihat itu celsie tak tinggal diam, ia pun berjalan menuju kursi Axa lalu tangan lentik itu mengalungi leher Axa dan
cupp
satu kecupan dari celsie untuk Axa,
"aku sedang bekerja bisa tidak jangan ganggu". ujar Axa dengan ekspresi datar fokus menatap layar laptop nya.
"sesekali tidak cuek kenapa sih xa?" kesal Celsie langsung beralih duduk di depan Axa.
kamu sangat sangat tampan begitu tampan aku beruntung bisa menjadi istri mu tapi kenapa sikap mu masih belum berubah terhadap aku Xa? padahal sudah ada buah hati yang selalu menjadi penyatu kita. apa aku bisa bertahan lebih lama lagi atau tidak.
Axa menutup laptopnya lalu beralih menatap celsie yang sedang menatap dirinya dengan tatapan kosong
"hayyy berhenti lah menatap ku seperti itu". Axa merasa risih dan tidak konsen
"cieee apa kamu salting? ,,, Iyah kan". tanya celsie menaik turunkan alis matanya.
"bukan salting tapi aku neqq lihat wajah mu". jawab Axa Datar tanpa melihat perubahan ekspresi wajah dokter cantik itu.
prankk
celsie dengan kesal bercampur emosi melempar Axa dengan bantal sofa
__ADS_1
"celsie!".
"apaa ha? kau begitu tega Axa kau tega berbicara seperti itu, apa kamu tidak berpikir bagaimana perasaan aku selama ini terhadap sikap mu yang cuek tidak peduli seperti orang asing ha? padahal kita suami istri yang sudah hampir empat tahun menjalani pernikahan ini". ujar celsie sudah mulai tidak tahan dengan perlakuan Axa terhadap dirinya.
"kenapa kamu diam? owhh kamu mau bilang kalau kamu tidak mencintai ku kan? dan yaa satu lagi bahwa kamu menikahi ku tanpa dasar cinta kan? iya kan itu yang mau kamu katakan ha?, dasar pecundang kamu xa kamu pengecut yang tidak mau keluar dari masa lalu, dan begitu tega nya melukai hati keluarga mu sendiri, dasar laki laki brengsek". lanjut Celsie segera melangkah meninggalkan ruangan itu
maaf xa aku sudah berbicara seperti itu tapi rasa sakit dan kekecewaan ini tida dapat lagi aku tahan.
prakk
dengan kuat Celsie membanting pintu ruangan Axa dan. segera berlari ke arah kamar zegraf yang sedang tertidur pulas.
"ze,, maaf kan mami ze maaf". isakan pilu yang tertahan itu terucap saat melihat wajah teduh sang buah hati tercinta.
"mami nyerah ze,, mami nyerah - sudah cukup dia melukai hati kita mami tidak akan membiarkan kamu selalu menangis karena mengharapkan kasih sayang dan cinta dari pria pengecut seperti dirinya". celsie memeluk ze dengan Air mata terus menetes di pipinya
"ingat sayang sekarang ze punya mami dan mami punya ze,, kita hanya kita tidak ada dia.. untuk seminggu ini kita tinggal disini setelah itu kita akan Pergi kembali ke Indonesia ke rumah mami sayang".
entah berapa lama celsie menangisi kesalahan nya untuk mau menikah dengan pria datar itu sampai -sampai ia ikut terlelap di samping zegraf akibat kelelahan menangis.
...
Bulan kini sudah menyapa di temani bintang bintang yang bersinar terang untuk menyapa bumi hari ini, tapi kenapa terasa sepi tidak seperti biasa nya yang selalu ada tawa dan teriakan orang orang yang selalu meramaikan suasana di rumah besar ini.
karena penasaran Axa melangkah kan kaki nya untuk mencari orang-orang yang ia maksud.
"di mana celsie dan zegraf". tanya Axa kepada Art
"seperti nya di kamar tuan muda ze, tuan".
mendengar itu Axa melangkah kan kaki nya menuju kamar ze,
ceklekk
terlihat dua orang yang menemani nya selama ini sudah tertidur pulas.
__ADS_1
perlahan dengan pelan ia melangkah kan kaki nya mendekati mereka berdua.
maaf, maaf karena belum bisa membuat kalian bahagia, aku aku masih takut begitu mencintai kalian, aku pria pecundang ini takut kalau kalian akan pergi jauh meninggalkan ku sama seperti sebelumnya.