My Heart Brother

My Heart Brother
27. aku pemilik rumah ini


__ADS_3

Pernikahan Axa dan Gea seharusnya di laksanakan tiga bulan setelah tunangan tapi siapa sangka Axa menggesak mama nya agar mempercepat pernikahan nya dengan Gea menjadi satu bulan lagi tepat di hari ulang tahun dirinya ke 30, begitulah alasan yang di terima Vivi.


padahal sebenarnya Axa takut Gea membatalkan pernikahan itu dirinya tidak ingin kehilangan Gea lagi, cukup sekali tidak untuk kedua kali nya itu sangat menyakitkan.


"sebentar lagi kita akan menikah Xena kita akan membuat cerita baru lembaran baru hidup baru, kamu ingin itu kan sayang? maka dari itu jangan pergi lagi cukup sekali kamu Pergi karena marah padaku sekarang aku tidak jahat jadi jangan takut ya jangan pergi lagi". ucap nya menatap sebuah foto sepasang kekasih yang amat bahagia sedang menikmati eskrim jumbo, tapi sebentar wajah nya sangat mirip dengan Gea. mirip bukan berarti ada hubungan kan?.


***


Di rumah Xean


Gea kini menatap rumah besar dan megah itu di balik pagar betapa rindunya ia dengan keharmonisan keluarga yang kini mungkin tidak dapat ia rasakan kembali.


"di situ aku memanjat pohon mangga yang langsung dapat amukan dari mas Xean padahal papa membiarkan ku dengan alasan aku anak yang berani dan pintar" gumam nya menunjuk ke arah samping rumah yang memperlihatkan pohon mangga yang sangat besar.


Gea turun, woii turunnn pa! lihat Ge anak ini nakal selalu memanjat kalau jatuh bagaimana Gea?


tidak mas aku tidak mau turun sebelum mendapatkan mangga kuning itu


kalau kau tidak turun sekarang maka aku bersumpah hari ini juga akan menebang pohon ini


sedikit lagi mas bentar lagi sampai udah dekat ini kan sayang mas janji deh janji


yeeeeyy dapat


aaaaa!!!


brukkkk


ha apa juga mas bilang nanti jatuh GE tapi kamu selalu GK pernah dengerin mas ngomong kalau GK ada mas sekarang mungkin kamu udah jatuh kaki nya patah kepala nya berdarah


GK mungkin aku celaka selagi ada mas di sisi ku, makasih mas ku sayang dehhh,


Gea tersenyum senyum sendiri mengingat kejadian yang tidak pernah ia lupa kan


penuh keberanian dirinya melangkahkan kaki itu masuk ke dalam rumah yang di jaga ketat oleh beberapa satpam dan penjaga


"permisi nona, ada apa?" tanya satpam mungkin satpam baru karena tidak mengenal siapa dirinya


apa ya yang harus aku katakan? ketemu mas Xean? melihat keadaan mas Xean? nanti kalau mas Xean sendiri yang tidak ingin bertemu aku gimana? kan malu


"ada apa? Anda bertanya itu kepada saya? tidak salah tuh?" jawab Gea sedikit kesal, tiba-tiba saja terpikir ide ini


"maksud anda apa nona?"


"saya anak pemilik rumah ini saya adik mas Xean kok GK boleh masuk sih aku kaduin ntar Ama papa masak tuan rumah GK boleh masuk".


"apakah anda punya bukti? agar saya percaya"


idih sungguh sulit masuk ke rumah ini bukti? aduh mati kamu Gea kamu tidak membawa apa-apa sebagai bukti


"aku tidak punya bukti tapi ini benar ini rumah ku aku baru saja pulang dari London aku kesini ingin menjenguk mas ku".


merasa aneh masak wanita itu tidak membawa koper sedikit pun.


"maaf nona anda tidak bisa masuk"

__ADS_1


" hyy anda berani berkata seperti itu kepada Gea Zulaikha pikirkan akibat nya sebelum mengusir saya dari sini"


satpam setengah tua itu memijit pelipisnya, dilema apa benar yang di katakan gadis ini tapi kalau tidak bisa kenak amuk dirinya oleh Xean yang garang itu


mas


mass Xean


adik mu datang Lo


aku GK di bolehin masuk Ama satpam kejam ini


masssss


mass xeannnnnnn


teriak Gea penuh semangat


Xean yang yang masih tertidur seketika terkejut mendengar panggilan yang sering menghantui nya


"apa aku mimpi lagi?" tanya Xean yang memegang kepala nya yang masih terasa sakit


mass xean


"Anda jangan membuat keributan disini nona" ujar satpam itu segera menyuruh Gea pergi


tidak menyerah begitu saja


Gea berlari masuk kedalam halaman rumah itu


mendengar keributan itu seluruh penjaga, satpam, asisten rumah itu keluar melihat apa yang terjadi di luar


"berhentiiii" titah kepala pelayan yang sudah tua itu dengan lantang membuat semua nya terdiam


"mbokk" panggil Gea dengan mata berkaca-kaca betapa rindunya ia dengan wanita tua di hadapannya ini


"non Gea" ujar nya tak percaya


"mbokk" ucap Gea berlarian ke arah kepala pelayan itu dan segera memeluk nya dengan haru


"apa kabar non? kemana saja non? kenapa baru hari ini kembali".


Xean dapat melihat kedekatan kedua wanita itu


"a-apa kah anda mengenal nya mbok?" tanya satpam itu sedikit takut, takut di pecat maksud nya kalau benar wanita itu pemilik rumah ini


tamat lah riwayat ku


"tentu aku mengenal nya aku lah yang selalu menemani nya makan, mandi, tidur dari bayi hingga dewasa dia Gea Zulaikha nona muda rumah ini adik dari Xean pragupta". jelas nya membuat seluruh pekerja yang baru mengangguk paham


"maaf nona saya salah"


"nah kan benar aku tidak bohong"


"maaf nona saya menyesal jangan pecat saya nanti anak Istri saya makan apa non"

__ADS_1


"iyah baiklah tidak apa aku maaf kan" Jawab nya seraya mengelap ingus nya di lengan baju satpam itu


membuat semua orang tertawa termasuk Xean yang menggelengkan kepalanya


apa benar itu adik ku kok jorok yaa


di dalam rumah


Gea di sambut hangat oleh seluruh orang yang disana betapa bahagianya Gea mendapatkan perlakuan itu


"mau di masak kan apa non?" tanya mbok


"apapun tapi harus mbok yang memasak kan nya ya aku sangat rindu dengan masakan yang menggugah selera itu" jawab Gea antusias


"okehh laksanakan"


*


*


tok tok


tidak ada jawaban


ceklekk


mendongakkan kepalanya ke dalam melihat betapa gelap nya kamar pria itu seperti tidak ada kehidupan


masuk GK ya masuk GK ya masuk GK yaa


eh GK usah deh


eh masuk aja deh


kalau masuk ntar mas Xean marah dia kan belum mengingat aku


tapi kalau gkk masuk aku kepo sama keadaan nya


akhhhh yasudah masuk ajalah yang lain mikir nya antaran


"mas aku masuk ya" tanya nya tanpa ada jawaban


berjalan kearah ranjang di mana Xean terbaring


samar samar ia melihat wajah tampan itu dari pancaran cahaya ilahi


"mas"


"mas ini Gea Gea adik mu di saat pertama kali aku melihat mu setelah kecelakaan kita kau tahu betapa bahagia nya aku sehingga tak ada kata kata yang bisa terucap di bibir ini tapi setelah tahu dirimu kehilangan ingatan tidak mengingat ku seketika hati ku remuk mas tapi GK papa melihat mas masih hidup itu sudah cukup, aku sangat bahagia"


ujar gea seraya mengelus pucuk kepala Xean dengan lembut, Xean yang dapat merasakan tangan lembut itu mengelus nya dengan rasa kasih sayang, Yap Xean tidak tidur sebenarnya hanya pura pura tidur


tapi lama kelamaan Gea tertidur dengan posisi duduk menyandar


cup

__ADS_1


satu kecupan mendarat di kening Gea


__ADS_2