
Brakkkk
pria tampan ini membanting pintu kamar di mana Xean dan Gea berada.
bagaimana ia bisa tahu keberadaan mereka?
kenapa ia bisa masuk dengan mudah dalam kamar salah satu hotel yang menjaga private tamu apalgi seorang Xean pragupta?
yang jelas itu semua tidak lepas dari kekuasaan nya.
prok- prokk
suara tepukan tangan menggema di kamar itu dua insan yang sedang berpelukan saling menghangatkan tubuhnya di balik selimut tebal yang tanpa memakai sehelai benang pun.
betapa terkejutnya Gea dan Xean melihat siapa yang berada di hadapan mereka saat ini.
"Axa" ucap mereka bersamaan
Bugggg
"dasar menjijikkan"
__ADS_1
satu Bogeman keras dari Axa tepat mendarat di rahang tegas milik Xean
si empu Hanya tersenyum mengejek yang semakin memancing kobaran api yang sedang membara
"kalian tunggu di luar biar ini jadi urusan ku" titah Axa kepada anak buah nya, walaupun dia sangat marah kepada wanita itu tapi Axa tidak rela jika ada yang melihat tubuh cantik itu.
Gea yang bersembunyi di belakang Xean untuk menutupi tubuh polosnya
melihat itu Axa menggeram
"tak disangka kedua anak dari tuan Alison pragupta terhormat melakukan tindakan memalukan apalagi melakukan suatu tindakan pelecehan terhadap adik nya sendiri, apa itu pantas mencerminkan kalau anda seorang berpendidikan tinggi dan CEO?".
"ini bukan pelecehan atau kriminal seperti yang kamu katakan kau mau tahu sebuah kebenaran kami itu saling mencintai dan kami melakukannya dengan rasa suka sama suka tanpa PAKSAAN". jawab Xean penuh penekanan.
*bugg
bugggg
bugggg*
Bogeman demi Bogeman keras mendarat tepat pada tubuh Xean membuat pria itu linglung bahkan tumbang, ya Ia tidak membalas atau melawan pukulan Axa yang terbilang wajar. Tapi mau bagaimana semua itu adil dalam cinta dan perperangan
__ADS_1
Gea yang dilema harus memihak kepada siapa satu pihak ia tidak tega dengan keadaan Xean babak belur satu pihak nya lagi Axa calon suami nya terluka akibat penghianatan
Melihat darah segar sudah mengalir dari sudut bibir dan hidung Xean membuat Gea bersuara
"berhenti, sudah cukup". teriak Gea menghalangi Axa yang hendak membuat lebaman lagi di wajah Xean
"cukup kamu bilang? cukup hoo cukup sekian pertunjukan kalian hari ini gitu? sungguh luka itu "( tunjuk Axa ke wajah Xean)
" belum sepadan dengan penghianatan kalian kamu GE kepada ku, apa kurang nya aku untuk mu? sehingga Gea ku my princ tega memberi goresan teramat dalam ini". ungkap Axa terlihat jelas raut kesedihan kekesalan kekecewaan di wajah pria itu.
sekuat mungkin Axa mengepal kuat tangan nya agar air mata yang sudah membendung di pelupuk mata itu tak terjatuh
kekecewaan sudah menguasai Axa rasa sakit yang membekas yang diberikan Gea membuat nya melakukan hal-hal yang selama ini sudah menghilang dari dirinya, seperti hari ini pria tampan dengan tubuh elastis melukai tangan nya menggunakan pecahan kaca hingga menghasilkan darah yang cukup untuk di jadikan tinta.
"dua kali dua kali kamu membuat ku sakit Xena"
"cukup sudah cukup ini semua rasa sakit dan kekecewaan yang aku terima tiba saat nya kamu akan merasakan apa itu penghianatan. tunggu, tunggu saja Xena ini belum berakhir tetapi akan baru saja di mulai". ujar Axa mencoret coret sebuah foto seorang wanita entah itu Xena atau Gea seraya tersenyum smirk.
hyy reader tersayang
maaf ya up nya hanya sedikit karena author lagi GK enak badan hanya segini lah hasil di hari ini dan itu hanya baru sempat malam membuat nya,
__ADS_1
tapi tenang besok insya Allah akan up lebih banyak dari hari ini.
terimakasih 🥰 happy reading reader