
sudah seminggu berlalu, kebahagiaan terus mewarnai kehidupan zevilsya dan Xean, perjuangan Xena masuk untuk meluluhkan hati xean kini perlahan berhasil.
di taman rumah pragupta dengan beralas kasur karena tuan Putri kecil pragupta ingin bermain piknik piknikan.
"hahaha". ze tertawa terbahak-bahak kala xean menggelitik pinggang nya
"hahaha ampun dad hahaa udah dad". ujar ze seraya berlari ke arah Xena yang tengah asik memakan cemilan nya
"mommy". ze langsung masuk ke dalam pelukan Xena. melihat itu semakin membuat xean bersemangat untuk menjahili dua wanita ini.
sungguh terlihat keluarga bahagia bukan?. tapi di sudut sana ada seseorang yang menatap keluarga itu dengan tatapan busuk hati.
Menatap penuh ke iri dengki juga ada rasa sesak menghimpit dada nya membuat wanita meremas tangan nya sendiri untuk melampias kan kesedihan yang ia rasakan.
Tidak rela sungguh tidak ikhlas di saat seseorang yang di rawat nya dari bayi penuh akan kasih sayang tertawa bahagia selain pada dirinya, setiap senyuman bocah itu membuat sayatan tersendiri bagi Lolita.
“apa kamu bahagia sayang tanpa moli?”. Tanya nya pada diri sendiri kala melihat Ze begitu dekat dengan wantia berwajah mirip Gea itu.
“entah kenapa moli tidak menyukai senyum kamu saat bersama wanita itu sayang”. Masih di sudut gerbang utama Lolita masih dengan setia menonton adegan yang berhasil mencabik cabik hati nya.
Baru saja dua minggu berlalu, Lolita yang pergi di hari itu akibat kemarahan nya berharap si duda tampan mencari nya, tapi apa ha? Tidak ada sedikit simpati atau rasa pedulinya terhadap wanita blasteran Inggris dan Indonesia itu.
ya walaupun Xean tak ingin mencari nya kenapa ze yang ia anggap seperti anak nya sendiri tidak merengek untuk mencari moli nya.
Ada rasa nya kecewa begitu jelas di wajah wanita itu.
“moliiiii!”. Teriak Zevilsya kala melihat seseorang yang sedari tadi memperhatikan nya.
Ze berlarian penuh semangat menghampiri loli,
__ADS_1
Xena dan Xean hanya saling melempar pandangan lalu mengikuti langkah ze di belakang.
Tampak senyum Loli mengembang kala si buah hati berlari mendekat ke arah nya, terjadi lah pertemuan ze dan moli sangat mengaharukan bagi kedua wanita yang di landa kerinduan itu.
“kenapa dia kembali lagi?”. Xean membatin kala Ze memeluk erat Loli
“apa wanita jelangkung ini tidak bia membuat hidup ku dan ponakan ku bahagia apa? Kenapa dia harus kembali, mati saja kenapa sangat memuak kan melihat wajah sok polos itu”. kesal Xena di dalam hati, ia menatap sinis ke arah Loli seraya melipat kedua tangan nya didada.
…..
Di sisi lain
Axa menginjakkan kaki nya setelah tiga tahun lamanya tidak kemari, ia meneguk minuman minuman itu hingga tandas. Entah sudah berapa botol yang ia habis kan, saat dirinya ingin meminta tambah dua botol lagi pegawai di sana melarang Axa untuk minum kembali sebab pria itu kini sudah mabuk berat.
“berikan aku dua botol lagi?”. Titah Axa mencengkram kerah kemeja pria yang melarang nya.
“berikan saja”. Ujar Zaka yang baru muncul dari belakang Axa
Mendengar itu Axa tersenyum sinis.
…
“aku tahu pasti kau punya masalah kan?”. Ujar Zaka membuka topik di antara mereka. Kini mereka ada di ruangan vip milik Zaka seorang hanya orang orang tertentu boleh masuk kedalam sana, tentu saja ruangan itu berisi tempat tidur berukuran over size, kulkas, mini kitchen, tempat karoke, tentunya ada kamar mandi yang lengkap vasilitas nya.
Axa hanya melirik dan tetap melanjut kan minum nya.
“apa ada hubungan nya dengan wanita?”. Pertanyaan Zaka berhasil membuat Axa menghentikan minum nya.
“ya kalau tidak mau bercerita ya itu terserah mu saja, aku hanya ingin membantu membuat mu sedikit lega karena sudah berbagi cerita dengan ku”.
__ADS_1
Axa menatap Zaka yang berbicara dengan sungguh karena Axa yang sudah mulai kehilangan kesadaran nya membuat pria itu berkata jujur dengan apa yang dia rasakan.
“istri ku meminta cerai! Hahaha”. Triak Axa sambil tertawa sumbang, mulut bisa berbohong tapi tidak dengan mata nya.
Zaka penasaran lalu bertanya “kenapa?”.
“karena hari itu wanita yang begitu aku cintai yang telah lama pergi kini kembali di saat aku mulai mencintai istri ku”.
“whatts? Trus truss”. Dengan setia Zaka mendengar kan cerita Axa .
“setelah itu malam nya ia meminta talak, ya aku tahu ini salah ku yang percaya dengan kebodohan yang aku kira akan membuat mereka tidak pergi meninggal kan ku”.
“sadar bro, wanita bejibun banyak di luar sana, kau bisa memilih wanita mana yang kau suka”.
Mendengar itu Axa geram dan mencengkram kerah baju Zaka
“dia wanita yang berbeda dengan wanita lain nya, hati yang tulus dan bersih membuat ku jatuh hati padanya,, ya awal nya aku menyia-nyiakan dirinya sebab bukan dialah type ku, tapi aku salah dia lah dunia ku dia pelita kehidupan ku tanpa dirinya mungkin sekarang aku belum pulih dari keterpurukan itu”. Axa mengingat jasa jasa yang di lakukan cell saat dirinya benar benar hancur kala Vivi sang mama meninggal kan dunia.
"dia dunia ku aku tidak ingin jauh dari nya hidup ku akan hancur tanpa dia". Axa meracau dalam keadaan mabuk nya.
Mendengar itu Zaka kagum dengan sepasang kekasih ini. “ya sudah jelas kan saja secara lemah lembut agar dirinya paham kalau itu hanya salah paham”.
“andai saja semudah itu, pasti dia tidak akan meminta talak”. Ujar Axa putus asa seraya menatap mata Zaka
Ada sedikit tidak tega melihat Axa seperti itu,ya walau Axa hanya pelanggan setia saja membuat nya mengenal pria ini.
Tiba tiba ide jahil muncul di otak kecil Zaka.
“semoga setelah ini kalian bahagia”. Gumam Zaka melihat Axa menangis merutuki kebodohan nya. setelah mengatakan itu Zaka keluar meninggalkan Axa sendirian di dalam sana.
__ADS_1