
dengan berjalan nya waktu kesabaran demi kesabaran kini berbuah manis, satu persatu masalah telah selesai seperti saat ini kondisi Gea perlahan membaik hanya saja tidak ingin melakukan apapun tanpa Xean disisinya.
dan perceraian, tenang semua sudah beres Gea dan Axa resmi bercerai. perut nan datar itu kini sudah mulai membuncit bagaimana tidak usia kandungan nya hampir masuk 5 bulan.
setiap hari ada aja alasan Gea untuk tidak mengizinkan Xean pergi kekantor walau sebentar dengan alasan dirinya akan mual kalau berjauhan, mengetahui hal itu membuat Xean hanya tersenyum dan memantapkan dirinya untuk segera melamar sang ibu dari calon bayi nya.
"pelan-pelan ge" ucap Xean begitu melihat Gea terlalu bersemangat.
"ho'oh". jawab Gea asik melanjutkan aktivitas nya.
"lapar apa doyan nak? sampai sampai mommy mu seperti orang kelaparan" Xean berbicara dengan tangan dan mata tertuju ke arah perut buncit Gea.
uuhukkk
(Gea tersedak)
dengan cepat Xean menyodorkan segelas air putih
"pelan pelan makanya, kalau habis nanti pesan lagi"
"apa aku serakus itu mas?" tanya Gea cemberut
tersenyum teduh "hmmm ngaku GK yaa" Xean membersihkan pipi Gea penuh dengan coklat.
"mas" mata Gea berkaca-kaca
"hyy aku bercanda, mana mungkin aku tega bilang kamu rakus GE bisa bisa aku di hukum oleh nya lagi". ucap Xean membayangkan betapa horor nya di saat tengah malam Gea mengeluh lapar meminta makanan aneh aneh yang tidak ada dan itu membuat Gea merajuk sehari pada nya, huhh sungguh tidak bisa.
"tuh barusan mas bilang"
mendengar itu Xean menggaruk tengkuk leher nya yang tidak gatal.
"ini tuan eskrim nya" ucap waiters yang baru datang dengan membawa kan semangkuk eskrim vanilla kesukaan Gea membuat pipi mengembung tadi berubah menjadi senyum berbinar.
"terimakasih"
"sama sama tuan"
"untuk ku?" tanya Gea menatap wajah santai Xean.
hanya di jawab deheman
__ADS_1
dengan perasaan bahagia penuh warna warni seperti toping eskrim Gea memakan nya tanpa menawari sedikit pun kepada Xean membuat pria itu menghela nafas heran.
emang aneh ya hormon wanita hamil.
"apa ini kok keras toping nya" ucap Gea heran sembari tadi menggigit sesuatu dalam mulut nya tapi tak hancur hancur, penasaran akhirnya wanita itu mengeluarkan benda tersebut. alangkah terkejutnya gadis itu saat melihat sebuah cincin smile.
"mas?" Gea meminta penjelasan
"iyaa, ayo menikah"
"hah" Gea terkejut mendengar ungkapan Xean membuat mata bulat itu semakin membulat sempurna.
huhhh sungguh to the points, tidak ada kata manis cinta atau gombalan sangat kaku bukan? ya itulah Xean pria tidak mengenal basa basi. tapi kan sebagai seorang perempuan pengen juga tuh di bawa ketempat romantis ada dangsa nya kejutan kecil nan manis di padu kata kata cinta membuat ungkapan itu semakin sempurna di jamin dehh GK bakal nolak ya kan.
biar lah Xean ingin menjadi pria yang berbeda saat melamar sang pujaan, apalagi praktek dulu baru married, sungguh berbeda bukan?.
"jangan menolak kasian baby ku butuh Daddy nya" ucap Xean Santai
seketika wajah Gea berubah saat Xean mengatakan pernikahan.
"GE.." panggil Xean mengenggam tangan Gea seolah pria itu paham akan kekhawatiran wanita didepan nya.
"percaya lah kamu akan bahagia tidak ada ketakutan dan kesedihan lagi, aku berjanji akan hal itu lupa kan masa lalu ingat ada bayi kita masa depan kita sayang"
"mas ingat? bukan nya mas hilang ingatan? tapi kok bisa?". tanya Gea bingung.
nah kan keceplosan
"aku mengingat nya hanya beberapa kejadian dan beberapa orang saja dan itu semua butuh waktu ge GK bisa instan". Gea mengangguk paham.
"kamu bahagia kan sayang kalau Daddy menikah sama mommy?" Xean bertanya kepada bayinya dengan posisi menempel kan telinga nya ke Perut gea.
"Iyah Daddy" lanjut Xean menjawab dengan gaya seperti anak kecil membuat seulas senyum terlihat di bibir merah delima itu.
"bagaimana sayang? kalau menolak baby akan sedih"
berpikir
"ayok menikah" ucap Gea mengacak-acak rambut Xean dengan gemes
cupp
__ADS_1
satu kecupan mendarat di pipi Gea membuat nya memerah malu.
sungguh lucu bukan Axa kaynan seorang pria baik hati sosok dokter nan ramah penyabar, tenang, teduh yang berhasil membuat Gea tersenyum dan sembuh. Lalu kini sosok yang di idam-idamkan berubah drastis seperti laki laki itu bukan lah Axa kaynan melainkan orang lain yang memakai tubuh itu, tapi itu semua tidak lepas akibat sakit hati dan dendam. (dia yang menyembuhkan dia pula yang memberikan sakit)
...****************...
hari pernikahan
Xean pragupta & Gea Zulaikha
kabar mengenai pernikahan membuat Diana, Dita, Dan bara bahagia akhirnya pria berumur itu menikah. Ya hanya orang terdekat dan beberapa orang penting yang hadir di acara sakral itu, selain mempersingkat waktu Xean juga tak ingin Gea kehabisan oksigen akibat kebanyakan tamu.acara terbilang mendadak itu pun begitu mewah membuat mempelai wanita bahagia.
pernikahan impian serba biru muda akhirnya terpenuhi saat bersama Xean, menatap pria di samping nya yang sudah resmi menjadi suami itu membuat Gea tak mampu menahan air mata bahagia nya. begitu bersyukur akhirnya begitu banyak rintangan penuh Air mata akhirnya ia bisa merasakan kebahagiaan ini.
"selamat ya sir nona Gea, semoga selalu bahagia sampai maut memisahkan" ucap Dita memberikan selamat kepada manten baru itu, Sakin bahagia nya Dita rela datang jauh jauh hanya untuk memberikan selamat walau tanpa Bara di samping nya saat ini. bukan karena bara sibuk melain kan ini sudah menjadi rencana mereka untuk tidak membawa bara di hadapan Gea saat ini apalagi dalam kondisi hamil.
"dan kamu Dede bayi kamu lah pemenang the real ada di saat orang tua mu menikah" lanjut Dita cekikikan membuat Xean menggelengkan kepalanya.
"nah gimana kamu praktek dulu baru nikah" saran sesat Xean yang mendapat cubitan di perut nya dari Gea.
hehehhe
"terimakasih Dita, semoga cepat nyusul ya" canda Gea membuat pipi Dita memerah membayangkan dirinya menjadi istri bara, bukan gara gara berdiri di samping bara membuat nya malu melainkan membayangkan malam pertama itulah yang tergambar di pikiran nya
.
.
.
"hallo sayang, kapan kau kembali?" ucap Bara di seberang memperlihatkan wajah memelas nya
"Hay baru juga sehari semalam bara seperti sebulan aja" jawab Dita gemes melihat tingkah bara seperti anak kecil di tinggal Mak nya.
"aaaa sehari aja sudah rasa sebulan gimana sebulan rasa beribu tahun".
bucin kan? jangan salah kan Bara tapi Dita pesona nya mampu membuat bara bucin.
"lebayyy deh"
"biarin, yank kapan pulang? mau piyukkkkk"
__ADS_1
"iyayaya subuh nanti aku pulang bayi gede" ucap Dita tersenyum geli. mendengar itu bara langsung kegirangan dan memberi beberapa ciuman kepada ponsel nya eh maksudnya Kepada Dita.