
Di sudut kota tepat nya di sebuah taman nan luas pohon pohon besar membuat teduh sekitaran taman, bunga berwarna warni memanjakan mata saat melihat nya. Tempat ini sangat cocok untuk merilekskan pikiran sama hal nya dengan Gea saat ini gadis itu sedang berada di sana untuk menenangkan pikiran nya.
"apa benar itu mas Xean? kalau benar kenapa dia tidak mengenali ku? apa dia marah pada ku karena tidak mengatakan bahwa aku bertunangan? tapi kan dia yang pergi tanpa kabar". ujar Gea sedih seraya memainkan bunga yang baru saja ia petik
"pa, papa dimana? papa baik-baik aja kan Gea rindu papa, papa tahu Gea sendirian disaat Gea tunangan papa GK ada. ge ingin di saat-saat hari bahagia ada papa, Gea iri pa sama gadis yang lain nya yang menikmati masa masa remaja dengan liburan bersama keluarga ada mama dan papa di tambah sekarang mas Xean GK ngenali Gea pa". keluh nya seraya menetes kan air matanya
menuangkan rasa kesedihan kekesalan yang menggumpal di hati dan pikiran nya menangis tanpa ada orang yang menghalanginya, sampai ia puas lalu—
"cukup Ge sudah cukup setahun ini kamu seperti orang bodoh mencari keberadaan nya, lihat sekarang dia sudah ada di hadapan mu".
ujar Gea segera menyerka air mata nya dengan senyum yang mulai terbit dibibir merah delima itu.
"bukan Gea nama nya melepaskan kelinci yang sudah ada di depan mata" lanjut nya dengan senyum berbinar-binar.
ia menyebut Xean kelinci eh bukan gitu maksudnya perumpamaan saja kok
Xean bagaikan kelinci liar yang harus ia dekati lalu di jinak kan setelah itu baru-
***
"aduhh bagaimana ini?". ujar Gea sembari tadi memeriksa seluruh saku baju dan celana kebingungan mencari dompet nya.
melihat kesana kemari berharap ada seseorang yang akan membantu
ponsel ya ponsel, memeriksa kembali
ya ampun aku lupa ponsel kan sengaja aku tinggal
gumam Gea seraya menepuk jidatnya.
ia baru sadar bahwa dirinya juga tidak membawa ponsel
selepas dari taman tadi ia melihat caffe baru di sekitar taman karena cacing yang tidak bisa di ajak kompromi tanpa berpikir dua kali kaki itu melangkah menuju caffe bertema alam itu
"maaf nona, apa ada masalah?" tanya salah satu karyawan disana dengan ramah
"ehh ini tunggu sebentar yaa". jawab Gea sedikit malu
yang nolongin aku hari ini aku cap sebagai pahlawan
kalau cewek akan ku jadikan sahabat kalau cowok akan ku jadikan suami ku, hahaha
ujar nya dalam hati.
nih orang kek nya GK bisa bayar deh kalau gini gimana ya? mana nih caffe baru buka lagi
tolongin Napa malah liatin doang heran, aku hitung sampai tiga kalau gk bantuin terpaksa keluarin kartu AS
satu
dua
dua setengah
ti—
"nih mbak saya mau bayar sekalian punya nona ini" ujar Xean datar seraya memberikan kartu nya
"terima kasih tuan Xean pragupta" ucap Gea dengan anggun dan ramah
__ADS_1
"saya akan mengganti uang anda segera" lanjut seraya menerbitkan senyum manis
"sama-sama, tidak perlu nona Gea" tolak nya sopan
"kalau gitu saya permisi dulu" pamit nya seraya melangkah kaki nya
"mas Xean"
seketika langkah itu terhenti detak jantung Xean kini berdetak lebih kencang sama seperti setiap kali seseorang memanggil nya dengan sebutan mas dan suara itu ya sangat persis
berbalik arah kembali menatap Gea
"apakah anda memanggil saya?"
"tidak" jawab Gea menggeleng mantap
***
di kamar
"huh hari ini sangat menyenangkan" kata Gea sembari menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang menatap langit-langit kamar seraya mengingat kejadian tadi
hahahaha
tawa nya pecah
"ternyata aku sangat pintar ber- akting seharusnya aku menjadi aktor" puji nya pada dirinya sendiri dimana mengingat kejadian di caffe yang Dirinya lupa membawa dompet
ya memang Gea lupa membawa dompet dan ponsel bukan berarti dirinya lupa membawa uang lembaran bukan? uang seratus ribu dua lembar yang ia selipkan di kantong celana , toh gimana pulang nya kalau tidak membawa uang bisa bisa di amuk sama tukang taksi, pikir nya.
flashback off
Gea yang asik menikmati makanan nya tanpa sengaja menatap beberapa orang di sudut caffe Yang sedang berbicara serius.
Xean, yak hanya pria itu yang menghentikan makan nya
"mas ku memang selalu tampan ya apalagi saat berbicara serius seperti itu wow karisma nya loo"
puji tanpa mengalihkan pandangannya dari Xean
Xean yang sedang ada pertemuan bisnis dengan kliennya di caffe itu merasakan ada yang sedang memperhatikan dirinya, Dann—
uhuk uhuk
Gea tersedak saat seseorang yang ia tatap kini kembali menatap nya dengan tajam
menerbitkan senyum semanis mungkin, tapi eh tapi itu tidak berguna bagi Xean
mengumpulkan ide seraya melanjutkan makan nya, sudut bibir merah delima itu naik membentuk senyuman jahil
berjalan ke arah kasir
mulai melirik lirik
sok sok kebingungan dengan wajah panik
aduhh bagaimana ini?". ujar Gea sembari tadi memeriksa saku baju dan celana kebingungan mencari dompet nya.
melihat kesana kemari berharap ada seseorang yang akan membantu nya .
__ADS_1
mas Xean
panggil nya dalam hati, entah kekuatan sihir atau ikatan hati sehingga Xean langsung melirik ke arah Gea yang sedang panik, maksud nya pura-pura panik
MPO dikit lahh gituu
"maaf nona, apa ada masalah?" tanya salah satu karyawan disana dengan ramah
"ehh ini tunggu sebentar yaa". jawab Gea sedikit malu
nih orang GK Sabaran amat pasti aku bayar kok takut amat sih kesel
tolongin Napa malah liatin doang heran,
saat Gea melihat Xean yang mulai berdiri
aku hitung sampai tiga kalau gk bantuin terpaksa keluarin kartu AS
satu
dua
dua setengah
ti—
flashback on
hahaha keren kan ya iyalah Gea Zulaikha anak dari Alison pragupta adik Xean pragupta memang lah pintar sangat cerdik dan licik.
hahahaha
hahahaha
dirinya tertawa dan juga menangis
hahahaa
tertawa seraya menetes kan air mata
hiks hiks
papa
papa aku anak papa kan? anak papa Alison pragupta kan?
💨Gea kalau kamu bukan anak kandung papa setidaknya kamu di besar kn dengan kasih sayang yang tidak pernah kurang dari mereka, kamu harus bersyukur akan itu
💫Gea kamu harus minta kejelasan tentang siapa orang tua kandung kamu sebenarnya apa kamu mau hidup dalam kesendirian
💨tidak gea kamu tidak sendirian ada bunda diana sekarang di tambah fakta bahwa Xean pria yang kamu sayang kini masih hidup biarkan saja orang tua kandung kamu itu sekarang kamu sudah bahagia untuk apa mikirin mereka yang tidak memikirkan kamu
💫nah ada baik nya Lo kalau kamu tidak adik kandung Xean berarti kamu da Xean bisa bersatu dalam satu ikatan pernikahan kan Xean pernah bilang kalau dia cinta kamu
cinta kamu
cinta kamu
"akhhhhh diammmmm" Gea berteriak ia kesal dengan pikiran nya sendiri
__ADS_1