My Heart Brother

My Heart Brother
106.


__ADS_3

silau nya cahaya ilahi menyapa kedua mata indah yang masih tertutup rapat, hangat,,, rasa hangat mengenai wajah tampannya semakin membuat enggan untuk memalingkan muka. Meraba raba mencari sosok mungil yang menemani nya sejak malam tapi.


spontan xean membuka mata dengan cepat kala tak mendapati sosok tuan Putri di hati dan kehidupan nya.


sebelum keluar dari kamar xean memutuskan untuk membersihkan tubuh nya agar si suami tercinta nyonya Gea terlihat semakin tampan.


ia menatap tubuh polos nya tanpa mengenakan sehelai benang pun


"ternyata aku semakin gagah ya,, lihat lah perut ku istri tercinta ku Gea semakin kotak kotak". narsis xean tersenyum Pepsodent seraya meraba perut sixpack nya.


"jangan kan perut ku semakin kotak dd ku semakin berotot sayang sudah lama tidak aku asah". ujar Xean memelas seraya mengelus si dd berurat gagah.


.....


"nah ini dia yang di tunggu-tunggu". ucap Dita kala melihat xean menuruni anak tangga dari lantai tiga


"tumben tuh tuan muda turun tangga". sela Bara


"biar dia awet muda kali yak". cerocos Dita sambil menuangkan jus untuk suami nya


"gue denger gue belum tuli". sarkas xean pagi pagi di hadapi petasan kembang


"ehh mana zevilsya Xe". tanya Alison tak melihat keberadaan cucu nya


"sama Dita kali pa,,, soalnya Xe bangun ze udah GK ada. ya mau kemana lagi kalau GK ke Dita". jawab Xe santuy seraya menarik kursi di samping uncle Richard.


"adik ipar ku nan paling tampan sejagat keturunan pragupta,,,". tiba tiba Dita menurun nada suaranya


"terima kasih Kakak ipar,, ya aku tahu aku itu Tampan". jawab xean sengak


"fitnah itu suatu kejahatan dan tentunya lebih kejam dari pembunuhan, apa kau tahu itu". tutur Dita seraya memegang garpu seolah ingin menancap kan garpu itu ke bibir xean".


semua menatap horor xean.


"ya-ya mungkin sama xena kan". ucap nya sedikit kikuk


"enak aja ya, aku sama Leo baru aja balik dari joging". jawab Xena pas baru datang

__ADS_1


mendadak semua nya panik, sarapan pun di hentikan dan segera mencari keberadaan zevilsya


"bagaimana apa kalian sudah temui ze?".


"belum "


"belum"


"belum kak".


"akh mana sih anak buah Lo Bar? kok GK muncul muncul". geram xean


beberapa saat muncul lah Jerry yang Bara tugas kan untuk mengecek cctv


"bagaimana jer?".


"nona kecil ada di ruangan nona Gea tuan". jawab Jerry


semua orang saling berpandangan lalu segera melangkah kaki menuju ruang bawah tanah.


mereka semua menunduk hormat kala tuan nya memasuki area tersebut


betapa terkejutnya kala pintu ruangan tersebut terbuka.


semua mematung, bahkan tak bisa berkata apa-apa seakan lidah nya kelu dan kaki pun ikut melemas,


seperkian detik nya mereka semua berlari menghampiri kedua wanita cantik yang sedang tertawa.


"ge-gea? sayang? kamu sudah sadar?". xean menangis tersedu-sedu ingin rasanya memeluk erat tubuh kurus itu tapi ia takut menyakiti tubuh lemah tak berdaya tersebut.


"m-mas". suara lembut hampir empat tahun yak pernah ia dengar kini kembali bisa ia dengar kan panggilan lembut itu.


"panggil lagi sayang".


"mas"


"lagi sayang"

__ADS_1


"mas xean".


huwaa xean tak dapat menahan lagi, ia terduduk di bed Gea dan segera memeluk nya dengan pelan dan hati hati.


"jangan peluk Daddy mommy,, Daddy jahat Daddy yang GK ijin kan ze bubuk di sini mom". keluh ze membuat Gea tersenyum manis.


"maafin Daddy ze". ucap xean memegangi kedua telinga nya.


"ia Daddy". jawab ze langsung menangis, ya ia sedari tadi menahan sekuat tenaga agar tidak ikut menangis kala sang Daddy menangis juga tapi apalah daya bocah berhati lembut itu akhirnya menangis juga.


"olololo my princess". xean membawa ze kepangkuan nya lalu memeluk kedua wanita yang begitu ia cintai.


semua orang disana terharu sangat terharu termasuk Alison yang tidak sanggup mengata kan apa apa.


"papa". ujar nya menangis melihat sosok yang begitu ia cintai, ya cinta pertama seorang anak perempuan.


semua orang bergantian memeluk dan menyambut kesembuhan Gea termasuk para para dokter yang menangis haru akhirnya bisa kembali ke keluarga nya masing-masing, kecuali Bara,Leo dan Xena yang berdiri di belakang Leo tanpa mau melihat kan wajah nya.


bukan tanpa sebab tapi ini terlalu cepat dan takut akan membuat jadi beban pikiran nantinya.


"kita di mana ini mas? apa ini kamar kita? wow kamu udah merenovasi nya ya". xean hanya mengangguk lembut tanpa mau melepaskan tangan dan pandangan nya dari sang istri yang begitu ia rindukan.


"dan siapa yang di balik pria itu mas?".....


pertanyaan Gea mampu menyita perhatian....


**hyy reader tersayang 🥰


terimakasih atas dukungan nya sehingga hari ini author dapat menyelesaikan cerita persi berbeda menurut author sendiri,,


tanpa dukungan kalian ini bukan apa-apa,,


terimakasih banyak banyak banyak" dehh,,lup" buat kalian,,


semoga kita bisa sukses dengan persi kita masing-masing,,,,


bagi yang belum meninggal kan jejak ,,, tolong tinggalkan yaa ini gratis kok dan itu sangat berharga bagi author sendiri..

__ADS_1


babayy,,,


next bakal lanjutin cerita ini biar GK gantung bahkan bakal buat cerita baru yang insyaallah up setiap hari GK seperti ini ya heheheh**,,,


__ADS_2