My Heart Brother

My Heart Brother
86. mau mimik ini


__ADS_3

Malam ini untuk kedua kali nya Ze menangis untuk meminum susu bersama Xena, entah bagaimana bisa seorang anak periang bahkan bisa di katakan Zevilsya merupakan anak impian sebagian orang tua sebab Sifat Ze menggemas kan dan jarang menangis.


“boleh daddy duduk”. Ujar Xe kala melihat putri sewatawayang nya merajuk karena ingin bersama Xena malam ini bukan Xean.


Ze mengangguk pelan


“apa daddy punya salah sama Ze?”. Tanya Xean Sedih, dengan cepat ze menggeleng kan kepala nya. “lalu kenapa tak ingin bersama daddy saja nak- apa Ze tidak sayang daddy lagi?”. Lanjut nya mengelus rambut Ze lembut memperlihat kan cemburu nya.


“ze sayang daddy”. Kata bocah perempuan itu seraya duduk di pangkuan sang Daddy. “dan juga mommy, ze kangen banget sama mommy, apa mommy sibuk banget ya dad? Sampai- sampai gk sempat jenguk Ze- atau.. mommy gk sayang lagi sama Ze ya dad?’. Ujar Ze sedih dengan mata berkaca kaca.


Mendengar itu Xean mengecup lembut pipi gembul itu sambil memberi pengertian penuh kasih sayang kalau ia mengatakan Xena ada kerjaan mendadak sehingga membuat sang mommy tak sempat kemari akibat lelah nya bekerja.


Ze anak pintar ia langsung paham maksud sang daddy seraya mengembangkan senyum manis nya.


Perlahan tangan kanan nya meraih benda pipih bewarna hitam itu seraya mengetikkan pesan untuk sang asisten nya.


moga saja Leo tidak sibuk berkencan malam ini, ya Xean tahu asisten nya lebih muda dari diri nya bahkan ya dapat di katakan tampang yang pas-pasan tidak akan membuat wanita malu menggandeng nya, tapi yang paling jelas dirinya nya yang paling tampan.


Sedangkan tangan kanan nya sibuk mengelus pucuk kepala Ze yang tengan asik menonton flim kartun kesukaannya di laptop sang Daddy untuk menghibur Ze sementara.


****


“wowww”. Xena terkagum kagum kala ada gelembung gelembung air datang dari belakang nya,


“bagaimana indah kan sayang”. Ujar Leo seraya memeluk kekasih nya dari belakang, Xena terlonjak kaget atas keberanian Leo malam ini.


Xena tersenyum manis seraya mengelus tangan kekar yang melingkar di perut nya.

__ADS_1


Berdua menikmati indah nya malam minggu di caffe bertema Outdoor dan juga di sungguh kan pemandangan danau di hadapan mereka, begitu romantis bukan. Harus di acungi jempol deh kejutan nya mampu membuat Senyum manis Xena tak padam padam Sedari tadi di wajah cantik tersebut.


Leo memang jago memberi kejutan manis seperti ini sedari dulu sehingga Xena tak heran akan hal ini.


Kebahagian malam ini membuat kedua nya tidak sadar sudah menghabis kan waktu sejam disini, beberapa wanita begitu iri melihat tingkah Leo yang penuh kejutan.


Xena temann kecil nya saja tidak terlalu tahu bahwa leo bisa seromantis ini bahkan baru juga Dua hari jadian, gimana jadi sampai nikah? Ohh tidak terbayang indah nya berkeluarga dengan pria tampan di hadapannya.


Tinggg


Nada dering pesan singkat yang baru saja masuk ke ponsel Leo membuat dua pasangan itu mengalih kan pandangan nya ke layar ponsel,


{tolong jemput Xena bawa dia kemari, bilang Ze menangis ingin bertemu Xena}.


Sepasang kekasih itu menghela nafas berat, kenapa Bos nya itu selalu menganggu waktu pacaran mereka. Tapi mau bagaimana Ze juga pioritas Xena dan Leo mau tak mau akhir nya Xena datang kerumah Xean di antar Leo.


**


“opss, ada apa sayang? Kangenn yaaa”. Ujar Xena mengendong Ze seraya berjalan berlalu dari hadapan dua pria itu.


terlihat jelas Xean memperhatikan Kecantikan Xena memakai dress selutut bewarna coklat senada dengan asisten nya, mungkin kebetulan saja mana mungkin mereka berdua punya hubungan kan. Pikir Xean menatap Xena tanpa melirik nya sedikit pun.


Leo berdeham, ia tidak suka melihat tatapan Xean kepada kekasih nya, untung ini misi kalau tidak Leo tak akan memberi ampun Xean saat ini’.


Xean mengedar kan pandangan nya lalu beralih menatap Leo


“apa ada lagi yang bisa saya bantu sir?”. Tanya Leo sopan ia berharap Xean menyuruh nya disini untuk mengantar kan Xena pulang

__ADS_1


“tidak ada, kamu boleh pulang”. Mendengar itu Leo memberani kan mengangkat wajah nya menatap Xean


“lalu bagaimana nona xena pulang nanti sir?.


“gampang dia bisa menginap disini sementara lagian sudah larut”. Setelah mengatakan itu Xean langsung meninggal kan Leo di sana sendiri tampak berpikir


“apa kau akan berdiri selama nya di sana”. Xean kembali bersauara kala Leo tak mau beranjak dari tempat nya


**


“ayo sayang minum susu nya, anak mommy harus tidur lihat sudah pukul berapa sekarang”. Ujar Xena meletakkan Ze di kasur perlahan


“mommy”, Ze merengek meminta peluk, mau tak mau wanita itu ikut naik ke ranjang memeluk ze seperti bantal guling


Mengelus lembut rambut Ze tidak lupa kecupan hangat nya.


“ayo sayang minum susu nya”. Ujar xena yang sudah memegang sebotol susu formula yang telah di siapkan oleh Xean tadi.


Bocah mengemaskan itu menggeleng kan kepala nya "Ze tidak mau itu ze mau ini”. Kata ze memegang benda kenyal yang menempel di dahi bocah itu.


"ze mau mimik disini mom, ze mau susu nya mommy". ujar ze menahan tangisnya.


**hyy reader tersayang 🥰 terimakasih ya yang sudah tinggalin jejak nya,,, itu sangat berarti agar author semakin semangat,, hehehe


lopp lopp dehh


semoga di mudah kan ya rezeki nya,, aamiin ya Robb**..

__ADS_1


__ADS_2