
"Moli.. Moli moli". panggil zevilsya menarik narik ujung baju Lolita yang sedang live bersama followers nya.
"ehhh- iya sayang kenapa?". ujar moli menoleh kearah bocah lucu itu seraya membawa nya ke pangkuan nya tidak lupa kecupan manis yang selalu membuat pipi chubby itu merah akibat lipstik merah Lolita.
ze melambai-lambai kan tangan nya ke arah kamera dengan sedikit senyuman lembut membuat para followers yang menonton live ingin rasanya mencubit pipi tembem zevilsya.
ze begitu menyukai kamera apalagi di hadapan kamera ia sangat lincah dalam bergaya sama seperti loli sangat menyukai kamera.
*ya ampun cantik bener anak orang
*aaaa pengen gigit
*apa sih yang Mama kamu makan sehingga kamu selucu ini ze
*ze mau ya jadi menantu Tante
begitu banyak komentar random dari mereka membuat loli menggeleng kan kepala nya.
"ayo ze pakai pakaian nya". teriak loli mengejar ze yang berlarian dari kamar mandi menuju pintu utama untuk menyambut sang Daddy yang baru saja kembali dari kantor nya.
para pelayan melihat gemesh ke arah ze yang memakai kimono dan handuk yang melilit di rambut tebal nya yang bewarna merah jambu.
"ze mau kemana ha?" ujar salah satu bibi sembari menggendong balita kecil itu.
"aaaa,, turun turun - mau Daddy.. Daddy". ze memberontak ingin turun dari gendongan bibi dengan suara cadel lucu nya.
ceklekkk
pintu utama di rumah megah itu terbuka lebar tampak lah wajah tampan dengan rambut gondrong sedikit brewokan di balik pintu tersebut
"Daddy". tangan kecil itu membentang luas meminta Xean segera menggendong nya.
__ADS_1
perlahan wajah datar tersebut tersenyum hangat seraya menyambut tangan mungil itu.
"opss". kini xean sudah mengendong sang buah hati tercinta yang menyuruh nya pulang sesiang ini.
"kalian kenapa membiarkan kan putri ku seperti ini". ujar xean tegas menatap kimono yang melekat di tubuh putri nya. "kalau dia masuk angin dan sakit apa kalian mau bertanggung jawab ha?". lanjut xean menatap Beberapa bibi di hadapannya.
"maaf tuan ta-"
sebelum bibi menyempurnakan kalimat nya zevilsya sadar kalau itu salah dirinya ia tidak suka melihat orang marahan di hadapannya. anak yang pintar bukan.
"no Daddy, ini salah ze- ze mau nyambut Daddy sendili". ungkap nya dengan wajah serius tapi di mata xean itu sangat sangat menggemaskan.
cupp
kecupan di seluruh wajah ze xean berikan seraya berjalan meninggalkan para bibi yang mengelus dada karena selamat dari amukan pria kejam itu.
yap. setelah kepergian Gea sang isteri tercinta waktu itu sifat xean berubah seratus delapan puluh derajat, seolah cinta dan kehidupan nya di Dunia sudah di renggut, tak ada cinta maupun warna.
1 tahun bukan lah Waktu yang singkat, Dimana xean harus meminum obat obatan agar tak melukai dirinya dan orang sekitar termasuk ze sebab xean dulu berpikir bahwa ze lah penyebab kematian gea, istri nya. Xean sangat membenci ze ia tak mau menganggap ze anak nya melainkan seseorang yang telah merenggut istri nya dari sisi nya.
Maka dari itu ze di rawat Oleh Lolita, awal mula nya Richard tak percaya akan tawaran sang model seksi itu untuk merawat ze tapi lama kelamaan mereka semua mempercayai loli untuk mengasuh penerus keluarga pragupta.
kasih sayang yang loli berikan awal nya memang untuk mengambil simpati keluarga dan xean saja ,tapi lama kelamaan entah lah entah kenapa wajah teduh ze membuat loli sadar bahwa yang ia lakukan salah, dengan perlahan loli berusaha memaksa dirinya untuk berdamai dengan keadaan sehingga membuat nya kini begitu menyayangi ze sepenuh hati dan jiwa nya walau dirinya selama 3 tahun ini belum di nikahi xean.
Hampir dua tahu lama nya akhirnya perjuangan card dan Ali membuah kan hasil, sang putra tercinta mau berdamai dengan keadaan dan menerima sang buah hati nya, mata dan bibir yang ze punya mampu membuat xean luluh. dari ze xean mampu dapat melihat Gea .
"Daddy apakah kita jadi ke mall? ze mau beli rumah Barbie baru". dengan antusias ze curhat akan hal yang ia alami dalam dunia permainan nya.
"iyah sayang jadi,, mau beli apapun Daddy belikan asal satu syarat". ujar xean mengacungkan satu jari nya di hadapan ze
"iyaa no eskrim kan? ze selalu ingat". ucap ze bangga
__ADS_1
"pintar,,, ini baru anak Daddy". xean mendekat kan hidung nya dengan hidung ze.
setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, sama hal nya dengan zevilsya memiliki kelebihan seperti kecantikan dan kekayaan yang ia punya tapi ia memiliki kekurangan yaitu keadaan fisik yang berbeda dari lain nya. benar ya kesempurnaan hanya milik sang pencipta.
....
Di kamar ze.
dengan telaten baby sitter ze mendandani princess itu layak nya seorang Putri raja.
"kamu sangat cantik sayang".
"kaya mommy kan cus?". jawab ze bergaya centil di depan cermin besar di kamar nya.
"iyahh sangat cantik seperti mommy Lolita". ujar sus yang masih merias rambut nya.
"no cus, cantik ze kek mommy Gea itu mommy ze no Moli". bantah anak itu manyun.
"iyahh sayang kedua mommy ze sangat cantik-cantik".
ze mengangguk kan kepala nya.
sebelum keluar ze tidak lupa berpamitan dan mengecup foto cantik Gea yang selalu menjadi rutinitas ze selama ini.
mommy yang paling cantik seperti ze, oiya ze mau pamit dulu ya ze mau jalan-jalan Ama Daddy dan Moli mau beli rumah Barbie baru, dada mommy semoga besok kita jalan jalan bareng ya mom, ze Kangen banget Ama mommy ze mau piyukkk mommy ze janji ze akan jadi anak baik untuk Daddy dan Moli
cupp
satu kecupan untuk foto Gea yang berada di atas nakas di samping ranjang ze.
ya Allah semoga ze menemukan kebahagiaan nya dan selalu bahagia, lindungi ze dia anak yang begitu baik. andai saja nona Gea masih hidup pasti dua begitu bahagia melihat ze seperti ini dan itu tidak lepas dari didikan nona loli.
__ADS_1
cus menitik kan air mata nya saat melihat ze mengelus foto Gea.