My Heart Brother

My Heart Brother
75. mari bercerai


__ADS_3

"ayo pangeran saat kita berjalan kaki pagi". ujar Axa menatap putra yang baru saja bangun tidur.


"benar kah Daddy?". mata malas itu langsung berubah menjadi berbinar-binar.


mengangguk kan kepala nya "ayo ajak mami". pinta Axa berbisik di telinga zegraf.


"mami". panggil ze kearah Celsi yang sedang asik membersihkan kamar zegraf.


Celsie menoleh kearah dua pria tampan itu. "ini sudah pukul setengah 8". ucap Celsi melanjutkan kegiatan nya.


kedua pria itu menghela nafas panjang, ze tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini iapun segera turun dari ranjang nya lalu berjalan mendekati sang mami.


"ayolah mami, ini salah satu keinginan ze sejak dulu... ze begitu bahagia saat melihat perhatian Daddy kepada kita". ungkap zegraf dengan wajah memelas.


sebenarnya apa rencana mu selanjutnya? apa kau ingin kami berdua terus berharap dan selalu merasakan kebahagiaan seolah-olah kita keluarga utuh? lalu kau dengan kejam nya kau pergi meninggalkan kami,, Celsie membatin menatap putra kecil nya.


"mami". panggil ze menarik ujung baju nya


"Iyah sayang,, ee iyaa ayok kita pergi". ujar nya tersenyum paksa sambil melirik Axa sekilas.


🌚


"lelah sayang?" tanya Axa Kepada putra nya yang kini duduk selonjoran karena mereka bertiga sudah selesai berjalan pagi.


"sedikit Daddy,,tapi itu tidak masalah karena rasa Lelah itu sudah terobati karena kita akhirnya bisa melakukan kegiatan seperti teman-teman ze lakukan kepada keluarganya". kata ze tersenyum manis membuat kedua orang tua nya tersenyum bahagia.


"apa kau juga lelah?" tanya Axa beralih menatap Celsi yang hanya membisu diam sedari tadi.


"biasa saja". jawab nya datar tanpa ekspresi.


"yasudah ze sama mami tunggu disini dulu yaa,,, Daddy mau beli minum dulu.. anak Daddy mau minum apa?".


"eee apa yaa". zegraf menunjuk dagu nya dengan jari telunjuk nya seperti berpikir. "mau susu coklat Daddy". jawab nya tidak lupa senyum manis yang selalu membuat hati Axa teduh.


"dan kamu sayang?". beralih ke Celsie


deg


mendengar itu Celsie mata nya membulat sempurna, betapa terkejutnya dirinya saat mendengar kata manis yang baru saja keluar dari mulut Axa. Sungguh kata itu mampu membuat hati nya bergetar.


hah,, apa aku tidak salah dengar? sa-sayang? Axa memanggil ku sayang?.


"Cel". panggil Axa melambai-lambai kan tangan nya di depan wajah cantik Celsie.

__ADS_1


"ah iya".


"mau minum apa sayang?" Axa mengulangi kata-kata nya


nah kan benar aku tidak salah dengar.


"terserah". ujar Celsi tegas bin judes untuk menghilangkan rasa gugup nya.


"dasar cewek". gumam Axa segera beranjak menjauh dari mereka.


jantung mana jantung,, apa masih aman jantung mu cel,,, Celsie memegangi dadanya.


...****************...


"Axa!".


Axa yang sedang berjalan pun menghentikan langkahnya dan melirik sekitar untuk mencari sumber suara,


terlihat dari arah belakang nya wanita yang begitu ia cintai datang mendekat ke arah nya.


"xe-xenaa?". gumam Axa dengan tatapan yang tidak dapat di artikan.


"hyy apa kabar?". tanya Xena mengulur kan tangan nya


"kau terlihat sangat sehat,,, apa hidup mu lebih baik?".


Axa tersenyum mengejek. "tentu saja aku baik,,,bukan baik saja tapi ini sangat sangat baik karena sudah ada dua sosok yang selalu membuat hari ku bewarna". jawab nya tegas berhasil membuat Xena tersenyum paksa


"a-apa kamu sudah menikah?". tanya xena sedikit takut.


"iya" singkat padat jelas dan itu berhasil membuat hati seorang Xena sangat sakit.


"sudah lah aku tidak punya waktu untuk mu, istri dan anak ku pasti sudah menunggu". ujar Axa segera melangkah kan kaki nya


tapi siapa sangka ucapan Xena berhasil membuat langkah nya terhenti


"mungkin ini kesalahan ku pergi tanpa mengabari dirimu,, tapi aku harus apa mas? waktu itu mama ku meninggal,, dia pergi meninggalkan ku..di saat aku ingin menghubungi mu ponsel ku ponsel ku hilang entah terjatuh di mana". ujar nya tak dapat menahan rasa sesak di dada


"ya aku tahu mas aku salah tidak berusaha menghubungi mu dan untuk kembali kesini,, ini salah ku.. dan di saat aku kembali kemari untuk menemui mu untuk mengulangi kisah cinta kita tapi siapa sangka cerita nya akan seperti ini,, hiks hiks". gadis itu menangis tersedu-sedu.


sedari dulu hati dan cinta nya masih ada untuk wanita di hadapannya,, melihat Xena menangis tersedu-sedu seperti itu mampu membuat hati Axa sakit.


seketika Axa melupakan kenapa dirinya disini, berjalan mendekati wanita itu dan- segera memeluk tubuh Xena yang bergetar itu

__ADS_1


merasakan kenyamanan pelukan Axa membuat Xena mengeratkan pelukannya dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang Axa.


"aku masih mencintaimu mas".


degg


"aku masih mencintaimu mas,jangan pergi jangan pernah meninggalkan ku lagi aku mohon".


"aku juga masih menyayangi mu Xena".


degg


degg


begitu sakit bagai di sayat, ingin rasa nya celsi berteriak sekencang-kencangnya kala mendengar sekaligus menyaksikan Adegan romantis ini,,


"kau begitu tega Axa kau begitu jahatttt". gumam celsi segera pergi dari sana, untuk apa menyaksikan adegan yang akan membuat luka nya semakin dalam.


.


"maaf Xena aku tidak bisa mengabulkan itu karena aku tidak bisa melukai hati istri dan anak ku,, terimalah takdir kita dan carilah kebahagiaan mu di luar sana, kamu gadis cantik dan baik hati pria mana yang mampu menolak mu". ujar Axa segera melepaskan pelukannya.


"kau mas kau menolak ku".


"karena rasa cinta itu sudah tidak ada untuk mu Xena".


...****************...


malam nan indah langit penuh dengan bintang bintang berkelap-kelip menerangi bumi.


di sudut balkon Celsi menatap punggung Axa yang sedang asik melihat bintang bintang yang bertaburan di sana.


begitu sangat menganggu pikiran mu mas? sampai sampai kamu tidak sadar mas akan kehadiran ku disini .


tarik nafas dalam-dalam.


"mari kita bercerai!".


deg


degg


deg

__ADS_1


__ADS_2