My Heart Brother

My Heart Brother
70. asisten pengganti


__ADS_3

"ze ayo makan nak". bujuk Lolita sembari tadi memperhatikan wajah zevilsya yang murung Karena di tinggal cus kesayangan nya membuat ze galau.


"no Moli ze mau cus baru makan". tegas ze segera berlari dari kamar nya menuju kamar sang Daddy


ceklekkk


tampak lah sang Daddy baru saja keluar kamar mandi yang sedang memakai handuk putih melilit di pinggang kekar nya.


"Daddy" panggil ze merengek


"ops,, kenapa princess Daddy kenapa wajah nya di tekuk seperti itu ha?". xean langsung menggendong buah hati nya untuk masuk kedalam pelukannya.


"ehh sorry". loli yang menyusul ze langsung sana menyelonong masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


melihat roti sobek xean seperti itu membuat detak jantung loli berdegup kencang dan segera membalikkan badannya membelakangi ayah dan anak itu.


...


kantor


di sepanjang jalan menuju ruangan kebesaran sang Presdir Xean semua pandangan hormat yang seluruh karyawan berikan untuk dirinya dan si nona kecil yang berada di dalam gendongan nya.


"begitu cantik ya anak bos kita".


"Iyah sama seperti mommy nya".


"stsss jangan kau bawa bawa nyonya, bisa bisa tamat lah riwayat mu".


"ehh iyaa iya sorry"


"apa tuh bocah sadar GK ya punya ayah setampan dengan sekaya itu".

__ADS_1


"gue mau deh jadi ibu pengganti dengan segenap hati gue ngasuh nona ze".


"ehh jaga mulut lo ya,, sedangkan nyonya Lolita si model cantik aja belum bisa taklukkin hati sir, lah apa lagi Lo".


"ehemmm" deheman Dita berhasil membuat satu kubu itu terperanjat kaget


"apa pekerjaan kalian sudah selesai?". tanya Dita tersenyum manis tapi bagi mereka itu senyum menyakitkan


"be-belum buk".


"yasudah bagus kerjaan yang wajib di kerjakan daripada membicarakan hal-hal yang akan merugikan kalian nanti nya".


srett


omongan dita begitu menusuk membuat satu kubu itu segera berlari ke meja masing-masing.


🌚


"zevilsya lihat apa yang aunty bawakan". Dita menenteng beberapa paper bag berisi brownies coklat kesukaan ze dan xean. Dan beberapa mainan membuat senyum anak itu merekah


"ayo kemari nak, kita akan memakan nya tanpa membagi nya kepada Daddy mu". bujukan Dita berhasil membuat ze turun dari pelukan Xe dan segera menuju sofa di mana Dita sedang mengeluarkan umpan umpan nya.


melihat itu xean menarik sudut bibir nya.


"bagaimana enak kan?" tanya Dita di saat ze memakan brownies nya dengan lahap


"enak ty sangat enak". ze memakan nya sama seperti di mana saat Gea sedang melahap makanan nya.


"xean kemari lah". isyarat tangan tanpa suara membuat kaki xean segera melangkah menuju Dita dan zevilsya


Betapa haru kedua orang dewasa itu saat melihat Gea ada di hadapan mereka, air mata kerinduan tak dapat di sembunyikan dari wajah datar itu.

__ADS_1


🌚


tok tok


suara ketukan pintu mengalihkan perhatian xean, Dita dan zevilsya.


segera Dita melangkah kan kaki nya menuju pintu


ceklekkk.


terlihat lah pria berbadan kekar nan sangat tampan.


xean masih dengan ekspresi nya


"nah kenal kan tuan xean pragupta inilah leo yang aku ceritakan itu". Dita memperkenalkan pria tampan itu yang sangat rapi saat memakai jas berwarna hitam.


"xean... lihat lah dia.. kau ini!". kesal Dita melihat ekspresi datar xean yang asik dengan monitor nya


"CK". xean berdecak lalu mengalihkan pandangannya ke arah leo. "kalau kau yang mengusulkan dirinya untuk ku berarti dia orang yang tepat untuk posisi ini". ujar xean


"baiklah kapan kau ini bekerja le-".


"leo, sir".


"Iyah leo".


"dari sekarang saya sudah siap".


mencari asisten pribadi dan tangan kanan cukup lah sulit karena mempercayai seseorang yang salah akan fatal hasil nya. walaupun masih ragu terhadap pria di hadapan nya ini tapi apasalah nya dirinya memberikan kesempatan, lagian sang sekretaris nya Dita pasti sudah sangat teliti akan hal ini.


"pukul 12 nanti kemari lah". pesan singkat yang Dita berikan untuk seseorang di seberang sana.

__ADS_1


__ADS_2