My Heart Brother

My Heart Brother
89. sudah di temukan


__ADS_3

hari libur pekan seperti ini pada umumnya orang orang menghabiskan waktu untuk berlibur ke taman bermain, shopping, atau melakukan hal hal menyenangkan bersama keluarga.


Tapi tidak dengan Xean, hari ini pria itu tidak membawa zevilsya berliburan membuat bocah perempuan itu mengadu sambil menangis ke Xena,


"mom- mommy hiks hiks". ze melakukan panggilan video call bersama Xena yang baru saja terbangun dari tidur lelap nya.


"ada apa ze? kenapa menangis anak manis". ujar xena tak dapat menyembunyikan mata ngantuk nya.


"Daddy GK sayang ze lagi mommy, Daddy GK mau ajak ze liburan". mendengar kalimat ze membuat Xena sedikit was-was, pasal nya ia ingin menghabiskan waktu libur bersama sang kekasih, Leo.


"mommy kok diam, benar ya apa yang ze bilang? huaaaa Daddy GK sayang ze lagi". ze menangis sejadi-jadinya.


"ze sayang jangan menangis ze,, ze. zevilsya". panggil xena cemas pasal nya ia tidak melihat wajah ze lagi hanya Langit langit kamar bocah itu yang terlihat.


"mommy harus kesini pokoknya harus hukum Daddy biar kapok hiks hiks". hanya suara lucu yang terdengar oleh Xena.


'yah apa yang gue bilang gagal kan me time nyaa,, aaaaa Gea kapan Lo sadar ha liat anak Lo itu nyusahin'. rengek Xena menghentak hentak kan kaki nya.


🌚


sedangkan menghabiskan waktu libur bersama alat alat olahraga nya, pikiran hanya satu menanti kedatangan Sang asisten pribadi, Leo. untuk memberikan kabar mengenai informasi keberadaan Mama nya yang sudah lama menghilang.


tok tokk


"permisi tuan, nona kecil dari tadi menangis". ujar salah satu pekerja sangat takut menganggu xean yang sedang berolahraga


"kenapa dia bi?". tanya xean mengelap keringat nya


"entah lh tuan, nona tidak mau di dekati dan di tanya. tapi nona selalu menyebut Daddy jahat Daddy GK sayang ze".


tanpa menjawab perkataan pekerja nya, Xean langsung berlari menuju kamar putri nya.


'eehh berhasil Daddy datang'. ujar ze melihat Daddy nya mengintip dari balik pintu


"Daddy GK sayang ze, ze mau ikut mommy pergi. mommy jemput—".


begitu tersayat hati kala mendengar perkataan ze, cukup Gea yang membuat nya kehilangan dunia nya, zevilsya hanya dia penyemangat dan alasan xean untuk hidup saat ini.


"ze Daddy GK suka ze mengatakan itu". ujar ze Seraya memeluk putri nya.


"Daddy Daddy —". saat ze berusaha untuk berbicara tapi belum sempat bocah itu melanjutkan ucapannya —sudah di sela bibi

__ADS_1


"maaf tuan di luar den Leo sudah menunggu anda". ucapan itu berhasil membuat Xean bersemangat.


"ayo sayang,, nanti setelah urusan Daddy selesai kita akan jalan-jalan seharian full". mendengar itu otomatis ze mengangguk antusias.


cupp


kecupan hangat untuk pipi gembul itu


"semakin berantakan semakin tampan saja". gumam Xena pada dirinya sendiri menatap kagum Xean yang masih berpakaian olahraga nya di tambah—basah


"ohh ya tuhan,, Mulut mu tolong di kondisi kan jangan sampai ada yang dengar Xena,kalau kau sudah datang". ujar Xena berbisik di balik pintu utama.


ia tidak mau Xean curiga saat dirinya dan Leo tiba secara bersamaan,


🌚


"bagaimana?". tanya Xean yang masih memangku ze.


"maaf sir, tiba tiba saja kami kehilangan jejak".


"apa?, bagaimana bisa kalian kehilangan jejak nya? akhh tidak becus".


Ze menatap Daddy nya yang sedang di penuhi amarah


"aku mau kalian mencari keberadaan nya terus sampai di temukan, aku tidak peduli harga yang harus di keluarkan untuk itu— intinya kalian harus cepat menemukan nya". dengan sekuat mungkin xean tak menyebutkan kata mama, kalau tidak putri tercinta nya akan bertanya lebih mengenai itu.


"baik tuan, ada lagi yang bisa saya bantu tuan?".


"untuk saat ini tidak,,, kau bisa kembali nanti akan aku hubungi jika ada sesuatu".


mendengar itu Leo hanya membungkuk hormat dan segera berbalik arah keluar dari rumah itu.


......................


Flashback off


"kamu di mana sayang?". ujar Leo di balik telpon.


"aku masih di apartemen, tapi setelah ini aku akan kerumah Xean,, ze menangis karena Daddy nya tidak mengajak liburan". terdengar jelas jawaban Xena sedikit kesal.


"kita akan pergi bersama ke rumah Xean, ada yang ingin aku beritahu mengenai orang yang kita cari selama ini". ujar Leo membuat mata Xena berbinar, seolah-olah kekesalan nya dengan Ze hilang seketika.

__ADS_1


"seren". tebak Xena


"hmm".


"wow, baiklah aku menunggu mu segera sayang". sahut Xena segera mematikan Telpon nya sepihak, dan segera berlari menuju kamar mandi agar saat Leo tiba dirinya sudah siap.


🌚


"hyy kau sudah datang". ujar Xena baru menyelesaikan ritual mandi nya,,


Leo terpaku melihat Xena begitu seksi saat memakai kimono mandi dan handuk yang terlilit di atas kepala nya, ini lebih seksi di bandingkan saat kekasih nya memakai bikini.


"aku tahu aku cantik sayang". ujar Xena yang kini sudah duduk di pangkuan Leo lalu mengalungi tangan nya di tengkuk leher Leo.


tanpa aba-aba Leo memberikan kecupan manis di bibir Xena,,


ingat hanya sekilas tak lebih.


walaupun Xena ingin mencicipi nya lebih, tapi rasanya malu ketika ia yang harus meminta.


"bagaimana wanita itu?". tanya Xena sedikit kikuk dan seraya berdiri tapi siapa sangka Leo mencegah nya untuk beranjak dari pangkuan nya.


"aku sudah menemukan nya, dan sekarang dia bersama KK bara".


"benar kah?".


"kalau gitu kita harus atur keberangkatan kita Yo, aku ingin menemui nya aku tidak sabar menampar nya,,huh tangan ku sudah gatal". ujar Xena dingin seraya menatap tajam telapak tangan nya membuat Leo merinding.


"kita tidak boleh gegabah, aku akan mengatur semua nya, dan sekarang berpakaian lah Xean dan ze pasti menunggu kita". ujar Leo dengan tenang.


Xena tak menghiraukan perkataan Leo, ia malah mengerat kan pelukan nya dengan Leo.


"cepat ganti pakaian kalau tidak aku akan—". Leo menggantung perkataan nya sambil menatap nakal ke arah Xena.


"akan apa sayang". suara seksi seraya telunjuk Xena bermain main di dada bidang itu.


"akan perkosa diri mu juga saat ini". ujar Leo santai.


"ayokk". jawab Xena antusias membuat Leo mendengus kesal.


"Xena". panggil Leo dengan suara dingin nya membuat Xena segera beranjak dari pangkuan Leo

__ADS_1


"iya, iyaa". sahut Xena cemberut, melihat itu Leo hanya menggeleng kan kepalanya.


__ADS_2